IKPI-Universitas Pancasila Tandatangani Kerja Sama Brevet Hingga Penelitian

IKPI, Jakarta: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) penyelenggara sertifikasi Brevet Pajak dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila (FEB UP) di ruang rapat fakultas tersebut, Jumat (25/8/2023). Kerja sama spesial itu ditandatangani Ketua Umum IKPI DR. Ruston Tambunan, Ak., M.Si., M.Int.Tax dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila Dr. Ir. Iha Haryani Hatta, S.E., M.M, dan segera direalisasikan dalam waktu dekat.

Ruston Tambunan mengungkapkan, kerja sama dengan FEB UP ini untuk penyelenggaraan Brevet Pajak ini terbilang sangat istimewa. Bagaimana tidak, biasanya dalam setiap kerja sama IKPI terlebih dahulu menandatangani MoU untuk membangun payung hukum dasar perjanjian. Tetapi, dengan FEB UP kerja sama langsung dilakukan.

“Ini tentunya menjadi kebahagian tersendiri bagi IKPI, karena bisa segera mengimplementasikan kerja sama dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ujarnya.

(Foto: Departemen Humas PP-IKPI/Bayu Legianto)

Diungkapkan Ruston, kerja sama IKPI dengan Universitas Pancasila ini merupakan salah satu bentuk kerja sama dengan puluhan universitas di berbagai daerah yang telah dilakukan. “Ada Universitas Pelita Harapan (UPH), Universitas Atma Jaya dan Universitas Binus,” jadi banyak universitas swasta besar yang sudah menjalin kerja sama dengan IKPI,” ujarnya.

Permintaan Kerja Sama Bidang Lainnya

Iha Haryani Hatta, S.E., M.M, menyatakan menyambut baik terhadap kerja sama yang akan dilakukan pihaknya dengan IKPI. Bahkan, di hadapan jajarannya Haryani meminta agar ada juga kerja sama mereka dalam bentuk penelitian, pengajar (dosen), bahkan magang kerja untuk para mahasiswa FEB UP.

Dalam kesempatan itu, Haryani juga bertanya kepada Ruston. Apakah pihaknya bisa melakukan penelitian bersama, ataupun memberikan kesempatan magang mahasiswa di fakultas tersebut kepada IKPI?.

(Foto: Departemen Humas PP-IKPI/Bayu Legianto)

“Jadi, kerja sama ini bukan hanya pada kelas Brevet Pajak saja, tetapi kami mau kepada kerja sama yang lebih luas, agar mahasiswa di FEB UP beserta staf pengajar bisa memahami perpajakan dengan lebih mendalam,” katanya.

Menanggapi permintaan tersebut, Ruston sangat menyambut baik. Dia mengatakan, memang salah satu tujuan kerja sama IKPI dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia adalah untuk memberikan wawasan perpajakan yang lebih luas, di mana ilmu tersebut tidak didapatkan di dalam kampus.

“Selain praktisi perpajakan, banyak anggota IKPI yang juga berprofesi sebagai akademisi. Jadi, jika teori dan pengalaman di lapangan bisa disalurkan kepada mahasiswa, maka hal itu bisa menciptakan lulusan-lulusan yang siap dengan dunia kerja,” ujarnya.

Dia juga menyambut baik permintaan FEB UP untuk melakukan penelitian bersama. Menurut Ruston, hasil penelitian ini nantinya juga bisa dijadikan sebagai masukan kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam mengkritisi sebuah kebijakan atau sebagai pemberian masukan dalam membuat kebijakan.

(Foto: Departemen Humas PP-IKPI/Bayu Legianto)

“Jadi memang kerja sama penelitian itu juga masuk dalam agenda IKPI, di mana hasilnya bisa dipakai sebagai rumusan untuk kepentingan DJP,” katanya.

Jadi nantinya setiap pemerintah mengeluarkan kebijakan, IKPI menjadi salah satu asosiasi yang pendapatnya di pandang dan didengarkan. Mereka akan beranggapan, bahwa IKPI masuk dalam organisasi yang aktif melakukan penelitian dan menggelar diskusi dengan berbagai kalangan, khususnya akademisi.

“Tentunya, hasil penelitian antara IKPI dan Universitas Pancasila yang kemudian disampaikan kepada pemerintah, akan berdampak kepada nama baik bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Terkait permintaan magang, Ruston juga memberikan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh pihak kampus jika ingin mengirimkan mahasiswanya magang di kantor konsultan pajak milik anggota IKPI.

“Syarat magang harus ada rekomendasi dari kampus, dan waktu magang diupayakan pada Januari-July. Karena di bulan-bulan tersebut kantor konsultan pajak sedang pada-padatnya merapikan SPT Pajak Tahunan. Karena jika sudah masuk Agustus-Desember, mahasiswa magang akan lebih banyak main Mobile Legend atau Tik-Tok. Karena pada bulan-bulan tersebut pekerjaan sudah melandai,” katanya.

