Di Akhir Masa Kepengurusan Periode 2019-2024, Ketum Ruston dan Jajarannya Konsisten Tebarkan Tridharma Perguruan Tinggi

IKPI, Jakarta: Komitmen Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) untuk mengimplementasikan Tri Dharma perguruan tinggi masih terus berlanjut. Dia akhir masa kepengurusan 2019 sd 2024, Ruston Tambunan (Ketum IKPI) dan Lisa Purnamasari (Ketua Departemen Pendidikan IKPI) tetap menjalankan tugasnya sesuai amanah untuk menyebarkan ilmu perpajakan di kalangan perguruan tinggi.

Hal itu bisa dilihat selama 2019-2024 sebanyak 81 perguruan tinggi di Indonesia sudah menandatangani kerja sama dengan IKPI, yang sebagian besar sudah diimplementasikan melalui berbagai kegiatan seperti seminar, praktisi mengajar, dan pelaksanaan kelas Brevet pajak.

Ketua Departemen Pendidikan IKPI Lisa Purnamasari mengatakan, pada Jumat (19/7/2024) bersama jajaran pengurus pusat IKPI yakni: Ketua Umum Ruston Tambunan, Ketua Departemen Litbang dan FGD Lani Dharmasetya menyambangi dua perguruan tinggi yang ada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kedatangan jajaran Pengurus Pusat ini didampingi oleh Pengda Kalimantan dan Pengurus Cabang IKPI Banjarmasin yakni: Ketua Pengda Kalimantan Gazali Rachman serta Ketua Cabang Banjarmasin Martha Leviana.

(Foto: Istimewa)

Di Kota Banjarmasin, para pengurus IKPI ini mengunjungi STIE Indonesia Banjarmasin untuk melakukan sounding board. Kegiatan tersebut sekaligus sebagai tindak lanjut atas MoA kelas Brevet Pajak yang dilaksanakan pada 2023.

“Di hari yang sama, Pak Ketum Ruston juga menandatangani MoU kerja sama pendidikan antara IKPI dengan Universitas Lambung Mangkurat dan MoA dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada universitas yang sama.

Dikatakan Lisa, penandatanganan MoU tersebut dilakukan langsung Ketua Umum IKPI Ruston Tambunan dan Wakil Rektor IV Universitas Lambung Mangkurat, yang juga disaksikan oleh para pengurus IKPI serta perwakilan perguruan tinggi. (bl)

 

Vaudy Starworld Sebut Pentingnya Konsultan Pajak Mendalami Keahlian Softskill

IKPI, Jakarta: Sebanyak 700 anggota Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) se-Indonesia mengikuti PPL Non Terstruktur (NTS) melalui aplikasi Zoom, Jumat (19/7/2024) pagi. Kegiatan rutin bulanan yang diselenggarakan Departemen PPL IKPI kali ini mengambil tema”Profesional Grooming Successful Presentation and Negotiation Skills”.

Ketua Departemen PPL IKPI Vaudy Starworld mengungkapkan, PPL NTS “Seri Pengembangan Kantor Konsultan Pajak” adalah merupakan kegiatan yang memang diselenggarakan untuk terus mengasah dan menambah kemampuan anggota-anggota IKPI di seluruh Indonesia.

Menurutnya Vaudy, sebagai organisasi besar dan profesional IKPI tentunya harus diisi oleh orang-orang yang mempunyai kemampuan dalam berkomunikasi dan negosiasi. Karena, kegiatan ini juga berkaitan dengan pekerjaan sehari-hari anggota sebagai konsultan pajak.

“Sebagai profesional konsultan pajak, tentunya mereka harus memiliki kemampuan itu. Nah, sebagai organisasi yang mewadahi para konsultan pajak, IKPI mempunyai tanggung jawab moril untuk terus mengasah dan meningkatkan pengetahuan anggotanya dengan cara pemberian PPL,” kata Vaudy melalui keterangan tertulisnya, Jumat (19/7/2024) sore.

Lebih lanjut Vaudy mengungkapkan, konsultan pajak sangat perlu mendalami keahlian soft skill karena dalam kesehariannya selalu berhubungan dengan banyak orang termasuk klien.

