DJP Pastikan Pengusaha Kos Beromzet Kecil Tetap Dapat Fasilitas Pajak

IKPI, Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan pelaku usaha rumah kos skala kecil masih dapat menikmati fasilitas perpajakan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pengusaha dengan omzet di bawah Rp 500 juta dalam satu tahun pajak tidak dikenai Pajak Penghasilan (PPh) Final meski tarif PPh Final UMKM sebesar 0,5% kini telah dipermanenkan.

Penegasan tersebut disampaikan petugas KPP Pratama Poso saat memberikan konsultasi kepada salah seorang pelaku usaha rumah kos di Pos Pajak Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara.

Pelaksana Seksi Pelayanan KPP Pratama Poso, Nabella Putri Lestari, menjelaskan bahwa ketentuan terbaru dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026 menetapkan tarif PPh Final UMKM sebesar 0,5% secara permanen bagi wajib pajak orang pribadi dan perseroan terbatas (PT) perorangan dengan omzet hingga Rp 4,8 miliar per tahun.

Namun demikian, pemerintah tetap memberikan fasilitas pembebasan pajak atas omzet tertentu bagi wajib pajak orang pribadi.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, omzet sampai dengan Rp 500 juta pertama dalam satu tahun pajak tidak dikenai PPh Final. Jadi apabila omzet usaha masih berada di bawah batas tersebut, wajib pajak tidak perlu membayar PPh Final.

Penjelasan tersebut diberikan kepada Martha, seorang pelaku usaha rumah kos di Kabupaten Morowali Utara yang datang untuk melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) sekaligus berkonsultasi mengenai kewajiban perpajakan usahanya.

Dalam konsultasi itu, Martha menyampaikan usaha kos yang dikelolanya memiliki omzet sekitar Rp 4 juta hingga Rp 5 juta setiap bulan atau sekitar Rp 48 juta hingga Rp 60 juta dalam setahun.

Nilai tersebut masih jauh di bawah batas omzet Rp 500 juta yang memperoleh fasilitas pembebasan PPh Final.

Menurut Nabella, dengan omzet tersebut Martha masih berhak memanfaatkan insentif perpajakan sebagaimana diatur dalam PP Nomor 20 Tahun 2026.

“Usaha Ibu Martha masih memiliki omzet di bawah Rp500 juta dalam satu tahun sehingga masih mendapatkan fasilitas pembebasan PPh Final UMKM. Meski demikian, kewajiban administrasi seperti pelaporan SPT tetap perlu dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Nabella, dikutip dari situs DJP, Minggu (2/8).

Nabella menambahkan, fasilitas pembebasan PPh Final tidak menghapus kewajiban administrasi perpajakan. Wajib pajak tetap harus melaporkan SPT sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bentuk kepatuhan.

Setelah memperoleh penjelasan tersebut, Martha mengaku lebih memahami aturan perpajakan yang berlaku. Sebelumnya ia sempat khawatir usaha yang dijalankannya akan dikenai pajak. (ds)

Sisir Ribuan Rekening MBG, BGN Setor Kembali Rp311 Miliar ke Kas Negara

IKPI, Jakarta: Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan dana sebesar Rp 311,25 miliar ke kas negara setelah menemukan ratusan rekening virtual account (VA) bermasalah dalam proses penelusuran terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN Sudaryono mengatakan penyisiran dilakukan terhadap ribuan rekening virtual account yang digunakan SPPG sebagai bagian dari evaluasi pengelolaan anggaran program tersebut.

“Dalam proses pemeriksaan, kami menemukan semacam anomali pada rekening virtual account SPPG. Setelah kami verifikasi satu per satu, kami menemukan ada 414 SPPG atau dapur yang rekeningnya ganda, rekening untuk dapur yang tidak ada, atau dapur yang belum beroperasi,” ujar Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, dalam konferensi pers di Kantor BGN, dikutip Minggu (2/8).

Temuan tersebut membuat BGN memutuskan mengembalikan dana sebesar Rp 311,25 miliar kepada negara.

Menurut Sudaryono, pengembalian dana dilakukan melalui sejumlah bank penyalur sebagai langkah korektif untuk memastikan anggaran Program MBG hanya digunakan oleh dapur yang telah memenuhi persyaratan operasional.

Ia menegaskan proses verifikasi masih terus berlangsung sehingga tidak menutup kemungkinan terdapat temuan tambahan. BGN, kata dia, akan menyampaikan perkembangan hasil pemeriksaan secara terbuka kepada publik sebagai bagian dari komitmen transparansi.

