IKPI, Jakarta: Sebanyak 190 tim dari SMA dan SMK di berbagai daerah di Indonesia mengikuti babak penyisihan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Akuntansi dan Perpajakan Nasional yang diselenggarakan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), Rabu (15/7/2026). Saat membuka kompetisi tersebut, Ketua Umum IKPI Vaudy Starworld menegaskan bahwa pajak merupakan wujud gotong royong anak bangsa sehingga pemahaman mengenai perpajakan perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda.
Vaudy mengatakan, LCC Akuntansi dan Perpajakan Nasional merupakan salah satu bentuk komitmen IKPI sebagai asosiasi konsultan pajak terbesar dan tertua di Indonesia dalam meningkatkan literasi perpajakan masyarakat. Melalui kompetisi ini, para pelajar tidak hanya diajak memahami konsep dan regulasi akuntansi dan perpajakan, tetapi juga menyadari bahwa pajak menjadi instrumen penting untuk mendukung pembangunan nasional.
Menurutnya, setiap warga negara memiliki peran dalam pembangunan melalui kepatuhan membayar pajak. Karena itu, membangun kesadaran perpajakan sejak di bangku sekolah diharapkan dapat melahirkan generasi yang memahami pentingnya berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
“IKPI sebagai asosiasi konsultan pajak ya g memiliki lebih dari 8.000 anggota berkomitmen meningkatkan literasi perpajakan masyarakat sejak dini,” ujar Vaudy saat membuka penyisihan LCC Akuntansi dan Perpajakan Nasional SMA/SMK.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan LCC Akuntansi dan Perpajakan tingkat SMA/SMK merupakan yang pertama kali digelar IKPI. Ke depan, kompetisi tersebut akan menjadi agenda rutin. Tahun ini juga IKPI menggelar lomba yang sama tetapi untuk tingkat perguruan tinggi. Harapanhya, para peserta dapat terus mengasah pengetahuan akuntansi dan perpajakan.
“Kami berharap adik-adik yang saat ini mengikuti lomba, tahun depan dapat kembali berkompetisi untuk mewakili kampusnya. Dengan begitu, semangat belajar akuntasi dan perpajakan akan terus tumbuh di setiap jenjang pendidikan,” katanya.
Selain mengasah kemampuan akademik, Vaudy mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, integritas, dan semangat kebersamaan selama mengikuti perlombaan.
“Juara akan dikenang melalui prestasinya, tetapi karakter yang baik akan dikenang lebih lama. Karena itu, mari tunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi integritas dan semangat untuk terus maju,” tuturnya.
Vaudy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, kepala sekolah, dan guru pendamping yang telah mendukung pelaksanaan LCC Akuntansi dan Perpajakan Nasional sejak proses pendaftaran hingga babak penyisihan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan memiliki kesadaran bahwa pajak merupakan bentuk gotong royong seluruh anak bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju. (bl)