Dengan demikian, pengetahuan perpajakan sangat perlu bagi seorang konsultan pajak. Karena, apabila seorang konsultan pajak juga mendalami soft skill akan sangat membantu profesinya

Dia mengungkapkan, PPL NTS dengan topik-topik softskill sudah diselenggarakan sejak 2019 dan kemudian penyelenggaraannya diperbanyak pada 2020.

Sekadar informasi, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Robby Habibi (motivator) dan Jemmy Sutiono sebagai moderator. (bl)

 

 

Kanwil DJP Jawa Barat-DJKN Kolaborasi Lelang 77 Aset Penunggak Pajak       

IKPI, Jakarta: Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat I, Jawa Barat II, Jawa Barat III, berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Barat melaksanakan kegiatan Lelang Serentak Tahun 2024 di Gedung Cakti Satya Nagara, Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar).

Kepala Kantor Wilayah DJP Jabar III Romadhaniah di Kota Bogor, Kamis (18/7/2024), mengatakan Lelang Serentak ini bertujuan memberikan efek jera kepada wajib pajak, dengan melakukan langkah tindakan penagihan aktif sebagaimana yang sudah diatur dalam undang-undang.

“Selain memperingati Hari Pajak pada 14 Juli lalu, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan sinergi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), khususnya di Jawa Barat, memberikan efek jera kepada wajib pajak, serta meningkatkan penerimaan negara yang berasal dari pajak,” ujarnya seperti dikutip Antaranews.com. Jumat (20/7/2024).

Aset-aset yang dilelang, kata Romadhaniah, merupakan hasil penyitaan aset penunggak pajak, berdasarkan ketentuan perpajakan oleh Juru Sita Pajak Negara (JSPN) di Lingkungan Kantor Wilayah DJP Jabar I, II, dan III.

Lelang Serentak Tahun 2024 ini, kata dia lagi, juga dilakukan di enam Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di wilayah Jabar, yaitu KPKNL Bandung, Bekasi, Bogor, Purwakarta, Tasikmalaya, dan Cirebon melalui laman www.lelang.go.id.

Romadhaniah memerinci, objek yang dilelang dari Kanwil DJP Jabar I ada 12 aset, terdiri dari tiga aset barang tidak bergerak dan sembilan barang bergerak dengan nilai limit kurang lebih Rp6,5 miliar.

Selanjutnya, dari Kanwil DJP Jabar II ada 21 aset. Dengan rincian, tiga aset barang tidak bergerak dan 18 aset barang bergerak dengan nilai limit Rp1,59 miliar.

Sedangkan, lanjut Romadhaniah, dari Kanwil DJP Jabar III sebanyak 44 aset, terdiri dari 21 aset barang tidak bergerak dan 23 aset bergerak senilai kurang lebih Rp6,983 miliar.

“Aset penunggak pajak yang dilelang berupa barang bergerak dan barang tidak bergerak, antara lain ruko, tanah, emas (logam mulia), mobil, motor, dan lain-lain dengan jumlah keseluruhan 77 objek,” ujarnya pula.

Ia menyampaikan, kegiatan lelang serentak ini merupakan bagian dari penegakan hukum penagihan aktif dalam upaya pencairan tunggakan pajak di lingkungan Kanwil DJP Jabar I, Kanwil DJP Jabar II, dan Kanwil DJP Jabar IIl.

“Proses ini juga akan terus dilakukan terhadap para penunggak pajak lainnya, tidak hanya terbatas pada aset penunggak pajak yang hari ini dilakukan proses lelang serentak,” ujarnya lagi.

Kegiatan ini juga didukung oleh Direktorat Penegakan Hukum Kantor Pusat DJP, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Jabar, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jabar serta Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anggaran dan Perbendaharaan. (bl)

 

Dukungan Anggota IKPI Senior Pensiunan Pegawai DJP Memotivasi Ruston-Lisa Lanjutkan Pengabdian untuk IKPI 

IKPI, Jakarta: Calon Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) periode 2024-2029 Ruston Tambunan dan Lisa Purnamasari menyatakan apresiasinya atas dukungan yang diberikan kepada mereka oleh para senior IKPI, yang juga merupakan pensiunan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam kontestasi Kongres XII di Nusa Dua, Bali 18-20 Agustus 2024. Dukungan tersebut semakin memantapkan incumbent Ketum IKPI ini bersama pasangannya untuk mengabdikan diri, dan terus membesarkan IKPI di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam keterangan tertulisnya Kamis (18/7/2024) Ruston mengungkapkan, dalam pertemuannya dengan para senior IKPI ( pensiunan pegawai DJP) di wilayah Jakarta Selatan, mereka banyak memberikan masukan sekaligus menitipkan amanah untuk melanjutkan pengabdian sebagai Ketua Umum di IKPI.