Sekadar informasi, hadir dalam kesempatan tersebut dari IKPI:
Ketua Umum Ruston Tambunan, Sekretaris Umum Jetty, Wakil Sekretaris Umum Toto, Ketua Departemen Pendidikan Lisa Purnamasari, Ketua Pengda DKI Jakarta Emanuel Ali, dan Ketua Cabang Jakarta Selatan Jenda Damanik, dan Pengurus Cabang Jakarta Selatan Sonny Soebagyo.

Dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila:
Dekan Iha Haryani Hatta, Kaprodi D3 Akuntansi Indah Masri, Kaprodi D3 Perpajakan Yuli Ardianto dan Dosen Tetap Harimurti Wulandjani. (bl)

 

Perayaan HUT ke-58, Kakanwil DJP Jabar II Bersama Keluarga Besar IKPI Bekasi Ikuti Jalan Santai 

IKPI, Jakarta: Sedikitnya 250 peserta Fun Walk (jalan santai) yang diselenggarakan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Bekasi, sudah masuk dalam list panitia. Para peserta berasal dari anggota IKPI Bekasi dan keluarga, serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Barat II (Kakanwil DJP Jabar II) Harry Gumelar beserta jajaranya.

Ketua IKPI Bekasi Iman Julianto mengatakan, penyelenggaraan Fun Walk bertempat di area car free day (CFD) Kota Bekasi. Nantinya, peserta start dari Tugu Summarecon Bekasi kemudian memutari area CFD dan kembali lagi ke titik awal.

“Awalnya, estimasi peserta 100 orang, namun di luar dugaan bahwa minat anggota untuk memeriahkan acara ini ternyata sangat tinggi, dan sampai dengan Rabu (23/82023) sudah terdaftar 250 peserta,” kata Iman melalui keterangan tertulisnya, Kamis (24/8/2023).

Selain itu, kemeriahan Fun Walk ini juga terasa lengkap karena Kepala Kanwil DJP Jawa Barat II rencananya akan ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. “Beliau akan didampingi oleh lima orang dari jajarannya,” kata Iman.

Menurut Iman, Fun Walk ini merupakan rangkaian dari kegiatan HUT IKPI ke-58 yang dilakukan oleh seluruh cabang IKPI di Indonesia, untuk itu pihaknya membuat acara dicabangnya menjadi semeriah mungkin.

“Selain Fun Walk, kami juga telah menyiapkan acara hiburan khusus, dan tentunya pembagian Jersey eksklusif IKPI Bekasi kepada seluruh peserta, serta pembagian konsumsi yang semuanya diberikan secara gratis,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, bahwa IKPI Bekasi termasuk beruntung bisa menggunakan area CFD untuk kegiatan tersebut. Karena, dengan pemberitahuan pelaksanaan yang mepet, menjadikan agak sulit melakukan pengurusan perizinan pemakaian area itu.

Dikatakan Iman, ini merupakan kegiatan Fun Walk pertama IKP Bekasi. Namun, rencananya kegiatan serupa juga akan kembali diagendakan pada saat peringatan HUT IKPI Bekasi ke-14 pada 18 November 2023. (bl)

 

 

 

 

Kanwil DJP Hingga Masyarakat Manado Berzumba Ria Rayakan HUT IKPI ke-58 

IKPI, Jakarta: Ratusan peserta Fun Walk dari Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Manado, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Suluttenggomalut, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) KPP Pratama Manado, dan masyarakat akan berpartisipasi dalam Fun Walk yang dilaksanakan di Kawasan Mega Mas pada 26 Agustus 2023. Kegiatan itu merupakan rangkaian dari HUT IKPI ke-58 yang dilaksanakan seluruh cabang IKPI se-Indonesia.

“Puncak kegiatan akan digelar di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta pada 31 Agustus 2023,” kata Ketua IKPI Manado Yuli Rawun melalui keterangan tertulisnya, Kamis (24/8/2023).

Dikatakan Yuli, pemilihan Kawasan Mega Mas menjadi lokasi acara adalah kawasan tersebut merupakan pusat pertokoan dan tempat nongkrong favorit bagi masyarakat Manado. Di dalamnya terdapat Mall besar, hotel, kuliner, olahraga dan pemandangan pantai yang indah.

“Jadi ribuan pengunjung di lokasi itu bisa melihat keberadaan IKPI di Kota Manado,” ujarnya.

Untuk memeriahkan acara lanjut Yuli, setelah pelaksanaan Fun Walk panitia juga mengundang Sin Debora Sindoro yang merupakan instruktur Zumba terkenal di Manado untuk mengajak ratusan peserta ber Zumba ria.

“Panitia juga memberikan doorprize dari sponsor kepada peserta dan pengunjung di lokasi tersebut. Tentunya pertanyaan yang diberikan adalah seputaran IKPI, tujuannya agar IKPI lebih dikenal masyarakat Kota Manado,” ujarnya.

Dikatakan Yuli, ini merupakan Fun Walk pertama yang diadakan oleh IKPI Manado, karena pada Fun Walk sebelumnya dilaksanakan di Jakarta dan IKPI Manado hanya mengirimkan perwakilan.

