Usai Downtime, Tampilan Baru Coretax Tuai Apresiasi dari Wajib Pajak

IKPI, Jakarta: Sistem Coretax DJP kembali dapat diakses oleh wajib pajak setelah menjalani penghentian layanan sementara (downtime) selama akhir pekan untuk keperluan pemeliharaan dan peningkatan sistem. Sebelum pelaksanaan pemeliharaan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengumumkan bahwa layanan Coretax akan dihentikan sementara mulai Jumat, 5 Juni 2026 pukul 18.00 WIB hingga Senin, 8 Juni 2026 pukul 05.59 WIB.

Selama periode tersebut, wajib pajak tidak dapat mengakses berbagai layanan yang terintegrasi dengan Coretax. Pengumuman downtime disampaikan DJP beberapa hari sebelumnya agar pengguna dapat menyesuaikan aktivitas administrasi perpajakan mereka.

 

Layanan sudah bisa diakses pada Minggu  7 Juni 2026, malam. Sjumlah wajib pajak yang memantau perkembangan Coretax langsung mencoba mengakses sistem. Mereka mendapati adanya perubahan pada halaman depan atau landing page Coretax yang tampil dengan desain baru.

Tampilan terbaru tersebut menghadirkan desain yang lebih sederhana dengan dominasi warna putih, tata letak yang lebih rapi, serta informasi keamanan digital yang ditampilkan sebelum pengguna masuk ke halaman login. Perubahan ini berbeda dengan tampilan sebelumnya yang lebih sederhana dan minim informasi pendukung.

“Saya memang mengikuti pengumuman downtime sejak awal karena penasaran hasil perbaikannya seperti apa. Ketika sistem kembali online, hal pertama yang langsung terlihat adalah tampilan depannya berubah cukup signifikan dan menurut saya terlihat lebih fresh,” ujar seorang wajib pajak yang aktif memantau perkembangan Coretax.

Menurutnya, desain baru tersebut memberikan kesan lebih modern dan profesional. Selain itu, informasi mengenai praktik keamanan digital yang ditampilkan pada halaman awal juga dinilai bermanfaat bagi pengguna.

Wajib pajak lainnya menilai perubahan tampilan menjadi sinyal bahwa DJP terus melakukan penyempurnaan terhadap sistem administrasi perpajakan digital tersebut. Meski perubahan antarmuka bukan faktor utama, pengalaman pengguna saat mengakses aplikasi dinilai tetap penting.

“Tampilan baru membuat kesan pertama menjadi lebih baik. Pengguna langsung mendapatkan informasi yang dibutuhkan sebelum login. Hal-hal seperti ini mungkin terlihat sederhana, tetapi cukup membantu dari sisi kenyamanan penggunaan,” katanya.

Meski mengapresiasi penyegaran tampilan, para pengguna berharap hasil pemeliharaan selama hampir tiga hari tersebut tidak hanya terlihat dari sisi visual, tetapi juga berdampak pada peningkatan performa sistem.

“Yang paling penting tentu stabilitas sistem setelah downtime. Tampilan yang lebih baik menjadi nilai tambah, tetapi pengguna juga berharap akses semakin lancar, respons sistem lebih cepat, dan kendala-kendala yang sebelumnya dikeluhkan dapat terus berkurang,” ujar wajib pajak lainnya. (bl)

 

en_US