Jogging Pagi Bersama Diyakini Bentuk Nilai Kebersamaan Perkuat Soliditas IKPI

IKPI, Jambi: Ketua IKPI Cabang Jambi, Edi Kurniawan, menilai kebersamaan informal antarpengurus menjadi fondasi penting dalam menjaga soliditas organisasi. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan jogging pagi bersama yang dilaksanakan di kawasan arena ex-MTQ Kota Jambi, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan olahraga ringan tersebut diikuti langsung oleh Ketua Umum IKPI, Vaudy Starworld, Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Sumatera Bagian Selatan, Nurlena, serta Bendahara Umum IKPI, Donny Rindorindo.

Menurut Edi, kegiatan jogging pagi ini bukan sekadar aktivitas olahraga, melainkan juga ruang komunikasi yang cair antar-pengurus. “Dalam suasana santai seperti ini, kita bisa saling berbincang, mempererat hubungan, dan membangun kekompakan tanpa sekat formal,” ujar Edi.

Arena ex-MTQ Kota Jambi dipilih sebagai lokasi kegiatan karena suasananya yang terbuka dan asri. Kawasan tersebut dikelilingi pepohonan rindang yang memberikan udara segar, sehingga mendukung aktivitas jalan santai sekaligus menjadi ruang refleksi di tengah padatnya agenda organisasi.

Selain jajaran pimpinan pusat dan daerah, kegiatan ini juga diikuti oleh Ketua Bidang Humas IKPI Cabang Jambi, Susanto, serta Ketua Bidang Keanggotaan, Andi. Kehadiran para pengurus cabang tersebut menambah suasana akrab dan penuh kebersamaan.

Edi menambahkan, kekompakan antar-pengurus sangat penting dalam menjalankan program kerja organisasi, terutama di tingkat cabang yang bersentuhan langsung dengan anggota. “Kalau pengurusnya solid, komunikasi dengan anggota juga akan lebih baik,” katanya.

Ia juga menilai kegiatan nonformal seperti ini perlu terus dibudayakan, karena mampu menyeimbangkan aktivitas organisasi yang selama ini identik dengan rapat dan agenda formal. “Organisasi yang sehat tidak hanya dibangun lewat forum resmi, tetapi juga dari interaksi manusiawinya,” ujar Edi.

Kegiatan jogging pagi tersebut sekaligus menjadi penanda harmonisasi antara pengurus pusat, daerah, dan cabang dalam rangkaian kunjungan kerja Ketua Umum IKPI di Jambi. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi sebelum memasuki agenda resmi organisasi.

Edi berharap, semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan sederhana ini dapat terus terjaga dan tercermin dalam kerja-kerja organisasi ke depan. “Kekompakan adalah modal utama kita untuk melayani anggota dan menjaga marwah profesi konsultan pajak,” pungkasnya. (bl)

PPL IKPI Jambi Angkat Pengisian SPT Tahunan, Edi Kurniawan Tekankan Peningkatan Kompetensi Anggota

IKPI, Jambi: Seminar Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) IKPI Cabang Jambi yang digelar Senin, (9/2/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat pemahaman teknis perpajakan, khususnya terkait pengisian dan pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi dan Badan. Kegiatan ini dilaksanakan di Yello Hotel Jambi dan diikuti antusias oleh para anggota.

Ketua IKPI Cabang Jambi, Edi Kurniawan, menyampaikan bahwa PPL tersebut merupakan bagian dari komitmen cabang untuk terus menjaga dan meningkatkan kompetensi profesional anggota di tengah dinamika regulasi perpajakan yang terus berkembang.

“Kegiatan PPL ini kami selenggarakan sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi anggota, sekaligus memperdalam pemahaman teknis terkait pengisian dan pelaporan SPT Tahunan, baik Orang Pribadi maupun Badan,” ujar Edi, Selasa (10/2/2026).

