IKPI, Jakarta: Ketua Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Jakarta Pusat, Suryani, menilai tema Halal Bihalal Nasional IKPI 2026, “Satu Hati dalam Silaturahmi, Satu Langkah dalam Kolaborasi”, memiliki makna yang sangat mendalam dalam kehidupan berorganisasi maupun profesional. Hal tersebut disampaikannya pada Minggu (12/4/2026).
Menurut Suryani, tema tersebut mengandung pesan penting agar setiap anggota IKPI mampu menjaga hati dan sikap dalam berinteraksi, khususnya dengan menghindari prasangka buruk dan rasa iri terhadap sesama.

“Tema ini mengingatkan kita bahwa dalam kehidupan, kita tidak boleh berburuk sangka maupun memiliki rasa iri hati terhadap orang lain. Justru kita harus saling mendukung dan berkolaborasi, terutama sesama anggota IKPI,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa semangat silaturahmi tidak hanya berhenti pada pertemuan seremonial, tetapi harus menjadi fondasi dalam membangun hubungan yang sehat dan produktif di dalam organisasi.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat hanya dapat terwujud apabila setiap anggota memiliki hati yang bersih dan saling percaya satu sama lain. Hal tersebut menjadi kunci dalam menghadapi tantangan profesi konsultan pajak yang semakin kompleks.
Suryani juga mengaku merasa bahagia dapat kembali bertemu dengan sesama anggota IKPI dalam momentum Halal Bihalal tahun ini. Ia menyebut momen tersebut sebagai ajang mempererat hubungan yang selama ini terjalin.

“Saya sangat bahagia pada momen ini dapat bertemu dengan anggota IKPI lainnya, termasuk dengan Pak Teddy selaku mantan Ketua IKPI Cabang Jakarta Barat,” ungkapnya.
Ia berharap, pertemuan yang terjalin dalam suasana Idulfitri ini dapat semakin memperkuat rasa persaudaraan antaranggota lintas cabang, khususnya di wilayah DKI Jakarta.
Lebih lanjut, Suryani menilai bahwa kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan seperti ini akan memberikan dampak positif terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan.
Dengan semangat silaturahmi dan kolaborasi yang terus dijaga, ia optimistis IKPI dapat semakin solid dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam dunia perpajakan di Indonesia. (bl)
