IKPI, Jakarta: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) mewajibkan anggotanya membuat Surat Ikatan Tugas/Engagement letter (SIT/EL) dalam berpraktik. Hal ini sesuai dengan standar profesi yang telah diatur oleh asosiasi.
“Atau bahasa lainnya adalah perjanjian kerja dengan klien. Nah, sampai saat ini IKPI belum pernah memberikan contoh surat itu kepada anggota sehingga mereka mencari referensi surat sejenis untuk menjadi contoh, padahal Kontrak Kerja tersebut sangat diperlukan oleh Anggota IKPI,” kata Calon Ketua Umum IKPI periode 2024-2029 Vaudy Starworld, Minggu (30/6/2024) malam.
Vaudy menyayangkan keabaian IKPI dalam memperhatikan kebutuhan anggotanya. Pasalnya, surat tersebut sangat mereka butuhkan untuk ditujukan kepada kliennya.
Atas permasalahan itu, Vaudy berjanji jika dipercaya anggota untuk memimpin IKPI lima tahun kedepan, dirinya segera melakukan pembenahan-pembenahan yang bermuara kepada kebutuhan anggota.
“Kedepan, kami akan menyediakan panduan SIT bahkan bentuk SIT kepada semua anggota dengan tujuan memberikan kemudahan mereka dalam berpraktik,” ujarnya.
Vaudy menegaskan, SIT/EL sangat berguna bagi anggota IKPI bahkan dapat menjadi pelindung mereka dalam berpraktik. (bl)
IKPI, Jakarta: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Depok menggelar HUT ke-9 di Aula Rabbani, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (29/6/2024). Acara tersebut dihadiri DPRD Kota Depok, perwakilan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Pengurus Pusat PokdarKamtibmas hingga perwakilan pengurus cabang IKPI dari berbagai wilayah di Indonesia.
Ketua IKPI Depok Nuryadin Rahman mengatakan, puncak HUT ini merupakan bagian dari rangkaian acara yang digelar sejak 25 Juni 2024.
(Foto: Departemen Humas PP-IKPI/Bayu Legianto)
“Sebelumnya kami menyelenggarakan open turnamen Golf yang dihadiri 155 peserta. Puncaknya adalah pemaparan visi, misi dan program kerja dari pasangan calon ketua umum dan wakil ketua umum IKPI periode 2024-2029,” kata Nuryadin di lokasi acara.
Sekadar informasi, IKPI segera melaksanakan Kongres XII di Nusa Dua, Bali 18-20 Agustus 2024. Di dalam hajat besar lima tahunan itu, sebanyak dua pasangan calon ketua umum dan wakil ketua umum yakni Vaudy Starworld-Jetty dengan nomor urut 01 dan incumbent Ruston Tambunan-Lisa Purnamasari nomor urut 02.
Lebih lanjut Nuryadin mengatakan, pada kegiatan yang digelar secara hybrid ini dihadiri ratusan anggota dan pengurus IKPI dari seluruh Indonesia. Dalam kesempatan itu, pasangan calon diminta memaparkan visi, misi dan program kerja.
(Foto: Istimewa)
Nuryadin berharap di usia ke-9 ini IKPI Depok bisa semakin dikenal masyarakat, pemerintah daerah dan pelaku usaha. “Kami bukan hanya ingin terkenal, tetapi manfaat dari keberadaan IKPI di Depok juga harus dirasakan semua pihak,” ujarnya.
Calon Ketua Pengawas IKPI periode 2024-2029 ini juga menegaskan, bahwa eksistensi IKPI Depok di bawah kepemimpinannya rutin menyelenggarakan kegiatan seperti sosialisasi peraturan perpajakan, pengisian SPT tahunan pribadi/badan dan banyak lagi.
“Semua itu dilakukan adalah bentuk bantuan IKPI sebagai mitra strategis Direktorat Jenderal Pajak untuk meningkatkan angka kepatuhan wajib pajak serta target penerimaan pajak,” katanya.