Ia menjelaskan, PPL kali ini menghadirkan narasumber Yuki Diwinoto, yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai aspek teknis, kesalahan yang sering terjadi, serta pendekatan praktis dalam pengisian SPT Tahunan yang sesuai dengan ketentuan terbaru.

Menurut Edi, kehadiran narasumber yang berpengalaman sangat penting agar anggota tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam praktik pendampingan wajib pajak. “Kami ingin anggota IKPI Cabang Jambi benar-benar siap secara teknis dan profesional,” tegasnya.

Kegiatan PPL ini diikuti oleh 93 peserta, di mana 70 persen merupakan peserta umum dan sisanya anggota IKPI Cabang Jambi. Tingginya tingkat kehadiran tersebut, menurut Edi, mencerminkan kesadaran anggota akan pentingnya peningkatan kapasitas diri di bidang perpajakan.

Selain dibuka oleh Ketua Cabang, kegiatan ini juga dihadiri Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Sumatera Bagian Selatan, Nurlena, yang memberikan dukungan langsung terhadap pelaksanaan PPL di tingkat cabang.

Tidak hanya itu, Ketua Umum IKPI, Vaudy Starworld, dan Bendahara Umum Donny Rindorindo turut hadir dan menyampaikan keynote speech. Dalam arahannya, Ketua Umum menekankan pentingnya peran konsultan pajak dalam mendorong kepatuhan wajib pajak melalui pengisian dan pelaporan SPT yang benar, akurat, dan tepat waktu.

Edi berharap, melalui PPL ini, anggota IKPI Cabang Jambi tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis bagi wajib pajak dalam meningkatkan kepatuhan perpajakan. “Ujungnya bukan hanya kompetensi anggota yang meningkat, tetapi juga kualitas kepatuhan pajak masyarakat secara keseluruhan,” pungkasnya. (bl)

Di Seminar Cabang Jambi, Ketum IKPI Gaungkan “Compliance by Design” Serta Perkuat Etika dan Standar Profesi

IKPI, Jambi: Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Vaudy Starworld menegaskan bahwa kepatuhan pajak saat ini tidak lagi cukup dimaknai sebagai upaya menghindari denda atau sanksi. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam Seminar PPL Pengcab Jambi, Senin, (9/2/2026).

Menurut Vaudy, kepatuhan pajak modern berkaitan erat dengan reputasi korporasi, keberlanjutan usaha, serta hubungan jangka panjang dengan otoritas pajak. Oleh karena itu, IKPI mendorong perubahan cara pandang dari compliance by fear menuju compliance by design.

“Compliance by design berarti kepatuhan dibangun sejak awal melalui sistem, proses, dan tata kelola perusahaan, bukan karena takut diperiksa atau dikenai sanksi,” ujar Vaudy.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan compliance by fear justru menempatkan wajib pajak pada posisi reaktif, di mana risiko baru ditangani setelah terlambat dan potensi masalah sudah muncul.

Dalam kerangka tersebut, Vaudy menekankan pentingnya kode etik dan standar profesi sebagai fondasi kepercayaan publik terhadap profesi konsultan pajak yang disebutnya sebagai profession of trust.

“Kepercayaan tidak lahir dari keahlian saja, tetapi dari integritas, independensi, dan profesionalisme yang dijaga secara konsisten,” katanya.

Kode etik dan standar profesi, lanjut Vaudy, berfungsi sebagai garis batas yang melindungi tiga pihak sekaligus, yakni klien, negara, dan konsultan pajak itu sendiri.

Selain isu kepatuhan, IKPI juga memaparkan komitmen nyata dalam pemberdayaan UMKM melalui webinar gratis setiap Kamis, pembukaan gedung IKPI di kawasan Fatmawati sebagai pusat konsultasi, serta ajakan kepada anggota untuk membuka kantor mereka sebagai tempat konsultasi berbasis sistem janji.

