Pengurus Pusat IKPI Hadiri Forum Dialog Perpajakan 2026, Dukung Penguatan Kepatuhan Pajak Kolaboratif

IKPI, Jakarta: Sejumlah pengurus pusat Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) menghadiri Forum Silaturahmi dan Dialog Perpajakan 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Senin (13/7/2026). Kehadiran IKPI menjadi bagian dari dukungan organisasi profesi terhadap upaya memperkuat sinergi antara otoritas pajak dan para pemangku kepentingan.

Forum yang dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto tersebut juga dirangkaikan dengan Kick Off Uji Coba Program Co-operative Compliance melalui penerapan Tax Control Framework(TCF) dan integrasi data perpajakan.

Pengurus Pusat IKPI yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Ketua Umum Nuryadin Rahman, Ketua Departemen Humas Jemmi Sutiono, Ketua Departemen Keagamaan, Sosial, Seni, dan Olahraga Rusmadi, Kepala Biro Keuangan Tintje Beby, serta Anggota Departemen Kemitraan dengan Instansi dan Lembaga Pemerintahan Novia Artini.

Selain IKPI, forum ini juga dihadiri berbagai asosiasi dari sektor keuangan, akademisi serta Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani). Kehadiran berbagai organisasi tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem perpajakan yang semakin transparan, akuntabel, dan berbasis kolaborasi.

Melalui forum ini, DJP membuka ruang dialog dengan para pemangku kepentingan sekaligus memperkenalkan uji coba Program Co-operative Compliance. Program tersebut mengedepankan pendekatan kemitraan antara otoritas pajak dan wajib pajak melalui penerapan Tax Control Frameworkserta pemanfaatan integrasi data perpajakan untuk meningkatkan kepatuhan secara sukarela.

Partisipasi IKPI dalam kegiatan ini menegaskan peran organisasi profesi konsultan pajak sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung penguatan sistem administrasi perpajakan sekaligus menjembatani komunikasi antara otoritas pajak dan wajib pajak. (bl)

Kolaborasi dengan REI Sulsel Buka Peluang Sinergi Anggota IKPI Makassar dengan Dunia Usaha

IKPI, Makassar: Penjajakan kerja sama antara Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Makassar dan Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan tidak hanya diarahkan untuk memperkuat edukasi perpajakan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara konsultan pajak dan pelaku usaha properti.

Hal tersebut disampaikan Ketua IKPI Cabang Makassar, Ezra Palisungan, usai bertemu anggota Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) REI Sulawesi Selatan, Kiplongang Akemah, di Restoran Plataran, kawasan Kota Mandiri Summarecon Mutiara Makassar, Minggu (12/7/2026).

Ezra mengatakan, sinergi dengan REI menjadi langkah strategis untuk mempererat hubungan antara anggota IKPI dan pelaku usaha yang membutuhkan pendampingan perpajakan di tengah dinamika regulasi yang terus berkembang.

“Kerja sama ini diharapkan dapat mempertemukan anggota IKPI Cabang Makassar dengan para pelaku usaha properti sehingga terbangun komunikasi yang berkelanjutan. Dari komunikasi tersebut akan tercipta hubungan profesional yang saling memberikan manfaat,” ujarnya.

Menurut Ezra, IKPI Cabang Makassar saat ini memiliki lebih dari 70 anggota dengan kompetensi di berbagai bidang perpajakan. Potensi tersebut dapat dioptimalkan melalui kolaborasi dengan dunia usaha agar para konsultan pajak semakin dekat dengan kebutuhan wajib pajak.

Ia menilai, sektor properti merupakan salah satu sektor yang terus berkembang dan menghadapi berbagai ketentuan perpajakan yang dinamis. Karena itu, keberadaan konsultan pajak menjadi penting untuk membantu pelaku usaha memahami perubahan regulasi sekaligus menerapkan kewajiban perpajakan secara tepat.

“Yang ingin kami bangun bukan sekadar hubungan kelembagaan, tetapi kemitraan yang berkelanjutan. IKPI ingin hadir sebagai mitra yang dapat memberikan solusi perpajakan sekaligus mendukung terciptanya kepatuhan sukarela wajib pajak,” kata Ezra. (bl)

IKPI Makassar Jajaki Kemitraan Strategis dengan REI Sulsel, Siapkan Edukasi Pajak bagi 300 Pengembang

IKPI, Makassar: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Makassar menjajaki kemitraan strategis dengan Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan melalui rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang difokuskan pada penguatan edukasi perpajakan bagi pelaku usaha properti.