Selain melakukan koreksi administrasi, BGN juga menyerahkan seluruh temuan yang diduga mengandung unsur pidana kepada aparat penegak hukum.

“Kami juga melaporkan hal ini kepada penegak hukum apakah adanya indikasi mens rea, misalnya memang ada niat untuk nyuri, ada niat untuk korupsi, ada niat untuk nilep apa tidak dan lain-lain. kami serahkan kepada penegak hukum di kejaksaan untuk diperiksa,” katanya.

Sudaryono menegaskan tidak ada pihak yang akan dilindungi apabila terbukti melakukan pelanggaran, baik mitra pelaksana, pengelola SPPG, maupun pegawai internal BGN.

Dalam kesempatan yang sama, Sudaryono mengungkapkan BGN juga telah menerima hasil klasifikasi data SPPG berdasarkan kertas kerja audit dari Kejaksaan.

Data tersebut digunakan sebagai dasar untuk menentukan tingkat risiko masing-masing dapur sehingga pemeriksaan dapat dilakukan lebih terarah.

Menurut dia, sebanyak 16.482 SPPG telah masuk dalam proses pemeriksaan. Dari jumlah tersebut, sekitar 5.355 SPPG dikategorikan dalam tingkat risiko tertentu yang terdiri atas kategori berat, sedang, dan ringan sehingga memerlukan pendalaman lebih lanjut.

BGN juga memastikan pembinaan dan penegakan disiplin terus dilakukan terhadap dapur maupun kepala SPPG yang melakukan pelanggaran.

Sudaryono menyebut sebelumnya lebih dari 800 dapur telah dikenai sanksi penghentian sementara (suspend). Sanksi tersebut tidak hanya berlaku bagi operasional dapur, tetapi juga terhadap penanggung jawab SPPG. (ds)

Jalan Sehat Serentak Buktikan Kuatnya Soliditas IKPI, Pengurus Pusat Sampaikan Apresiasi

IKPI, Jakarta: Ketua Departemen Hubungan Masyarakat Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Jemmi Sutiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Jalan Sehat Serentak IKPI 2026, Minggu (2/8/2026). Menurutnya, kegiatan yang digelar secara serentak oleh 41 cabang di 32 kota itu menjadi bukti nyata soliditas organisasi dalam menyelenggarakan agenda berskala nasional.

Jalan Sehat Serentak yang merupakan rangkaian HUT ke-61 IKPI tersebut diikuti lebih dari 9.000 peserta, mulai dari anggota IKPI, keluarga, karyawan kantor konsultan pajak, klien, masyarakat, hingga jajaran pemerintah daerah dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Kegiatan ini juga menjadi salah satu agenda yang dibidik untuk meraih Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Jemmi mengatakan keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pemangku kepentingan di seluruh Indonesia.

“Atas nama Pengurus Pusat IKPI, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para kepala daerah, pimpinan daerah, Kepala Kantor Wilayah DJP, jajaran Kantor Pelayanan Pajak, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Jalan Sehat Serentak IKPI 2026,” ujar Jemmi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor, mitra pendukung, panitia daerah, serta Pengurus Daerah (Pengda) dan Pengurus Cabang (Pengcab) IKPI yang bekerja secara maksimal sehingga kegiatan dapat berlangsung serentak dan lancar di berbagai daerah.

“Kegiatan sebesar ini tentu tidak mungkin berhasil tanpa kekompakan. Terima kasih kepada seluruh Pengda, Pengcab, panitia pelaksana di daerah, serta para pendukung acara yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama seluruh keluarga besar IKPI,” katanya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada ribuan anggota IKPI beserta keluarga dan masyarakat yang telah berpartisipasi memeriahkan Jalan Sehat Serentak.

“Antusiasme para peserta menunjukkan bahwa semangat kebersamaan di lingkungan IKPI semakin kuat. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah menjadi energi positif bagi organisasi untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat,” ujarnya.

Menurut Jemmi, Jalan Sehat Serentak menjadi bukti bahwa IKPI tidak hanya solid sebagai organisasi profesi, tetapi juga memiliki komitmen menjaga kesehatan, mempererat kebersamaan, dan terus menjalankan tanggung jawab profesinya dalam mendukung sistem perpajakan nasional.

