IKPI, Medan: Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Vaudy Starworld menegaskan posisi organisasi profesi konsultan pajak semakin strategis melalui penguatan kemitraan dengan tiga pilar negara, yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Menurutnya, keterlibatan IKPI dalam berbagai forum strategis menjadi nilai tambah bagi organisasi sekaligus memperkuat kontribusi dalam pengembangan sistem perpajakan nasional.
Hal itu disampaikan Vaudy saat Seminar IKPI Pengurus Daerah Sumatera Bagian Utara di Medan, Selasa (21/7/2026).
Vaudy mengatakan, dari sisi kelembagaan, IKPI kini semakin dipercaya untuk terlibat dalam berbagai pembahasan yang berkaitan dengan kebijakan perpajakan bersama lembaga negara. Menurutnya, organisasi telah membangun komunikasi dengan lembaga legislatif, yudikatif, maupun pemerintah.
“IKPI dipandang dari dua sisi. Dari sisi organisasi, IKPI sudah dipandang oleh legislatif, yudikatif, dan eksekutif. Itu menjadi nilai tambah bagi IKPI,” ujar Vaudy.
Ia menjelaskan, penguatan hubungan dengan ketiga pilar negara tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi agar aspirasi profesi konsultan pajak dapat tersampaikan dalam penyusunan maupun penyempurnaan berbagai kebijakan perpajakan.
Dalam paparannya, Vaudy juga menunjukkan sejumlah keterlibatan IKPI, mulai dari pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengadilan Pajak bersama Mahkamah Agung, pembahasan berbagai isu perpajakan di DPR, hingga komunikasi dengan pemerintah seperti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Direktorat Jenderal Pajak terkait kebijakan perpajakan.
Selain memperkuat posisi organisasi, Vaudy mengatakan IKPI juga terus berfokus meningkatkan kualitas anggotanya. Melalui strategi lima pilar pengembangan anggota, IKPI memperluas kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, lembaga profesi, serta dunia usaha guna membuka lebih banyak peluang peningkatan kompetensi dan pengembangan karier bagi para konsultan pajak.
Menurutnya, penguatan organisasi dan peningkatan kompetensi anggota harus berjalan beriringan agar IKPI semakin mampu memberikan kontribusi bagi dunia perpajakan Indonesia.
“Kita tidak hanya membangun organisasi, tetapi juga memajukan anggotanya melalui berbagai kerja sama dengan banyak pihak,” kata Vaudy. (bl)