Melalui rencana training of trainers (TOT) bekerja sama dengan Pusdiklat Pajak, IKPI menegaskan bahwa organisasi tidak hanya berfokus pada pengembangan kelembagaan, tetapi juga membuka peluang konkret bagi anggota untuk berkembang dan memperoleh klien. (bl)

Coretax Disebut Game Changer, IKPI Dorong Perubahan Paradigma Kepatuhan

IKPI, Jambi: Peralihan sistem administrasi perpajakan melalui Coretax dinilai akan menjadi titik balik besar dalam praktik kepatuhan pajak di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Vaudy Starworld dalam Seminar PPL Pengcab Jambi, Senin, (9/2/2026).

Menurut Vaudy, Coretax bukan sekadar pembaruan teknologi informasi, melainkan perubahan paradigma mendasar dalam cara negara dan wajib pajak memandang kepatuhan. Sistem ini mendorong pergeseran dari pelaporan manual menuju kepatuhan berbasis data.

“Coretax adalah game changer. Kita bergerak dari self-reporting manual ke data-driven compliance, serta dari koreksi setelah pemeriksaan ke pencegahan risiko sejak pelaporan,” tegas Vaudy.

Ia menyebutkan bahwa tahun pelaporan SPT PPh Badan 2025 akan menjadi ujian awal kesiapan wajib pajak dan konsultan pajak dalam mengadopsi sistem baru tersebut secara optimal.

Dalam kondisi ini, peran konsultan pajak dinilai semakin strategis karena dituntut memahami alur data, mitigasi risiko, dan kepatuhan sejak tahap perencanaan, bukan sekadar penyelesaian masalah setelah timbul sengketa.

Vaudy juga mengingatkan bahwa kegagalan beradaptasi dengan Coretax dapat berdampak langsung pada kualitas kepatuhan dan hubungan jangka panjang wajib pajak dengan otoritas pajak.

Melalui seminar PPL, IKPI mendorong seluruh anggota untuk tidak menunggu penerapan penuh Coretax, melainkan mulai membangun kesiapan dari sisi sistem, proses, dan sumber daya manusia.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya IKPI memastikan bahwa transformasi digital perpajakan dapat diikuti secara seimbang antara regulasi, teknologi, dan kompetensi profesi.

Dengan kehadiran lebih dari seratus peserta, seminar ini mencerminkan meningkatnya kesadaran bahwa Coretax bukan sekadar isu teknis, melainkan agenda strategis nasional. (bl)

Ketua Umum IKPI Berdialog dengan Anggota Cabang Jambi, Soroti Publikasi Kegiatan Pengda-Pengcab

IKPI, Jambi: Dialog antara Ketua Umum IKPI Vaudy Starworld dengan pengurus dan anggota IKPI Cabang Jambi, Senin (9/2/2026), menyoroti pentingnya publikasi setiap kegiatan Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh anggota dan masyarakat.

Dalam dialog tersebut, Vaudy menilai banyak kegiatan berkualitas di tingkat daerah yang belum terdokumentasi dan dipublikasikan secara optimal.

Ia menekankan bahwa setiap kegiatan Pengda dan Pengcab memiliki nilai strategis bagi organisasi dan perlu disampaikan secara luas melalui website IKPI.

“Setiap kegiatan itu penting. Jangan berhenti di ruang acara saja, tetapi harus sampai ke publik,” tegas Vaudy.

Menurutnya, publikasi kegiatan merupakan bagian dari upaya membangun citra profesional dan kredibilitas IKPI sebagai organisasi profesi nasional.

Untuk memudahkan proses publikasi, Vaudy menyampaikan bahwa pengurus dan anggota dapat menginformasikan kegiatan kepada jurnalis internal IKPI untuk ditindaklanjuti.

Ia menyebutkan, kegiatan Pengda dan Pengcab dapat diinformasikan kepada jurnalis internal IKPI, agar dapat dipublikasikan secara resmi dan profesional.

Vaudy berharap, publikasi yang konsisten akan memperkuat komunikasi internal sekaligus menjadi sarana berbagi praktik baik antar daerah.

