IKPI, Jakarta: Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Vaudy Starworld memimpin rapat Zoom bersama seluruh Ketua Pengurus Daerah se-Indonesia, Rabu (4/2/2025), untuk memantapkan agenda pemekaran wilayah dan pembentukan Pengda serta Pengcab baru.
Rapat tersebut dihadiri sejumlah pengurus pusat, mulai dari Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, Wakil Sekretaris Umum, Bendahara Umum, Departemen Pengembangan Organisasi, Direktur Eksekutif, hingga seluruh Ketua Pengda.
Dalam arahannya, Vaudy menegaskan bahwa pemetaan wilayah organisasi tetap mengikuti struktur wilayah Direktorat Jenderal Pajak, sebagaimana prinsip yang telah dijalankan sejak sistem Pengda diterapkan di IKPI.
“Sejak awal, IKPI menata wilayah organisasi dengan mengacu pada wilayah DJP. Ini penting agar koordinasi kita dengan otoritas pajak di daerah berjalan selaras,” ujar Vaudy, Kamis (5/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa dinamika pemekaran wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di berbagai daerah menjadi dasar penyesuaian struktur organisasi IKPI. Menurutnya, keselarasan tersebut bukan hanya persoalan administratif, tetapi strategi kelembagaan jangka panjang.
Selain membahas penyesuaian wilayah, Vaudy juga memaparkan peta pengembangan organisasi hingga 2029 yang menempatkan pemekaran Pengda dan Pengcab sebagai salah satu prioritas utama.
“Pemekaran ini bukan sekadar menambah struktur, tetapi bagian dari upaya memperluas layanan organisasi dan memperkuat pembinaan anggota di daerah,” katanya.
Vaudy menekankan bahwa setiap pembentukan unit baru harus dibarengi kesiapan pengurus lokal agar Pengda maupun Pengcab yang lahir dapat langsung aktif menjalankan program organisasi.
Ia berharap proses ini menjadi fondasi penguatan IKPI secara nasional, sekaligus membuka ruang lahirnya kader-kader pemimpin baru di tingkat daerah.
Melalui langkah bertahap tersebut, Vaudy optimistis IKPI dapat tumbuh sebagai organisasi profesi yang semakin solid dan adaptif menghadapi perkembangan dunia perpajakan. (bl)