Sambut HUT Ke-61 IKPI, Komunitas Rider Bali Jelajahi Sidemen hingga Bukit Jambul

IKPI, Jakarta: Komunitas Rider Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Bali memeriahkan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 IKPI dengan menggelar touring menyusuri keindahan alam Bali Timur, Minggu (26/7/2026). Selain menjadi ajang mempererat persaudaraan antaranggota, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang berbagi pengetahuan mengenai perkembangan regulasi perpajakan.

Touring diawali dengan doa bersama yang dipimpin Ketua Rider IKPI Bali, Agus Dedy Kesuma, di Lapangan Lumintang, Denpasar. Tepat pukul 08.20 Wita, rombongan kemudian memulai perjalanan melalui Jalan Ida Bagus Mantra menuju Desa Sidemen, Kabupaten Karangasem, dilanjutkan ke kawasan Telaga Waja yang menjadi titik awal rafting, menikmati panorama Bukit Jambul di Kabupaten Klungkung, hingga berakhir di Desa Tojan, Gianyar, untuk santap siang bersama.

(Foto: DOK. Konunitas Rider IKPI Bali)

Sebanyak 33 rider mengikuti touring yang dipimpin Made Suadnyana sebagai Tour Leader. Deru motor para konsultan pajak mewarnai perjalanan menikmati hamparan persawahan hijau Sidemen, jernihnya Sungai Telaga Waja, hingga kesejukan Bukit Jambul yang menjadi salah satu destinasi favorit di Bali Timur.

Made Suadnyana mengatakan, touring kali ini merupakan bagian dari semarak HUT ke-61 IKPI yang mengusung semangat “Bersatu dalam Kebersamaan”.

“Sebanyak 33 anggota ikut ambil bagian dalam touring hari ini. Kami menikmati hijaunya perbukitan dan persawahan Sidemen, beningnya Sungai Telaga Waja, hingga panorama Bukit Jambul sambil menikmati secangkir kopi. Kebersamaan inilah yang menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para rider IKPI Bali,” ujarnya.

(Foto: DOK. Konunitas Rider IKPI Bali)

Menurut Made, komunitas Rider IKPI Bali dibentuk sebagai wadah bagi anggota IKPI yang memiliki minat yang sama di dunia touring sekaligus sarana mempererat hubungan antarsesama konsultan pajak.

Ia menjelaskan, perjalanan menikmati alam Bali bukan sekadar rekreasi, melainkan juga menjadi ruang refleksi agar para konsultan pajak mampu menjaga keseimbangan antara tuntutan profesi, kehidupan sosial, dan ketenangan batin.

“Profesi konsultan pajak memiliki tantangan yang tidak ringan. Karena itu, kami juga perlu menjaga keseimbangan pikiran dan memperkuat hubungan sosial. Touring seperti ini menjadi ruang untuk mengembalikan harmoni di tengah kesibukan,” katanya.

Made menambahkan, filosofi Bali seperti Tri Hita Karana dan Tat Twam Asi menjadi inspirasi dalam setiap kegiatan komunitas Rider IKPI Bali.

“Konsep tersebut mengajarkan keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam. Hubungan yang kuat di luar pekerjaan akan berdampak positif terhadap koordinasi dan kerja sama profesional di antara anggota IKPI,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Rider IKPI Bali, Agus Dedy Kesuma, menegaskan bahwa touring tidak hanya menjadi ajang menikmati perjalanan, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan di lingkungan IKPI Bali.

“Touring ini bukan sekadar jalan-jalan, tetapi menjadi ajang mempererat persaudaraan antaranggota IKPI Bali. Kami juga saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam menghadapi tantangan profesi sebagai konsultan pajak,” katanya.

Menurut Agus, komunitas Rider IKPI Bali terbuka bagi seluruh anggota IKPI Bali yang memiliki hobi touring. Ke depan, komunitas ini diharapkan dapat rutin menggelar touring lintas daerah, bakti sosial, dan berbagai kegiatan kebersamaan lainnya sebagai bagian dari kontribusi positif IKPI kepada masyarakat.

Setelah menyelesaikan perjalanan, seluruh peserta berkumpul di kediaman Ngurah Adnya, salah seorang anggota Rider IKPI Bali. Di lokasi tersebut, mereka menikmati tradisi makan bersama megibung, yakni makan bersama dalam satu wadah yang menjadi warisan budaya masyarakat Bali.

Ngurah Adnya menjelaskan bahwa tradisi megibung memiliki makna kebersamaan, persaudaraan, dan kesetaraan.

“Dalam megibung tidak ada senior ataupun junior. Kita semua adalah keluarga besar IKPI Bali. Nilai inilah yang ingin terus kami pelihara dalam komunitas Rider IKPI Bali,” ujarnya.

Suasana kebersamaan tersebut juga dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai perkembangan regulasi perpajakan. Di sela-sela acara, para anggota membahas PMK Nomor 44 Tahun 2026, dengan penjelasan dari Ketua IKPI Pengda Bali Agus Ardika bersama Ketut Suastika, yang menjawab berbagai pertanyaan peserta terkait implementasi ketentuan tersebut.

Diskusi tersebut menegaskan bahwa kegiatan Rider IKPI Bali tidak hanya berorientasi pada rekreasi, tetapi juga menjadi wadah berbagi wawasan dan meningkatkan kompetensi profesional para konsultan pajak.

Touring kali ini diikuti oleh Dedy Kesuma, Made Suadnyana, Tommy, Agus Ardika, Turah Setiawan, Dewa Wie, Made Wastika, Ngurah Adnya (Legu), Putu Suwija Putra (Bobby), Abdoelah, Andi Wahyudi, Komang Setiawan, Komang Sukertiya, Dewa Made Partika, Eka Bimawan, Ketut Suez, Putra Prameswara, Ary, Agung Ambara, Yabes Hulu, Agus Darma, Wira W., Widhi Aksiana, Bandar, Dwi WP, Nyoman Artha, Adip, Gede Sukadana, Sakha Yudha, Ika Klaorina, Heri Sentanu, serta didampingi anggota keluarga, yaitu Novi (istri Dedy Kesuma), Desi (istri Ketut Suez), Yeyen (istri Nyoman Artha), dan Noviantari (istri Dwi WP).

Kegiatan ditutup dengan ucapan bersama, “Selamat Ulang Tahun IKPI ke-61, semoga semakin jaya,” yang disambut yel-yel “Rider IKPI Bali… Jaya! Jaya! Jaya!”.

Dengan slogan khas “Salam Tetep Mekenyem dalam Ikatan #Saudara Secangkir Kopi#”, Komunitas Rider IKPI Bali berharap kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dipelihara melalui kegiatan touring, bakti sosial, dan berbagai aktivitas positif lainnya, sehingga semakin memperkuat solidaritas anggota sekaligus menghadirkan citra positif IKPI di tengah masyarakat. (bl)

id_ID