Vaudy Akan Libatkan Pengda & Cabang IKPI Perkuat Kemitraan dengan Kanwil-KPP DJP

IKPI, Jakarta: Calon Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) periode 2024-2029 Vaudy Starworld, menyatakan akan memperkuat hubungan kemitraan dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) hingga ke tingkat Kantor Wilayah DJP dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) khususnya di luar wilayah Jabodetabek.

“Pendekatan dan penguatan hubungan akan terus kami tingkatkan, dan nantinya akan selalu melibatkan cabang IKPI setempat dalam menjalin komunikasi maupun kerja sama lainnya,” kata Vaudy, Kamis (20/6.2024).

Dia menyebutkan bahwa selama ini DJP merupakan mitra strategis dari IKPI, ini bisa dibuktikan dengan penandatanganan MoU yang telah dilakukan kedua belah pihak. MoU ini merupakan wujud dukungan IKPI kepada pemerintah khususnya DJP dalam melaksanakan tugasnya sebagai instansi yang menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Dalam pelaksanaannya hubungan IKPI dengan DJP sudah baik hal ini dapat dilihat dari kegiatan-kegiatan bersama yang diadakannya. Namun umumnya ini terjadi di Jakarta saja sedangkan Pengda atau Pengcab IKPI di luar Jakarta dan Banten kurang merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Vaudy berjanji, apabila terpilih pada Kongres XII IKPI nanti, dia bersama wakilnya Jetty akan berkunjung ke Kanwil DJP bahkan ke Kantor Pelayanan Pajak di seluruh Indonesia dengan menyertakan Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang IKPI setempat.

“Hal ini untuk menunjukkan kemitraan IKPI bukan hanya dengan Kantor Pusat DJP namun sampai ke Kanwil maupun KPP,” katanya.

Menurutnya, Calon Wakil Ketua Umum Jetty merupakan pensiunan pegawai DJP akan mengambil peran untuk komunikasi tersebut. “Beliau selain hadir pada acara Pengda/Pengcab juga akan bersama Pengda/Pengcab mengunjungi Kanwil/KPP setempat. Tujuannya kemitraan IKPI dan DJP sampai provinsi dan kota/kabupaten,” ujarnya.

Dia menegaskan, kedepan peran wakil ketua umum bukan hanya menghadiri acara seremonial saja tetapi membawa IKPI lebih dekat dengan stakeholder. Dengan demikian, hal ini bukan hanya akan dirasakan manfaatnya oleh pengurus tetapi juga anggota. (bl)

 

 

Optimalisasi Kerja Pengurus, Ruston-Lisa Modernisasi Manajemen IKPI

IKPI, Jakarta: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) merupakan asosiasi konsultan pajak terbesar dan tertua di Indonesia. Dengan beranggotakan hampir 7.000 yang tersebar di 42 cabang seluruh Indonesia, asosiasi ini semakin menunjukan eksistensi serta dukungannya terhadap dunia perpajakan khususnya di Indonesia.

Berbagai peran penting telah ditunjukkan IKPI melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan baik itu untuk masyarakat Wajib Pajak maupun dunia usaha, bahkan pemerintah juga sering kali melibatkan IKPI dalam setiap pengambilan kebijakan yang menyangkut peraturan perpajakan.

Dengan semakin pentingnya peranan IKPI di dunia perpajakan, tentunya dibutuhkan manajemen yang baik dalam mengelola asosiasi tersebut. Tentunya tata kelola yang baik harus dimulai dari dalam, yang artinya perubahan pada pengaturan di kepengurusan pusat IKPI.

Calon Ketua IKPI periode 2024-2029 Ruston Tambunan menyatakan. Untuk menghasilkan manajemen asosiasi yang baik, Pengurus Pusat sedang dan terus melakukan proses modernisasi sistem administrasi, akuntansi dan keuangan kantor pusat IKPI.

“Kami sedang melakukan proses rekrutmen Direktur Eksekutif untuk mengelola manajemen di kantor pusat IKPI. Artinya, kedepan seluruh tanggung jawab operasional dan pengelolaan administrasi dibebankan kepada pejabat tersebut,” kata Ruston yang juga sebagai incumbent Ketum IKPI hingga 2024 ini.

Saat ini, sudah ada tiga nama calon yang akan menduduki posisi Direktur Eksekutif IKPI dan sedang menjalani proses seleksi akhir. Ditargetkan sebelum Kongres XII di Nusa Dua, Bali atau tepatnya pada Agustus 2024, posisi tersebut sudah terisi dan langsung bekerja sesuai tugasnya.

Secara spesifik, program yang akan dilaksanakan oleh Paslon No.2 Ruston – Lisa  dalam mencapai salah satu misinya yakni melakukan modernisasi administrasi, akuntansi dan keuangan untuk peningkatan tata kelola organisasi IKPI yang lebih baik adalah sebagai berikut:

1.Meningkatkan kapasitas kesekretariatan yang lebih profesional dan akuntabel dalam upaya peningkatan pelayanan kepada Anggota

2.Merekrut dan memberdayakan Direktur Eksekutif untuk menjalankan program-program IKPI dengan arahan Pengurus Harian

3.Melakukan modernisasi administrasi, pencatatan dan pelaporan keuangan dengan mengimplementasikan software akuntansi secara optimal di Pusat dan Cabang-cabang IKPI seluruh Indonesia

4.Menyajikan laporan cash flow bulanan dan tahunan dengan akurat dan konsisten

5.Mereview kebijakan keringanan iuran bagi anggota dengan kriteria tertentu

6.Mengimplementasikan perkembangan teknologi informasi untuk mengoptimalkan penggunaan IKPI Smart sebagai penunjang pelayanan untuk anggota dan pengurus IKPI (bl)

id_ID