“Melalui kegiatan ini, IKPI membuktikan kebersamaan, kekompakan, dan komitmen seluruh anggotanya untuk terus menjaga kesehatan jasmani sekaligus menjalankan tugas profesi yang memiliki peran penting dalam mendukung penerimaan negara,” katanya.

Lebih lanjut, Jemmi menegaskan bahwa penyelenggaraan Jalan Sehat Serentak memperlihatkan kehadiran IKPI di tengah masyarakat sebagai organisasi profesi yang menjembatani kepentingan wajib pajak dan negara.

“IKPI ingin terus hadir sebagai mitra strategis wajib pajak sekaligus mitra Direktorat Jenderal Pajak. Kami percaya kolaborasi yang erat antara konsultan pajak, regulator, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam membangun sistem perpajakan yang sehat,” ujarnya.

Ia berharap semangat yang terbangun melalui Jalan Sehat Serentak semakin memperkuat peran IKPI dalam menciptakan ekosistem perpajakan yang sehat, profesional, dan berkeadilan.

“Kami berharap momentum HUT ke-61 ini semakin memperkuat komitmen seluruh keluarga besar IKPI untuk terus mengabdi kepada bangsa, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap profesi konsultan pajak, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sistem perpajakan Indonesia,” tutup Jemmi. (bl)

IKPI Jakarta Selatan Boyong 350 Peserta Jalan Sehat Keliling Ragunan, Dukung Rekor MURI HUT ke-61

IKPI, Jakarta Selatan: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Jakarta Selatan mengerahkan 350 peserta yang terdiri atas anggota, keluarga, dan para undangan untuk mengikuti Jalan Sehat Serentak IKPI 2026 di kawasan Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-61 IKPI sekaligus mendukung upaya pencatatan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyelenggaraan jalan sehat serentak secara nasional.

Sekretaris IKPI Cabang Jakarta Selatan Faryanti Tjandra mengatakan tingginya partisipasi peserta menunjukkan antusiasme keluarga besar IKPI dalam menyemarakkan peringatan HUT ke-61 organisasi.

(Foto: DOK. IKPi Cabang Jakarta Selatan)

“Kami bersyukur 350 peserta dapat hadir dan mengikuti Jalan Sehat Serentak di Ragunan. Kehadiran anggota bersama keluarga menjadi bukti kuatnya kebersamaan yang terus terjalin di lingkungan IKPI Jakarta Selatan,” ujar Faryanti.

Menurutnya, Jalan Sehat Serentak bukan hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarsesama anggota sekaligus memperkuat hubungan dengan para pemangku kepentingan.

(Foto: DOK. IKPi Cabang Jakarta Selatan)

Kegiatan di Ragunan turut dihadiri perwakilan Kanwil DJP Jakarta Selatan I, Kanwil DJP Jakarta Selatan II, serta Institut STIAMI yang bersama-sama memeriahkan rangkaian HUT ke-61 IKPI.

“Partisipasi regulator dan dunia akademik menjadi wujud kolaborasi yang terus dibangun IKPI dalam mendukung pengembangan profesi konsultan pajak sekaligus memperkuat ekosistem perpajakan,” katanya.

Selain jalan sehat, panitia juga menyelenggarakan berbagai fun games yang melibatkan seluruh peserta sehingga suasana berlangsung semakin meriah. Antusiasme peserta semakin tinggi saat panitia membagikan doorprize dengan beragam hadiah menarik, mulai dari voucher MAP, voucher Indomaret, toaster, panci, hingga hadiah utama berupa sepeda listrik.

(Foto: DOK. IKPi Cabang Jakarta Selatan)

Faryanti menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, anggota, sponsor, dan para undangan yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota IKPI Jakarta Selatan, keluarga, para undangan, sponsor, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras. Semoga semangat kebersamaan yang terbangun hari ini terus memperkuat soliditas organisasi dan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat,” tutupnya.

Jalan Sehat Serentak di Ragunan merupakan bagian dari pelaksanaan nasional yang digelar oleh 41 cabang IKPI di 32 kota sebagai rangkaian HUT ke-MKP 61 IKPI. Selain mengampanyekan gaya hidup sehat, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya IKPI membidik pencatatan Rekor MURI melalui jalan sehat serentak yang melibatkan ribuan peserta di seluruh Indonesia. (bl)

Wabup Sidoarjo hingga Kanwil DJP Jatim II Meriahkan Jalan Sehat HUT ke-61 IKPI

IKPI, Sidoarjo: Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana bersama jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur II dan perwakilan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) memeriahkan Jalan Sehat Serentak IKPI 2026 yang diselenggarakan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Sidoarjo di kawasan Monumen Jayandaru, Alun-Alun Kabupaten Sidoarjo, Minggu (2/8/2026). Kehadiran unsur pemerintah daerah dan jajaran Kantor Pelayanan Pajak (KPP) menjadi simbol kuatnya sinergi antara organisasi profesi konsultan pajak, regulator, dan pemerintah daerah.

