Tiket Pesawat Bebas PPN Selama Libur Sekolah dan Nataru, Pemerintah Siapkan Rp 1,19 Triliun

IKPI, Jakarta: Pemerintah kembali menggelontorkan insentif bagi sektor transportasi udara dengan menanggung penuh Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tiket pesawat domestik kelas ekonomi pada dua periode libur besar, yakni libur sekolah 2026 dan Natal 2026-Tahun Baru 2027.

Total anggaran yang disiapkan untuk program tersebut mencapai Rp 1,19 triliun.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) tersebut merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus meningkatkan mobilitas selama masa liburan.

Untuk periode libur sekolah, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 472,7 miliar.

Dana tersebut digunakan untuk menanggung 100% PPN tiket pesawat domestik berjadwal kelas ekonomi dengan target penerima manfaat sekitar 2,3 juta penumpang.

“Subsidi untuk PPN DTP 100% untuk tiket pesawat domestik berjadwal kelas ekonomi dengan anggaran yang disiapkan adalah sebesar 472,7 miliar untuk target 2,3 juta penumpang,” ujar Dudy dalam Konferensi Pers di Jakarta, dikutip Selasa (23/6).

Selain itu, pemerintah juga kembali memberikan fasilitas serupa pada periode Natal dan Tahun Baru 2026/2027. Pada momentum tersebut, anggaran yang disiapkan mencapai Rp 722 miliar dengan sasaran sekitar 3,7 juta penumpang.

Dengan demikian, total dana yang digelontorkan pemerintah untuk subsidi PPN tiket pesawat domestik kelas ekonomi pada kedua periode tersebut mencapai sekitar Rp 1,19 triliun.

Selain subsidi tiket pesawat, pemerintah juga menyiapkan sejumlah insentif transportasi lainnya, antara lain diskon tiket kereta api sebesar 30%, potongan tarif kapal Pelni sebesar 30%, serta pembebasan tarif jasa kepelabuhanan yang dikelola oleh PT ASDP Indonesia Ferry.

Secara keseluruhan, pemerintah menganggarkan Rp 1,54 triliun untuk berbagai program insentif dan diskon transportasi selama libur sekolah 2026 serta periode Natal dan Tahun Baru 2026/2027.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjangkau jutaan pengguna jasa transportasi di seluruh Indonesia. (ds)

id_ID