Sekadar informasi, hadir di acara tersebut Ketua IKPI Palembang Andreas Budiman, Ketua IKPI Jambi Nurlena, Ketua IKPI Pekanbaru Lilisen, dan perwakilan cabang IKPI dari Jabodetabek. (bl)
IKPI, Jakarta: Program berbasis pendidikan perpajakan dalam hal ini pelaksanaan Brevet dan PPL di berbagai cabang IKPI di bawah komando Ketua Umum Ruston Tambunan dinilai sudah mendulang sukses. Bagaimana tidak, program tersebut selain memberikan pendidikan kepada masyarakat juga memberikan manfaat ekonomi untuk penghasilan IKPI cabang, sehingga cabang IKPI bisa memiliki penghasilan untuk tetap eksis menjalankan roda asosiasi.
“Sebagai pemimpin tertinggi pada asosiasi konsultan pajak terbesar dan tertua di Indonesia ini, jika dianalogikan Pak Ruston memberikan kail kepada anggotanya untuk mencari ikan. Jadi bukan ketua umum langsung memberikan “ikan” kepada seluruh anggotanya,” kata T Arsono yang juga merupakan tim sukses pasangan Calon Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum (Ruston Tambunan-Lisa Purnamasari) IKPI periode 2024-2029.
Dengan cara seperti itu lanjut Arsono, setiap anggota bisa secara mandiri mencari penghasilan untuk membiayai kebutuhan operasional dari asosiasi. “Jadi Pak Ruston memang mau nya cabang menjadi kuat dan mandiri,” katanya.
(Foto: Istimewa)
Lebih lanjut Arsono mengungkapkan, program Pendidikan yang dilaksanakan oleh Departemen Pendidikan IKPI tentunya juga tidak akan berjalan tanpa dukungan para pengurus dan anggota di cabang.
“Kita bisa melihat program Pendidikan IKPI telah berhasil dengan gemilang di Cabang Malang, Surabaya, Bekasi dan cabang lain,” ujarnya. .
Selain itu, Arsono juga menuturkan bahwa keberhasilan program-program pendidikan IKPI juga tidak bisa dilepaskan dari dukungan yang luar biasa dari seluruh departemen yang ada di IKPI pusat, pengda dan pengcab. Karena semuanya berada dalam satu struktur organisasi yakni IKPI yang maju, mandiri dan berkelas dunia.
Pelaksanaan program pendidikan oleh cabang terus didorong oleh pusat agar cabang bisa lebih aktif dalam penyelenggaraan kegiatan program pendidikan secara mandiri,” ujarnya.
(Foto: Istimewa)
Namun demikian, harus pula disadari bahwa tidak semua cabang memiliki sumberdaya yang cukup untuk menyelenggarakan kegiatan program pendidikan Brevet tersebut. Beberapa cabang seperti cabang – cabang yang berada di wilayah Jabodetabek; Surabaya, Malang misalnya telah memiliki sumberdaya yang cukup.
Dicontohkan Arsono, IKPI Cabang Surabaya dan Malang misalnya bahkan mengadakan penyelenggaraan Pendidikan Brevet Pajak dengan bekerja sama dengan pihak kampus setempat. Menurutnya, tidak heran cabang Surabaya dan Malang mampu membeli Gedung untuk penyelenggaraan program Pendidikan dan PPL di gedung sendiri.
Namun harus dilihat juga bahwa ada cabang – cabang lain sepertinya masih memerlukan tambahan sumberdaya agar mampu menyelenggarakan program Pendidikan dan PPL sebagaimana telah berjalan saat ini.
Arsono menegaskan bahwa IKPI dalam kepengurusan saat ini telah melakukan tindakan nyata. Menurutnya, evaluasi atas kekurangan yang masih akan terus dilakukan agar penyelenggaraan kegiatan Pendidikan bisa semakin baik di masa mendatang. (bl)