IKPI, Surabaya: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Surabaya menerima kunjungan perwakilan She Radio Surabaya dalam rangka penjajakan potensi kerja sama strategis yang ditujukan untuk memperluas kontribusi edukasi kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kota Surabaya, Senin (23/2/2026). Pertemuan yang digelar di Sekretariat IKPI Surabaya tersebut berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan penuh semangat kolaborasi.
Audiensi ini menjadi langkah awal membangun sinergi antara organisasi profesi konsultan pajak dan media massa, khususnya radio, sebagai saluran komunikasi publik yang efektif dan mudah dijangkau berbagai kalangan. Di tengah kebutuhan informasi perpajakan yang semakin dinamis, media radio dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan secara cepat, praktis, dan komunikatif.
IKPI Surabaya diwakili oleh Sekretaris Cabang bersama jajaran pengurus dari sejumlah divisi, termasuk Litbang dan Keanggotaan. Dalam diskusi, kedua pihak membahas sejumlah peluang program kolaboratif, mulai dari talkshow rutin bertema edukasi pajak, penyuluhan berbasis komunitas, hingga penyampaian informasi kebijakan perpajakan terbaru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Ketua Seksi Litbang dan FGD IKPI Surabaya, Tjong Lie Min, menegaskan bahwa penjajakan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk semakin mendekatkan literasi perpajakan kepada publik.
“Melalui kolaborasi dengan media radio, kami berharap informasi perpajakan dapat disampaikan dengan bahasa yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Ini adalah bentuk komitmen IKPI Surabaya untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan memberikan dampak nyata melalui edukasi yang berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, pendekatan edukasi melalui media massa memungkinkan materi perpajakan dikemas secara lebih ringan tanpa mengurangi substansi, sehingga dapat diterima oleh pelaku UMKM, pekerja, hingga masyarakat umum yang membutuhkan panduan praktis dan terpercaya.
Pertemuan ini juga menegaskan bahwa penyebaran literasi perpajakan tidak harus terbatas pada forum formal seperti seminar atau pelatihan tatap muka. Media komunikasi publik yang akrab dengan keseharian masyarakat dinilai mampu menjadi jembatan efektif antara kebijakan perpajakan dan kebutuhan informasi warga.
IKPI Surabaya berharap penjajakan ini dapat berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan dengan program yang terstruktur dan konsisten. Dengan sinergi antara profesi dan media, edukasi perpajakan diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya kepatuhan berbasis kesadaran.
Melalui langkah ini, IKPI Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menghadirkan informasi yang inklusif, relevan, serta berdampak nyata bagi pembangunan ekonomi daerah dan nasional. (bl)