Dialog ini pun mendorong IKPI Cabang Jambi untuk lebih aktif menyampaikan informasi kegiatan kepada Pengurus Pusat. (bl)

Dialog Ketua Umum IKPI–Anggota Cabang Jambi Tekankan Pentingnya Budaya Menulis Konsultan Pajak

IKPI, Jambi: Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), Vaudy Starworld, berdialog langsung dengan pengurus dan anggota IKPI Cabang Jambi, Senin (9/2/2026), untuk mendorong tumbuhnya budaya menulis di kalangan konsultan pajak sebagai kontribusi intelektual bagi organisasi dan publik.

Dialog tersebut menjadi ruang diskusi strategis antara Pengurus Pusat dan anggota daerah, khususnya membahas peran konsultan pajak dalam memperkaya diskursus kebijakan perpajakan melalui karya tulis.

Dalam dialog itu, Vaudy menegaskan bahwa website IKPI harus menjadi wadah utama bagi anggota untuk menuangkan gagasan, analisis, dan pengalaman praktik perpajakan.

Menurutnya, aktivitas menulis merupakan bentuk tanggung jawab moral profesi konsultan pajak untuk ikut mencerdaskan publik dan memperkuat sistem perpajakan nasional.

“Menulis bukan hanya soal eksistensi pribadi, tetapi kontribusi pemikiran bagi organisasi dan negara,” ujar Vaudy.

Ia menjelaskan, menulis memberikan manfaat langsung bagi anggota, mulai dari penguatan personal branding, peningkatan kapasitas analitis, hingga pengakuan profesional di mata publik.

Dari sisi organisasi, tulisan anggota akan memperkaya konten keilmuan IKPI serta memperkuat posisi IKPI sebagai asosiasi profesi yang aktif dan berwawasan.

Vaudy pun mengajak pengurus cabang untuk aktif mendorong dan memfasilitasi anggotanya agar berani menulis dan mempublikasikan gagasannya melalui kanal resmi IKPI. (bl)

Ketum Vaudy Starworld Apresiasi Pelaksanaan PPL IKPI Jambi, 70 Persen Peserta Umum

IKPI, Jambi: Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Vaudy Starworld, mengapresiasi pelaksanaan Seminar Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) yang diselenggarakan Pengurus IKPI Cabang Jambi pada Senin, (9/2/2026) dengan partisipasi peserta yang didominasi kalangan umum.

Dari total 93 peserta yang hadir, sebanyak 70 persen merupakan peserta umum, sementara sisanya berasal dari anggota IKPI. Komposisi tersebut dinilai mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap edukasi dan literasi perpajakan.

“Pelaksanaan PPL hari ini berjalan baik dan partisipasi peserta sangat menggembirakan. Fakta bahwa mayoritas peserta berasal dari umum menunjukkan bahwa pemahaman pajak semakin dibutuhkan oleh masyarakat luas,” ujar Vaudy dalam sambutannya.

Vaudy menilai keterlibatan peserta non-anggota sebagai capaian penting karena menegaskan peran IKPI tidak hanya sebagai organisasi profesi internal, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung kepatuhan pajak nasional.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pengurus Daerah IKPI Sumbagsel di bawah kepemimpinan Nurlena, serta Pengurus Cabang Jambi yang diketuai Edi Kurniawan, atas kesiapan panitia dan kelancaran penyelenggaraan kegiatan.

Menurutnya, kegiatan PPL yang terbuka bagi peserta umum menjadi ruang edukasi sekaligus dialog antara konsultan pajak dan wajib pajak, terutama dalam memahami perubahan sistem administrasi perpajakan melalui Coretax.

“Ketika masyarakat datang untuk belajar pajak, di situlah peran IKPI menjadi nyata—menjembatani kebijakan dengan pemahaman yang benar,” kata Vaudy.

Selain memperkuat kompetensi anggota, Vaudy menegaskan bahwa PPL juga merupakan sarana membangun kepercayaan publik terhadap profesi konsultan pajak yang menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme.

