Galang Dana untuk Korban Gempa NTT, IKPI Ajak Anggota Bergerak Bersama

IKPI, Jakarta: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) mengajak seluruh anggotanya untuk bergotong royong membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).

Ajakan tersebut disampaikan Ketua Departemen Keagamaan, Sosial, Seni dan Olahraga (KSSO) IKPI Rusmadi. Ia mengatakan, penggalangan dana dilakukan atas arahan Ketua Umum IKPI Vaudy Starworld sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap korban bencana.

“Sehubungan dengan musibah gempa bumi di NTT, Pak Ketum IKPI memerintahkan kita untuk menggalang dana bantuan,” kata Rusmadi.

Ia meminta seluruh anggota IKPI untuk turut berpartisipasi dalam penggalangan dana tersebut. Menurutnya, bantuan dari anggota IKPI diharapkan dapat segera dihimpun untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Mohon bantuan seluruh anggota IKPI untuk ikut membantu. Kami juga mohon dukungan untuk penyebaran informasi mengenai penggalangan dana ini,” ujarnya.

Donasi dapat disalurkan melalui:

Bank BCA
No. Rekening: 084 025 1250
Atas nama: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia

Untuk mempermudah proses pencatatan atau record data sumbangan, setiap anggota yang melakukan transfer diminta menambahkan angka 6 pada nominal terakhir.

Sebagai contoh, apabila nominal sumbangan yang diberikan sebesar Rp500.000, maka transfer dilakukan sebesar Rp500.006.

Ia menegaskan, penggalangan dana mulai dilakukan Senin (17/8/2026) hingga Jumat (21/8/2026) pukul 17.00 WIB.

Gempa yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB tersebut tercatat oleh BMKG berkekuatan M7,7 dengan pusat gempa sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT. BMKG juga sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa tersebut.

Dampak gempa meluas ke sejumlah wilayah Flores, termasuk Labuan Bajo. Berdasarkan data BNPB, hingga Minggu (16/8/2026), tercatat 53 orang meninggal dunia dan 135 orang mengalami luka-luka. Ribuan warga juga terdampak dan membutuhkan penanganan serta bantuan pascabencana.

Rusmadi mengatakan, informasi mengenai kondisi di lapangan menunjukkan besarnya dampak gempa terhadap masyarakat. Ia menyebut terdapat korban yang jatuh di kawasan pelabuhan di Labuan Bajo saat gempa terjadi.

“Gempa terjadi di wilayah NTT dan dampaknya cukup besar. Karena itu, kami mengajak seluruh anggota IKPI untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” kata Rusmadi.

Menurut Rusmadi, penggalangan dana ini menjadi bagian dari kepedulian sosial IKPI sekaligus upaya untuk mendorong solidaritas di antara anggota organisasi.

Ia berharap semakin banyak anggota yang ikut berpartisipasi sehingga bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak gempa.

“Ini adalah saatnya kita bergerak bersama untuk membantu. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, tentu akan berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana,” ujar Rusmadi. (bl)

en_US