(Foto: Departemen Humas PP-IKPI/Bayu Legianto)

Lebih lanjut dia mengungkapkan, sebagai Ketua Umum periode 2022-sekarang, dirinya sangat mengapresiasi para senior pensiunan pejabat DJP yang juga merupakan anggota IKPI atas dukungan selama hampir tiga tahun masa kepengurusannya.

“Keberhasilan yang telah dicapai selama periode kepemimpinan saya, adalah hasil kerja keras dari dan kerja sama dari seluruh Pengurus Pusat, Pengurus Daerah, Pengurus Cabang serta anggota IKPI seluruh Indonesia. Tanpa dukungan mereka, kepemimpinan saya juga tidak akan bisa berjalan,” ujarnya.

Pada kesempatan terpisah, Calon Wakil Ketua Umum Lisa Purnamasari mengungkapkan bahwa dirinya sangat mensyukuri adanya pertemuan dengan para senior IKPI. Dia menilai pertemuan itu menambah energi positif bagi mereka untuk melanjutkan pengabdian berbakti bagi IKPI.

Adapun harapan dari pertemuan tersebut kata Lisa, para senior bisa memberikan dukungan penuh terhadap pencalonan mereka dalam Kongres XII ini, khususnya dari anggota-anggota IKPI yang berasal dari pensiunan DJP.

(Foto: Istimewa)

Sementara itu, Henri PD Silalahi yang juga Ketua Tim Sukses Ruston Tambunan-Lisa Purnamasari mengungkapkan bagaimana sambutan dan dukungan yang diberikan para senior tersebut kepada Paslon 02 Ruston-Lisa.

Diceritakan Henri, pada 15 Juli 2024 bertempat di Batik Kuring SCBD Sudirman, Jakarta Selatan Paslon 02 Ruston Tambunan dan Lisa Purnamasari bersama tim sukses melakukan silaturahmi untuk merawat ke guyuban dan menyerap aspirasi dari para anggota senior IKPI di pensiunan pegawai DJP.

Tujuan dari pertemuan tersebut tentunya bukan hanya silaturahmi, tetapi ada satu hal yang dibutuhkan Ruston-Lisa untuk meminta kepada para seniornya memberikan masukan dan arahan dalam kontestasi di Kongres XII ini.

Dalam pertemuan itu, Suminarto Basuki anggota senior IKPI yang juga sebagai mantan ketua umum Persatuan Para Pensiunan Pegawai Pajak (P5) memberikan masukan dan arahan apa yang harus dilakukan Ruston-Lisa untuk IKPI yang lebih maju jika terpilih dalam kontestasi nanti.

“IKPI harus dipimpin oleh nahkoda yang ahli dan sudah teruji rekam jejaknya. Jadi jangan sampai organisasi yang sudah mendunia ini mengalami kemunduran hanya karena dipimpin oleh orang yang mau coba-coba,” kata Suminarto.

Pada acara yang dihadiri 12 anggota IKPI pensiunan DJP dan Timses Ruston-Lisa, suasana terlihat sangat cair dan hangat layaknya obrolan santai, namun mempunyai makna yang dalam untuk memajukan organisasi.

“Kami sangat berterimakasih dan bersyukur atas kesediaan senior-senior yang telah memberikan kritik, masukan dan saran dalam pertemuan tersebut. Ini tentunya menjadi catatan bagi paslon 02 dalam meningkatkan pelayanan kepada anggota, strategi dalam memperjuangkan undang undang konsultan pajak, kontribusi pemikiran dan aksi nyata dalam pembangunan ekosistem perpajakan Indonesia guna membangun IKPI semakin kuat, inklusif dan mendunia,” kata Henri, seraya berterima kasih kepada para senior atas kesempatan dan waktu yang telah diberikan kepada mereka. (bl)

 

 

 

id_ID