IKPI, Medan: Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Vaudy Starworld mengajak seluruh anggota menjadikan peringatan Hari Tri Suci Waisak 2026 sebagai momentum memperkuat integritas, kebijaksanaan, dan semangat pelayanan dalam menjalankan profesi konsultan pajak. Pesan tersebut disampaikan saat Perayaan Waisak Nasional IKPI 2026 yang berlangsung di Prasadha Jinadhammo Mahathera, Medan, Sumatera Utara, Jumat (5/6/2026).
Dalam sambutannya, Vaudy mengatakan tema “Menebar Cinta, Menumbuhkan Perdamaian Dunia”tidak hanya relevan bagi umat Buddha, tetapi juga mengandung nilai-nilai universal yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia profesi.
Menurutnya, Hari Tri Suci Waisak memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Buddha Gautama, yakni kelahiran, pencapaian pencerahan sempurna, dan parinibbana. Dari ketiga peristiwa tersebut lahir ajaran luhur tentang cinta kasih (metta), kasih sayang (karuna), dan kebijaksanaan (panna) yang tetap relevan hingga saat ini.
“Nilai-nilai Waisak mengajarkan kita untuk selalu mengedepankan cinta kasih, kebijaksanaan, dan sikap saling menghormati. Nilai-nilai inilah yang perlu terus kita hidupkan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan profesi,” kata Vaudy.
Ia menegaskan bahwa kebijaksanaan dan integritas merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap konsultan pajak. Dalam menjalankan tugasnya, konsultan pajak tidak hanya dituntut memahami ketentuan perpajakan, tetapi juga menjaga etika profesi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kebijaksanaan dan integritas adalah modal utama bagi seorang konsultan pajak. Dengan kedua nilai tersebut, kita dapat menjalankan profesi secara profesional sekaligus berkontribusi dalam menciptakan sistem perpajakan yang adil dan berkeadilan,” ujarnya.
Vaudy juga menegaskan komitmen IKPI untuk terus menjadi organisasi yang inklusif dan menghargai keberagaman. Menurutnya, anggota IKPI berasal dari berbagai latar belakang agama, suku, budaya, dan daerah, namun seluruhnya dipersatukan oleh semangat yang sama untuk memajukan profesi konsultan pajak.
Ia menilai kegiatan keagamaan yang secara rutin diselenggarakan IKPI merupakan salah satu bentuk nyata komitmen organisasi dalam merawat keberagaman tersebut. Melalui kegiatan itu, anggota tidak hanya memperoleh ruang untuk memperdalam nilai spiritual, tetapi juga memperkuat hubungan antarsesama anggota.
“Perbedaan adalah kekuatan yang harus kita rawat bersama. Peringatan keagamaan seperti ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat soliditas organisasi, dan membangun sinergi yang harmonis demi kemajuan bersama,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Vaudy turut menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Daerah Sumatera Bagian Utara dan Pengurus Cabang Medan yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Waisak Nasional IKPI 2026. Ia menilai Sumatera Utara merupakan salah satu daerah yang menjadi contoh indah kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
“Semangat toleransi dan kebersamaan yang tumbuh di Sumatera Utara sejalan dengan nilai-nilai yang terus dibangun di lingkungan IKPI. Karena itu, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus daerah dan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini,” katanya.
Vaudy berharap semangat Waisak membawa kedamaian, kebahagiaan, kesehatan, dan kesuksesan bagi seluruh anggota IKPI beserta keluarga. Ia juga berharap nilai-nilai cinta kasih dan kebijaksanaan dapat terus menjadi pedoman dalam kehidupan pribadi maupun profesional.
“Selamat merayakan Hari Raya Waisak. Semoga semangat cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menyertai keluarga besar IKPI serta membawa berkah bagi masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia,” pungkasnya. (bl)
