Purbaya Klaim Reformasi Pajak dan Bea Cukai Sudah Tunjukkan Hasil

IKPI, Jakarta: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa reformasi di sektor fiskal, termasuk perpajakan dan kepabeanan, tengah berjalan cepat dan menunjukkan hasil konkret.

Purbaya menyebut perbaikan sistem perpajakan telah memberikan dampak signifikan terhadap penerimaan negara. Pada awal tahun ini, penerimaan pajak bahkan diklaim tumbuh hingga 20%, mencerminkan efektivitas langkah reformasi yang dilakukan pemerintah.

Tak hanya di sektor pajak, ia juga menyoroti pembenahan di bidang bea dan cukai yang disebut berjalan paralel dengan agenda reformasi fiskal secara keseluruhan.

“Reformasi yang kita perbaiki, reformasi betulan. Tiga bulan pertama itu pajak saya tumbuh 20%, nanti akan lebih. Bea Cukai juga ada reformasi, yang lain lanjut kita reformasi dengan cepat,” ujar Purbaya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (27/4).

Menurut Purbaya, reformasi ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. Dengan sistem fiskal yang lebih sehat dan kredibel, ruang bagi pertumbuhan ekonomi diyakini akan semakin terbuka.

Selain itu, ia menegaskan bahwa percepatan reformasi juga didukung oleh koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang kini semakin terintegrasi di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.

Peran Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam mengawal pelaksanaan program ekonomi juga disebut mempercepat eksekusi kebijakan di lapangan.

Purbaya menambahkan, reformasi yang dilakukan tidak bersifat kosmetik, melainkan menyasar perbaikan struktural yang diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap perekonomian Indonesia. (ds)

id_ID