Melalui pelaksanaan PPL Pengcab Jambi ini, IKPI kembali menegaskan komitmennya menghadirkan edukasi perpajakan yang inklusif, relevan, dan berkelanjutan di daerah. (bl)

IKPI Cabang Jambi menerima Taxpayers’ Charter (Piagam Wajib Pajak) dari DJP

IKPI Cabang Jambi menerima Taxpayers’ Charter (Piagam Wajib Pajak) pada tanggal 12 Agustus 2025 yang bertempat di Aula KPP Pratama Jambi Telanaipura. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala Kanwil DJP Sumatera Barat dan Jambi, Bapak Arif Mahmudin kepada Edi Kurniawan selaku Ketua IKPI Cabang Jambi dengan didampingi oleh Bapak Subandiyono (Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jambi Pelayangan), Bapak Edi Sihar Tambunan (Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jambi Telanaipura), Ibu Nurlena (Ketua IKPI Pengda Sumbagsel), dan mayoritas anggota IKPI Cabang Jambi.

Piagam Wajib Pajak ini diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada seluruh anggota IKPI Cabang Jambi sebagai mitra strategis Direktorat Jendral Pajak khususnya wilayah Jambi, baik dalam memberikan edukasi tentang peraturan2 perpajakan terkini melalui seminar2 perpajakan yang diselenggarakan oleh Rekan-Rekan seluruh anggota IKPI Cabang Jambi, maupun pendampingan wajib pajak dalam melaksanakan hak dan pemenuhan kewajiban para Wajib Pajak.

Ketua Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Jambi, Edi Kurniawan, menegaskan bahwa Konsultan Pajak yang tergabung dalam IKPI merupakan Konsultan Pajak yang memiliki sertifikasi atas kompetensi yang dimiliki. Seluruh Anggota IKPI Cabang Jambi juga diawasi secara internal, oleh khususnya Bagian Departemen Kode Etik & Standar Profesi Anggota serta diawasi eksternal oleh Direktorat Jendral Pengawasan & Pembinaan Profesi Keuangan dibawah naungan Kementerian Keuanagan.

“Konsultan pajak IKPI terus mengasah kompetensi melalui Pengembangan Profesional Berkelanjutan (PPL) yang diselenggarakan oleh baik Asosiasi IKPI Pusat maupun Cabang,” ujar Edi, Rabu (12/8/2025).

Menurutnya, keberadaan Konsultan pajak bersertifikat memiliki peran yang sangat penting untuk membantu para Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan pemenuhan kewajiban sesuai ketentuan perundang-undangan perpajakan yang berlaku sehingga Para Wajib Pajak dapat terhindar dari sanksi administrasi ataupun masalah hukum dikemudian hari. Dalam upaya tersebut, IKPI Cabang Jambi rutin mengadakan seminar perpajakan yang terbuka untuk anggota maupun masyarakat umum, dengan tujuan utama meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pajak secara sukarela.

Pernyataan ini disampaikannya dalam pertemuan antara IKPI dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) di Jambi, Selasa (12/8/2025). Acara tersebut dihadiri Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Nurlena, Bendahara Pengda Sumbagsel Lita, jajaran pengurus IKPI Cabang Jambi termasuk Sekretaris Willy dan Bendahara Jeffry Wiradinata.

Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara konsultan pajak dan otoritas pajak dalam menigkatkan penerimaan negara bagi nusa dan bangsa.

 

 

 

Rangkaian HUT ke-60: IKPI Jambi Kumpulkan100 Pendonor dan Bagikan Sembako Gratis

IKPI, Jambi: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Jambi tengah mempersiapkan rangkaian kegiatan sosial dan edukatif yang akan digelar pada Agustus 2025. Ketua IKPI Cabang Jambi, Edi Kurniawan, menyampaikan bahwa dua agenda utama yang akan digelar adalah seminar perpajakan pada 12 Agustus dan aksi donor darah pada 24 Agustus 2025.