Kegiatan yang menjadi rangkaian HUT ke-61 IKPI tersebut diikuti 189 peserta yang terdiri atas anggota IKPI, keluarga, masyarakat, serta para pemangku kepentingan di bidang perpajakan. Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari meski lokasi kegiatan bertepatan dengan agenda Car Free Day Kabupaten Sidoarjo.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Sidoarjo)

Ketua Panitia Jalan Sehat IKPI Cabang Sidoarjo Djuniarto mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mempromosikan gaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat kolaborasi seluruh unsur yang menjadi bagian dari ekosistem perpajakan.

“Jalan sehat ini bukan sekadar berjalan bersama. Setiap langkah hari ini merupakan simbol kebersamaan, sinergi, dan komitmen untuk membangun masyarakat yang sehat, profesional, serta semakin sadar akan pentingnya kontribusi perpajakan bagi pembangunan bangsa,” ujar Djuniarto.

Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menunjukkan IKPI semakin dikenal masyarakat, khususnya di Kabupaten Sidoarjo.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Sidoarjo)

“Kehadiran para peserta menjadi kehormatan sekaligus energi besar bagi kami, keluarga besar IKPI Sidoarjo. Semoga sinergi antara pemerintah daerah, Direktorat Jenderal Pajak, konsultan pajak, dan masyarakat terus terjalin dengan baik demi mewujudkan Sidoarjo yang semakin maju, tertib, dan sejahtera,” katanya.

Djuniarto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pengurus IKPI Cabang Sidoarjo yang telah bekerja maksimal sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan pengurus yang telah bekerja luar biasa. Mulai dari proses pendaftaran hingga pelaksanaan kegiatan, seluruh tim memberikan dedikasi penuh sehingga acara ini dapat berlangsung dengan lancar dan meriah,” ujarnya.

Selain dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, kegiatan juga dihadiri Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jawa Timur II Karsita beserta jajaran, perwakilan KPP Madya Gresik, KPP Pratama Sidoarjo Utara, KPP Pratama Sidoarjo Selatan, serta KPP Pratama Sidoarjo Barat yang bersama-sama mengikuti rangkaian jalan sehat.

Jalan Sehat Serentak di Sidoarjo merupakan bagian dari pelaksanaan nasional yang digelar 41 cabang IKPI di 32 kota sebagai rangkaian HUT ke-61 IKPI. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya IKPI membidik pencatatan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyelenggaraan jalan sehat serentak secara nasional. (bl)

Ratusan Peserta Jalan Sehat IKPI Tegal Padati Alun-Alun Kota, Dukung Rekor MURI HUT ke-61

IKPI, Tegal: Ratusan peserta memadati kawasan Alun-Alun Kota Tegal saat mengikuti Jalan Sehat Serentak IKPI 2026, Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Tegal tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-61 IKPI sekaligus mendukung upaya pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyelenggaraan jalan sehat serentak secara nasional.

Pelaksana Tugas Ketua IKPI Cabang Tegal M. Husni Iskandar, mengatakan antusiasme anggota IKPI, masyarakat, dan para sponsor mencerminkan semangat kebersamaan dalam menyukseskan agenda nasional organisasi yang digelar serentak di berbagai daerah.

“Atas nama IKPI Cabang Tegal, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota, peserta, dan para sponsor yang telah bersama-sama menyukseskan Jalan Sehat HUT ke-61 IKPI. Semoga kebersamaan ini semakin mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan semangat organisasi dalam memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat,” ujar Husni.