Penjajakan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan Ketua IKPI Cabang Makassar, Ezra Palisungan, dengan anggota Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) REI Sulawesi Selatan, Kiplongang Akemah, di Restoran Plataran, kawasan Kota Mandiri Summarecon Mutiara Makassar, Minggu (12/7/2026).

Ezra mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah awal untuk membangun sinergi antara organisasi profesi konsultan pajak dan asosiasi pengembang properti di Sulawesi Selatan. Menurutnya, kebutuhan akan edukasi perpajakan di sektor properti terus meningkat seiring berkembangnya regulasi dan penguatan pengawasan oleh otoritas pajak.

“Kami menawarkan kerja sama melalui penandatanganan MoU antara IKPI Cabang Makassar dan REI Sulawesi Selatan. Alhamdulillah, usulan tersebut disambut baik karena anggota REI membutuhkan edukasi dan pembaruan informasi mengenai ketentuan perpajakan,” ujar Ezra.

Ia menjelaskan, REI Sulawesi Selatan memiliki lebih dari 300 anggota yang bergerak di sektor properti. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang untuk menghadirkan program edukasi yang mampu meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap berbagai ketentuan perpajakan, termasuk perubahan regulasi yang terus berkembang.

Menurut Ezra, bentuk kerja sama yang tengah disiapkan tidak hanya sebatas penandatanganan nota kesepahaman, tetapi juga diwujudkan melalui seminar, sosialisasi, pelatihan, dan forum diskusi mengenai isu-isu perpajakan yang dihadapi sektor real estate.

“Harapannya, anggota REI memiliki akses terhadap pendampingan dan informasi perpajakan yang tepat sehingga dapat meminimalkan kesalahan dalam menjalankan kewajiban perpajakan,” katanya.

Ezra menambahkan, dalam waktu dekat IKPI Cabang Makassar akan menggelar pertemuan lanjutan dengan jajaran pengurus inti REI Sulawesi Selatan untuk membahas bentuk kerja sama serta menyusun agenda kegiatan yang akan dilaksanakan bersama.

Ia juga mengungkapkan bahwa Ketua Umum IKPI, Vaudy Starworld, memberikan dukungan terhadap rencana kolaborasi tersebut dan siap hadir di Makassar apabila penandatanganan nota kesepahaman antara IKPI Cabang Makassar dan REI Sulawesi Selatan dilaksanakan.

Melalui kemitraan ini, Ezar berharap IKPI Cabang Makassar dapat memperluas kontribusi organisasi dalam meningkatkan literasi perpajakan di kalangan pelaku usaha properti sekaligus membangun sinergi yang saling menguntungkan antara konsultan pajak dan dunia usaha. (bl)

Hari Ini Pendaftaran Ulang USKP Periode II 2026 Dibuka, Peserta Diminta Segera Registrasi

IKPI, Jakarta: Pendaftaran Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP) Periode II Tahun 2026 bagi peserta mengulang resmi dibuka hari ini, Senin (13/7/2026), mulai pukul 08.00 WIB. Pendaftaran berlangsung hingga Jumat (17/7/2026) pukul 17.00 WIB, dengan sistem yang dapat diakses selama 24 jam sepanjang masa pendaftaran.

Panitia mengimbau seluruh peserta mengulang untuk segera melakukan registrasi sejak hari pertama guna menghindari kendala teknis sekaligus memperoleh lokasi ujian sesuai pilihan sebelum kuotanya terpenuhi.

Dalam proses pendaftaran, peserta diminta memastikan jaringan internet yang digunakan stabil. Pada menu Informasi Personal, peserta dapat memanfaatkan fitur “Gunakan Data Sebelumnya” untuk mempercepat pengisian data diri, kemudian melakukan pembaruan apabila terdapat perubahan informasi.

Peserta juga diwajibkan mengunggah dokumen terbaru berupa pas foto berwarna ukuran 4×6 dengan latar belakang putih serta surat pernyataan terbaru sesuai format yang telah disediakan panitia.

Selain melengkapi dokumen, peserta diminta segera memilih lokasi ujian yang kuotanya masih tersedia. Mengingat kapasitas setiap lokasi terbatas, panitia menyarankan peserta tidak menunda proses registrasi hingga mendekati batas akhir pendaftaran.

Sebelum melakukan pendaftaran, peserta juga diimbau membaca panduan penggunaan aplikasi agar seluruh tahapan dapat dilakukan dengan benar dan meminimalkan kesalahan dalam pengisian data. (bl)

Informasi penting peserta:

id_ID