“Kegiatan donor darah akan dilaksanakan oleh Pengcab IKPI Jambi dengan target 100 peserta. Kami sudah berkoordinasi dengan PMI Kota Jambi dan mulai membuka link pendaftaran bagi peserta,” ujar Edi, Jumat (18/7/2025).

(Foto: DOK. IKPI Cabang Jambi)

Sebagai bentuk apresiasi, IKPI Jambi juga menyiapkan 100 paket sembako gratis bagi para pendonor yang berhasil menyumbangkan darahnya.

Kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dari Kepala KPP Pratama Jambi Telanaipura, Edi Sihar Tambunan. Ia bahkan menyampaikan dukungannya secara langsung, mengingat dirinya juga aktif sebagai pendonor darah.

“Beberapa minggu sebelumnya, pegawai KPP Pratama Telanaipura juga telah mengadakan kegiatan serupa secara internal,” kata Kepala KPP saat bertemu dengan jajaran pengurus IKPI Jambi di kantornya, Kamis (17/7/2025).

(Foto: DOK. IKPI Cabang Jambi)

Lebih lanjut Edi menegaskan bahwa untuk lokasi kegiatan donor darah akan diputuskan oleh Pengcab Jambi dalam waktu dekat.

Kepala KPP Jambi Telanaipura menyampaikan Aula KPP Pratama Jambi Telanaipura dapat menjadi opsi dikarenakan ruangan yang memadai namun harus berkoordinasi dengan Kasubag umum terlebih dahulu. Semangat kolaboratif antara IKPI Jambi dan PMI Kota Jambi diyakini akan mendorong suksesnya kegiatan kemanusiaan tersebut.

“Selain berkontribusi dalam edukasi perpajakan, kami juga ingin hadir dan memberi manfaat langsung ke masyarakat,” kata Edi. (bl)

Peserta Meningkat, Pelatihan Brevet Perpajakan IKPI Cabang Jambi Diminati Wajib Pajak

IKPI, Jambi: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Jambi kembali menggelar Pelatihan Brevet Perpajakan A & B secara offline, yang digelar di KKP Nurlena, Charles, & Rekan dimulai hari Sabtu tanggal 17 Mei 2025. Pelatihan ini berlangsung setiap hari Sabtu (weekend) sekitar 3 bulan yang terdiri dari 30 sesi pertemuan. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan dari pengurus IKPI Cabang Jambi.

Tahun ini, jumlah peserta tercatat meningkat menjadi 20 orang dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menandakan tingginya minat masyarakat Jambi terhadap edukasi perpajakan.

Ketua IKPI Cabang Jambi, Edi Kurniawan menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia usaha dalam memahami dan menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan regulasi perpajakan terbaru, terutama pasca-implementasi sistem Coretax oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sejak 1 Januari 2025.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Jambi)

“Peserta tahun ini berasal dari sektor-sektor strategis seperti pertambangan batu bara, rumah sakit, perdagangan, jasa, pelayaran, hingga koperasi. Ini menunjukkan bahwa kesadaran terhadap pentingnya pemahaman pajak semakin meluas di kalangan pelaku usaha,” ujar Edi, Senin (2/6/2025).

Dkkatakannya, materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting dalam sistem perpajakan Indonesia, seperti Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi dan Badan, PPh Potput (Pasal 4 ayat 2, Pasal 15, 22, 23/unifikasi), PPN, PPh Pasal 21/26, hingga pajak atas properti seperti PBB-P3, BPHTB, dan Bea Materai.

Pelatihan ini didukung oleh para pengajar berpengalaman yang mayoritas merupakan Konsultan Pajak berizin dari Kementerian Keuangan dan anggota resmi IKPI. Dengan pendekatan praktis dan berbasis regulasi terbaru, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kepatuhan pajak yang lebih tinggi di kalangan wajib pajak.

“Harapan kami, kegiatan ini menjadi wadah edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di Kota Jambi, agar semakin memahami hak dan kewajiban perpajakan dengan benar,” ujarnya. (bl)

id_ID