Di HUT IKPI ke-58 ini, Yuli menyampaikan harapannya melalui kegiatan yang mereka selenggarakan masyarakat bisa mengenal apa itu IKPI. Karena sebagai asosiasi konsultan pajak tertua dan terbesar di Indonesia, sudah selayaknya IKPI dikenal oleh masyarakat luas.

“Harapannya, masyarakat juga bisa menggunakan konsultan pajak yang sudah berijin. Karena di Manado masih banyak konsultan pajak yang belum memiliki izin tapi sudah berpraktik sebagai konsultan pajak,” ujarnya.

Harapan lainnya juga disebutkan Yuli, agar kegiatan tersebut bisa semakin mempererat tali silaturahmi dan membangun suasana kekeluargaan antara IKPI Manado dengan pihak Kanwil DJP Suluttenggomalut ( Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara. Karena IKPI Manado meliputi wilayah tersebut juga sama seperti Kanwil DJP Suluttenggomalut.

Harapan serupa juga dipanjatkan Yuli untuk KPP Pratama Manado beserta jajarannya. “Karena Kepala Kantor KPP Pratama Manado Bapak Muhammad Sukri Subki, sudah menyatakan kesediaannya untuk berkenan hadir dalam acara Fun Walk ini. Kiranya bisa terjalin hubungan yang baik antara IKPI dan Fiskus dan semoga IKPI bisa bersinergi dan menjadi mitra strategis dengan DJP untuk membangun negara tercinta Indonesia ini,” ujarnya.

Tentunya, ada harapan tertinggi yang diinginkan seluruh konsultan pajak khususnya para anggota IKPI. Kiranya di HUT IKPI ke-58, IKPI bisa berhasil memperjuangkan UU Konsultan Pajak yang sudah sejak lama digaungkan.

“‘Satu Hati Pasti Bisa’ IKPI Jaya Jaya Jaya,” kata Yuli menutup pernyataannya. (bl)

 

 

Perayaan HUT ke-58, Pejabat DJP Riau Hingga Masyarakat Meriahkan Fun Walk IKPI Pekanbaru

IKPI, Jakarta: Lebih dari 150 anggota Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Pekanbaru, bersama beberapa pejabat dan staf dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Riau dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) akan menggelar Fun Walk di Posko HITMAN, Bypass Chevron KM 4, pada 27 Agustus 2023. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memeriahkan HUT IKPI ke-58, yang perayaan puncaknya diselenggarakan di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, 31 Agustus 2023.

Ketua IKPI Pekanbaru Lilisen mengatakan, dalam kegiatan Fun Walk yang masuk dalam rangkaian HUT IKPI yang digelar oleh cabang Pekanbaru memang banyak melibatkan peserta, mulai dari pemerintah dalam hal ini DJP, masyarakat, dan pihak-pihak yang menandatangani MoU dengan IKPI.

“Mereka sangat antusias untuk mengikuti Fun Walk ini. Selain olahraga, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang pengakraban sesama peserta,” kata Lilisen melalui keterangan tertulisnya, Rabu (23/8/2023).

Untuk lebih menghidupkan acara kata Lilisen, panitia juga menyiapkan beberapa acara hiburan lainnya seperti senam, karaoke, serta permainan menarik berhadiah juga diadakan sebagai penyemangat peserta.

“Tentunya ada juga pembagian kaos HUT IKPI ke-58 dan snack gratis kepada seluruh peserta yang hadir. Jadi, semua peserta tidak dipungut biaya,” ujarnya.

Dikatakan Lilisen, Fun Walk ini memang baru pertama kali diselenggarakan IKPI Pekanbaru, tetapi dia meyakini kalau kegiatan pertama ini akan sangat berkesan bagi seluruh peserta yang mengikutinya.

Panitia tidak menyiapkan jalur umum/aspal yang mungkin dilakukan cabang IKPI di wilayah lain. Di Pekanbaru, peserta harus berjalan dengan dan mendaki menurun di dalam kebun sawit yang bermedan tanah.

“Setelah selesai berkegiatan, peserta bisa menyantap soto nasi, gorengan, kue dan minuman yang sudah disediakan panitia,” katanya.

Bakti Sosial

Dalam rangka HUT IKPI ke-58, IKPI Pekanbaru juga berkunjung ke Panti Asuhan Amuri pada 26 Agustus 2023.
Mereka menyerahkan kebutuhan kepada anak panti seperti buku Big Boss (5 lusin), balpoint (6 lusin), pensil (3 lusin), sepatu ukuran 41(3), ukuran 40(4), ukuran 36 (2), ukuran 34 kecil (2) sepatu anak SD.

Ada juga pemberian kaos kaki SD (warna putih dan hitam) 15 pcs, kaos kaki SMP (warna putih dan hitam) 12 pcs
dan ada biaya seragam untuk anak SMK yang belum terbayarkan sejumlah 4 juta. Bahan makanan, beras dan telur, sabun cairan pembersih. Sampai saat berita ini diturunkan sekretariat IKPI Pekanbaru masih menerima sumbangan dari anggota sampai 1 hari sebelum ke panti asuhan. (bl)

 

en_US