IKPI, Bali: Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Vaudy Starworld menegaskan organisasi profesi tidak boleh hanya mengejar keunggulan intelektual, tetapi juga harus membangun kekuatan moral dan spiritual.
Hal itu disampaikan Vaudy saat membuka Perayaan Dharma Santhi Nasional IKPI 2026 dalam rangka Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di UC Silver Gold, Gianyar, Bali, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Vaudy, profesi konsultan pajak memiliki tanggung jawab besar karena berkaitan langsung dengan kepercayaan publik dan kepatuhan perpajakan.
Karena itu, ia menilai anggota IKPI tidak cukup hanya memiliki kemampuan teknis dan pemahaman regulasi perpajakan, tetapi juga harus menjunjung tinggi etika dan integritas.
“IKPI harus menjadi organisasi profesi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga luhur secara moral dan spiritual,” ujar Vaudy.
Ia mengatakan Hari Raya Nyepi menjadi momentum penting untuk melakukan introspeksi diri dan memperkuat nilai-nilai kehidupan yang seimbang.
Dalam sambutannya, Vaudy juga menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan sebagaimana filosofi Bali Tri Hita Karana.
Menurutnya, filosofi tersebut relevan diterapkan dalam membangun organisasi profesi yang sehat, solid, dan dipercaya masyarakat.
“Profesi yang kuat tidak hanya dibangun dengan kecerdasan, tetapi juga karakter,” katanya. (bl)