Kegiatan dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan mengambil titik start di Jalan Ahmad Yani, Kota Tegal. Peserta kemudian menempuh rute menuju Alun-Alun Kota Tegal, melintasi Stasiun KAI Kota Tegal, dilanjutkan ke Jalan Kartini, sebelum kembali ke Jalan Ahmad Yani melalui Alun-Alun Kota Tegal dengan total jarak sekitar 2,5 kilometer.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Tegal)

Sepanjang perjalanan, peserta tampak antusias menikmati suasana Kota Tegal sambil mengikuti jalan sehat yang menjadi bagian dari gerakan nasional IKPI dalam memeriahkan hari jadinya. Kehadiran peserta dari berbagai kalangan turut menciptakan suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Usai menyelesaikan rute, peserta diajak mengikuti senam zumba di area pintu keluar Alun-Alun Kota Tegal. Iringan musik dan gerakan energik instruktur zumba membuat suasana semakin semarak, sekaligus menjadi penutup rangkaian olahraga pagi tersebut.

Panitia kemudian memperkenalkan seluruh anggota IKPI Cabang Tegal kepada peserta sebagai upaya mengenalkan organisasi profesi konsultan pajak kepada masyarakat. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengundian doorprize, pembagian hadiah hiburan melalui sesi tanya jawab, serta ramah tamah yang disambut antusias oleh seluruh peserta.

Menurut Husni, penyelenggaraan Jalan Sehat Serentak tidak hanya bertujuan memeriahkan HUT ke-61 IKPI, tetapi juga mempererat hubungan antaranggota sekaligus mendekatkan organisasi kepada masyarakat.

“Kegiatan seperti ini menjadi sarana memperkuat kebersamaan keluarga besar IKPI sekaligus memperkenalkan organisasi kepada masyarakat melalui kegiatan yang positif, sehat, dan penuh keakraban,” katanya.

Ia berharap semangat yang tercipta melalui Jalan Sehat Serentak dapat terus dijaga dan menjadi motivasi bagi IKPI Cabang Tegal untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat.

“Semoga kebersamaan yang terbangun hari ini menjadi energi bagi IKPI Cabang Tegal untuk terus berkembang, semakin solid, dan terus berkontribusi dalam mendukung sistem perpajakan Indonesia,” tutup Husni. (bl)

Purbaya Tegaskan APBN Siap Biayai Program Sekolah Rakyat

IKPI, Jakarta: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan terus mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan.

Kepastian tersebut disampaikan saat Menteri Keuangan meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/8).

Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan implementasi program berjalan sesuai rencana sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam membiayai pembangunan sumber daya manusia melalui APBN.

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menyampaikan bahwa salah satu tugas Kementerian Keuangan adalah memastikan ketersediaan anggaran agar Program Sekolah Rakyat dapat berjalan secara optimal.

“Saya diperintah menyediakan anggaran Sekolah Rakyat. Belajarnya yang semangat ya, biar jadi menteri, biar jadi orang kaya,” ujar Purbaya dalam keterangannya, dikutip Minggu (2/8).

Ia juga mengingatkan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Indonesia, khususnya mereka yang berasal dari keluarga yang membutuhkan.

“Jadi ini Program Pak Prabowo. Semoga adik-adik jadi orang pintar. Jangan malas belajar ya,” kata dia.

Menurut Purbaya, kesempatan belajar yang diperoleh para siswa di Sekolah Rakyat diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus membuka peluang mobilitas sosial melalui pendidikan.

Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk melihat secara langsung implementasi penggunaan anggaran negara dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan. Pemerintah memandang pembiayaan sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya sendiri dibangun di atas lahan seluas 6,6 hektare. Nilai kontrak pembangunan proyek tersebut mencapai Rp 3,52 triliun dengan pagu anggaran sebesar Rp3,82 triliun. Hingga saat ini, realisasi anggaran pembangunan telah mencapai Rp 3,21 triliun.

Fasilitas pendidikan tersebut mengusung konsep pendidikan terintegrasi yang menggabungkan jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam satu kawasan.

Para siswa tidak hanya mengikuti kegiatan belajar mengajar, tetapi juga tinggal di asrama yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang untuk mendukung proses pembelajaran dan pembentukan karakter.

Pemerintah berharap Program Sekolah Rakyat tidak hanya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga menjadi fondasi lahirnya generasi yang cerdas, berdaya saing, dan mampu menjadi pemimpin bangsa pada masa depan. (ds)

Hendra Damanik: Kolaborasi IKPI Depok dan Bogor Semarakkan Jalan Sehat Serentak 2026 di Kebun Raya

IKPI, Bogor: Ketua Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Depok Hendra Damanikmengapresiasi kolaborasi IKPI Cabang Depok dan IKPI Cabang Bogor yang sukses menggelar Jalan Sehat Serentak IKPI 2026 di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-61 IKPI dan untuk pertama kalinya diselenggarakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Hendra mengatakan, kolaborasi antarcabang menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut.

