IKPI, Mataram: Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memadati Workshop Penyusunan SPT Tahunan Badan yang diselenggarakan oleh IKPI Cabang Mataram di Hotel Lombok Plaza, Jalan Pejanggik, Mataram, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini menjadi bukti tingginya kebutuhan pelaku usaha terhadap pemahaman perpajakan di tengah dinamika kebijakan yang belum pasti.
Ketua IKPI Pengcab Mataram, Ida Bagus Suadmaya, mengungkapkan bahwa pelaku UMKM saat ini masih berada dalam situasi penuh ketidakpastian, terutama terkait belum disahkannya revisi PP 55/2022 yang masa berlakunya berakhir pada Desember 2025. Kondisi tersebut diperparah dengan kewajiban pelaporan SPT Tahunan Badan tahun pajak 2025 melalui sistem Coretax yang merupakan pengalaman pertama bagi banyak pelaku UMKM.
“Banyak pelaku UMKM yang masih belum memahami bagaimana cara melaporkan SPT Tahunan Badan 2025 melalui Coretax System. Ini menjadi tantangan yang harus segera dijawab dengan edukasi yang tepat,” ujar Ida Bagus.
Ia menegaskan, workshop ini merupakan bentuk nyata kepedulian IKPI Mataram dalam mendukung UMKM agar mampu “naik kelas”. Menurutnya, dengan pemahaman pajak yang baik, pajak tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan sebagai instrumen yang dapat mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan usaha.

Sebanyak 125 pelaku UMKM dari berbagai komunitas di Kota Mataram dan sekitarnya tercatat mengikuti kegiatan ini. Antusiasme peserta terlihat jelas dari keaktifan dalam sesi diskusi dan tanya jawab, yang berlangsung dinamis sepanjang acara.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan materi komprehensif mulai dari skema pajak UMKM, pengenalan laporan keuangan, hingga simulasi langsung penyusunan SPT Tahunan Badan menggunakan Coretax System. Pendekatan praktis ini diharapkan mampu memberikan kepercayaan diri kepada pelaku usaha dalam menjalankan kewajiban perpajakan mereka.
“Harapannya, setelah mengikuti workshop ini, para peserta dapat menyusun dan melaporkan SPT Tahunan Badan secara mandiri tanpa keraguan, sehingga bisa lebih fokus pada pengembangan usaha,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa IKPI Mataram membuka peluang kerja sama dengan berbagai komunitas UMKM di wilayah Nusa Tenggara, khususnya dalam bidang edukasi, literasi perpajakan, serta penyusunan laporan keuangan.
Yang menarik, seluruh pembiayaan kegiatan ini berasal dari sumbangan dan kepedulian anggota IKPI Mataram. Hal tersebut memungkinkan workshop diselenggarakan secara gratis bagi peserta, bahkan dengan fasilitas hotel berbintang yang nyaman.
Tak hanya itu, suasana workshop juga semakin meriah dengan pembagian berbagai doorprize yang turut disediakan oleh para anggota IKPI Mataram sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan UMKM.
Melalui kegiatan ini, IKPI Mataram menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra strategis bagi UMKM dalam meningkatkan literasi perpajakan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (bl)