Kurban Perdana IKPI Jadi Refleksi Nilai Kemanusiaan di Tengah Dinamika Profesi

IKPI, Jakarta: Di tengah aktivitas profesi yang identik dengan regulasi, angka, dan kepatuhan, Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) menghadirkan nuansa berbeda dalam perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Untuk pertama kalinya, IKPI menggelar pemotongan hewan kurban bersama di kantor pusat organisasi di Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2026).

Pada kegiatan tersebut, IKPI menyembelih satu ekor sapi berbobot sekitar 450 kilogram serta enam hewan kurban lainnya berupa empat domba dan dua kambing. Sapi kurban berasal dari Pengurus Pusat IKPI, sedangkan kambing dan domba merupakan partisipasi anggota dan pengurus IKPI.

Ketua Umum IKPI Vaudy Starworld mengatakan pelaksanaan kurban perdana ini menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial dan semangat berbagi di lingkungan organisasi.

(Foto: Departemen Humas PP-IKPI/Bayu Legianto)

“Iduladha mengajarkan nilai keikhlasan dan kepedulian kepada sesama. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan manfaat sosial bagi masyarakat,” ujar Vaudy.

Menurutnya, organisasi profesi juga perlu hadir melalui kegiatan sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Sementara itu, Ketua Departemen Advokasi dan Bantuan Hukum IKPI Andreas Budiman menilai momentum kurban menjadi pengingat penting bahwa nilai kemanusiaan harus tetap dijaga di tengah dinamika profesi yang semakin kompleks.

“Profesi konsultan pajak sering dipandang lekat dengan dunia bisnis dan urusan administratif. Padahal, di balik itu semua ada nilai empati, kepedulian, dan tanggung jawab sosial yang juga harus terus dirawat,” ujar Andreas.

Menurutnya, semangat berkurban tidak hanya berbicara soal ibadah, tetapi juga tentang kesediaan berbagi dan menghadirkan manfaat bagi orang lain. Ia menilai kegiatan sosial seperti ini penting untuk menjaga keseimbangan antara profesionalisme dan kepedulian sosial.

“Jangan sampai kesibukan profesi membuat kita kehilangan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Momentum Iduladha mengingatkan bahwa keberadaan organisasi juga harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Proses penyembelihan hewan kurban dilakukan secara gotong royong oleh pengurus dan anggota IKPI sejak pagi hari. Setelah proses pemotongan dan pengemasan selesai, daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat di sekitar kantor pusat IKPI dan pihak-pihak yang membutuhkan.

Andreas berharap kegiatan kurban perdana tersebut dapat menjadi awal dari semakin banyaknya kegiatan sosial yang dilakukan IKPI pada masa mendatang.

“Kami ingin IKPI tidak hanya dikenal melalui aktivitas profesinya, tetapi juga melalui kontribusi sosial dan nilai kemanusiaan yang dibangun bersama,” tuturnya. (bl)

id_ID