(Foto: DOK. IKPi Cabang Depok)

“Jalan Sehat Serentak ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi antarcabang mampu menghadirkan kegiatan yang lebih besar dan lebih bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat,” ujar Hendra.

Ia menilai, dipilihnya Kebun Raya Bogor sebagai lokasi pelaksanaan memberikan suasana yang nyaman bagi peserta sekaligus menjadi ruang kebersamaan bagi keluarga besar IKPI.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Depok)

 

“Kami bersyukur kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusiasme yang luar biasa. Anggota IKPI, keluarga, karyawan kantor konsultan pajak, klien, serta masyarakat dapat menikmati kegiatan bersama dalam suasana yang penuh keakraban,” katanya.

Hendra juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang turut hadir memeriahkan kegiatan tersebut. Jalan Sehat Serentak di Kebun Raya Bogor dihadiri Wakil Ketua Umum IKPI Nuryadin Rahman, Ketua IKPI Cabang Bogor Andi Deswanta, Ketua Pengda IKPI Jawa Barat Heru Widayanto, Ketua Panitia Jalan Sehat Farizan, Koordinator Jalan Sehat Serentak IKPI 2026 Taslim Syahputra, serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat III Romadhaniah beserta perwakilan dari sejumlah Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Menurut Hendra, kehadiran jajaran pengurus IKPI dari tingkat pusat hingga daerah serta regulator perpajakan menjadi bukti eratnya sinergi yang terus dibangun dalam mendukung ekosistem perpajakan nasional.

“Ini bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi ajang memperkuat komunikasi, membangun kebersamaan, dan mempererat hubungan antara IKPI, regulator, serta masyarakat. Semangat seperti inilah yang ingin terus kami pelihara,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi antara IKPI Cabang Depok dan IKPI Cabang Bogor dapat terus berlanjut pada berbagai kegiatan organisasi lainnya sehingga semakin memperkuat soliditas IKPI di Jawa Barat.

Sementara itu, Ketua IKPI Cabang Bogor Andi Deswanta mengatakan kolaborasi dengan IKPI Cabang Depok menjadi wujud komitmen kedua cabang dalam mendukung suksesnya Jalan Sehat Serentak sebagai rangkaian HUT ke-61 IKPI. Menurutnya, sinergi tersebut memperlihatkan bahwa semangat kebersamaan mampu melahirkan kegiatan yang lebih besar dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa ketika cabang-cabang saling bersinergi, kita mampu menghadirkan kegiatan yang lebih semarak dan berdampak positif. Kebersamaan seperti ini menjadi modal penting untuk terus membangun organisasi yang semakin solid,” ujar Andi.

Ia berharap kolaborasi antara IKPI Cabang Bogor dan IKPI Cabang Depok tidak berhenti pada penyelenggaraan Jalan Sehat Serentak, tetapi juga terus berlanjut dalam berbagai kegiatan organisasi, baik di bidang pengembangan profesi, sosial, maupun pengabdian kepada masyarakat.

“Semoga sinergi yang telah terbangun ini terus berlanjut sehingga IKPI semakin dekat dengan anggota, regulator, dan masyarakat, sekaligus memperkuat peran organisasi di wilayah Bogor dan sekitarnya,” katanya.

Jalan Sehat Serentak IKPI 2026 merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-61 IKPI yang digelar secara serentak melalui 41 cabang di 32 kota. Selain mempromosikan gaya hidup sehat, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat kebersamaan keluarga besar IKPI sekaligus mendukung upaya organisasi membidik pencatatan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). (bl)

Jalan Sehat HUT ke-61 IKPI Berlangsung Meriah, IKPI Palembang Apresiasi Peserta

IKPI, Palembang: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Palembang mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang turut menyukseskan penyelenggaraan Jalan Sehat Serentak IKPI 2026 di Palembang, Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang menjadi rangkaian HUT ke-61 IKPI tersebut berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri atas anggota IKPI, keluarga, dan masyarakat.

Ketua IKPI Cabang Palembang Susanti mengatakan keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak yang memberikan dukungan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.

