Kisah Bimtek IKPI Kota Bekasi Tuntaskan Dua Tahun Pelaporan SPT Tahunan Seorang Manajer

IKPI, Kota Bekasi: Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengisian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi dan Badan yang digelar Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Kota Bekasi di Mall Metropolitan Bekasi, Minggu (19/4/2025) menghadirkan cerita nyata dari lapangan. Salah satunya disampaikan instruktur Novita Rosdiana saat mendampingi langsung seorang wajib pajak.

Peserta tersebut merupakan manajer toko dari salah satu tenan di Mall Metropolitan Bekasi yang belum melaporkan SPT Tahunan untuk Tahun Pajak 2024 hingga 2025. Selain itu, ia juga belum mengaktifkan akun Coretax yang kini digunakan dalam sistem pelaporan pajak terbaru.

“Awalnya beliau datang dalam kondisi belum lapor dua tahun dan juga belum aktivasi Coretax. Jadi kami dampingi dari awal,” ujar Novita.

Pendampingan dimulai dari pemadanan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan akun DJP. Namun, kendala muncul karena wajib pajak lupa data akun yang dimiliki, sehingga tim harus membantu proses pemulihan akun, termasuk reset kata sandi.

“Data lama di akun DJP sudah tidak diingat. Jadi kami bantu pemulihan akun dulu sampai bisa diakses kembali,” jelasnya.

Setelah akun berhasil dipulihkan, proses pengisian SPT Tahunan 2024 langsung dilakukan dan berhasil diselesaikan. Selanjutnya, ia melanjutkan ke pelaporan Tahun Pajak 2025 yang sudah menggunakan sistem Coretax.

Dalam tahap ini, peserta kembali dibimbing mulai dari aktivasi akun Coretax, pembuatan OTP, hingga pengisian data secara lengkap, termasuk pembaruan informasi dan daftar harta.

“Kami arahkan step by step. Dari yang awalnya tidak tahu sama sekali, akhirnya bisa mengikuti seluruh proses dengan baik,” kata Novita.

Ia menilai, kendala utama yang dialami peserta bukan karena tidak mau patuh, melainkan karena kurangnya pemahaman serta lupa akses akun. Hal ini, menurutnya, masih banyak terjadi di masyarakat.

“Banyak yang ingin patuh, tapi bingung harus mulai dari mana. Dengan bimtek seperti ini, semuanya jadi lebih jelas,” ujarnya.

Setelah seluruh tahapan dilalui, pelaporan SPT Tahunan 2025 akhirnya berhasil diselesaikan dengan lancar. Novita menyebut pengalaman ini menjadi contoh nyata pentingnya pendampingan langsung.

“Dari yang awalnya tidak tahu apa-apa, akhirnya bisa lapor dua tahun sekaligus. Ini bukti bahwa dengan bimbingan yang tepat, semua bisa diselesaikan,” pungkasnya. (bl)

id_ID