(Foto: DOK. IKPI abang Palembang)

“Kami menyampaikan terima kasih kepada manajemen Cafe Agam Pisan 2, Dinas Kesehatan, Kapolsek Ilir Barat I beserta jajaran, serta Bekangdam II/Sriwijaya yang telah mendukung terselenggaranya Jalan Sehat Serentak IKPI di Palembang. Berkat kolaborasi tersebut, kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan,” ujar Susanti.

Ia menjelaskan, registrasi peserta dimulai pukul 06.00 hingga 06.30 WIB sebelum peserta diberangkatkan menempuh rute jalan sehat yang dimulai dari Cafe Agam Pisan 2, melintasi Bekangdam II/Sriwijaya, kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), menuju Jembatan Ampera, kemudian kembali ke titik awal.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Palembang)

Usai menyelesaikan rute jalan sehat, seluruh peserta mengikuti senam bersama dan pendinginansebagai penutup rangkaian olahraga.

Menurut Susanti, kemeriahan acara berlanjut dengan seremoni pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan IKPI yang kini memasuki usia ke-61.

“Momentum HUT ini menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan keluarga besar IKPI. Kami bersyukur antusiasme peserta sangat baik sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar,” katanya.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Palemnamg

Panitia kemudian menghibur peserta melalui pembagian doorprize, hadiah hiburan melalui sesi tanya jawab, foto bersama, serta hiburan bernyanyi yang menambah semarak suasana.

Susanti berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam Jalan Sehat Serentak dapat terus dipelihara dan menjadi motivasi bagi IKPI Cabang Palembang untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Kebersamaan yang terjalin pada kegiatan ini menjadi modal penting bagi IKPI untuk terus memperkuat kekompakan organisasi sekaligus meningkatkan kedekatan dengan masyarakat,” tutupnya. (bl)

Tan Alim Apresiasi Kolaborasi Pengda DKJ dan Empat Cabang IKPI, Sukses Himpun 830 Peserta Jalan Sehat

IKPI, Jakarta: Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), Tan Alim, mengapresiasi kekompakan pengurus dan anggota yang berhasil menyukseskan Jalan Sehat Serentak IKPI 2026 di kawasan Sunset Pier, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pengda DKJ bersama IKPI Cabang Jakarta Pusat, IKPI Cabang Jakarta Barat, IKPI Cabang Jakarta Utara, dan IKPI Cabang Jakarta Timur, yang berhasil menghadirkan 830 peserta.

Menurut Tan Alim, kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara Pengda dan cabang mampu menghadirkan kegiatan berskala besar yang melibatkan anggota, keluarga, regulator, klien, hingga masyarakat.

“Keberhasilan menghadirkan 830 peserta menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa dari seluruh pengurus dan anggota. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pengda DKJ dan seluruh cabang yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik,” ujar Tan Alim.

Ia mengatakan, kolaborasi antara Pengda DKJ dan cabang-cabang di Jakarta bukanlah yang pertama. Sebelumnya, mereka juga sukses menyelenggarakan Fun Walk IKPI di kawasan Pantai Indah Kapuk yang diikuti ratusan peserta dan mendapat sambutan positif dari anggota maupun masyarakat.

“Kolaborasi seperti ini sudah beberapa kali kami lakukan. Pengalaman tersebut menjadi modal penting sehingga pelaksanaan Jalan Sehat Serentak kali ini berjalan lebih baik dan mampu menjangkau peserta yang lebih banyak,” katanya.

Tan Alim menilai, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan bersama lintas cabang tidak hanya memperkuat koordinasi organisasi, tetapi juga mempererat hubungan antaranggota IKPI di wilayah Jakarta.

“Sinergi antara Pengda dan cabang harus terus dipelihara. Dengan bergerak bersama, kita dapat menghadirkan kegiatan yang lebih bermanfaat, lebih besar, dan semakin memperkuat soliditas organisasi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, panitia, dan anggota dari Pengda DKJ maupun cabang-cabang yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

“Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan anggota Pengda DKJ, IKPI Cabang Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur yang telah berpartisipasi aktif. Keberhasilan ini adalah hasil kerja sama dan kekompakan kita semua,” kata Tan Alim.

Jalan Sehat Serentak IKPI 2026 merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-61 IKPI yang untuk pertama kalinya diselenggarakan secara serentak di berbagai daerah. Melalui kolaborasi Pengda DKJ dan cabang-cabang di Jakarta, kegiatan tersebut menjadi salah satu titik penyelenggaraan dengan jumlah peserta terbanyak, sekaligus mendukung upaya IKPI mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). (bl)

id_ID