IKPI Makassar dan Bank Mega Kupas Tuntas Coretax, Peserta Antusias Bahas Lampiran SPT OP

IKPI, Makassar: Sekitar 100 nasabah Bank Mega mengikuti Tax Seminar with Cooperation with IKPI yang digelar pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 15.00–18.00 WITA di Menara Bank Mega Makassar. Seminar ini menjadi momentum penting menjelang periode pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan, khususnya bagi Wajib Pajak Orang Pribadi (OP) yang akan menggunakan sistem Coretax.

Hadir sebagai narasumber, Dr. Suwandi Ng dari IKPI Cabang Makassar memberikan pemaparan komprehensif mengenai penggunaan Coretax, mulai dari menu induk hingga detail lampiran SPT OP. Materi difokuskan pada pemahaman teknis dan praktik langsung agar peserta mampu mengakses dan mengisi SPT secara mandiri.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Makassar)

“Kami menjelaskan Coretax secara menyeluruh, dari proses login sampai ke pengisian komponen-komponen lampiran SPT Orang Pribadi. Tujuannya agar peserta benar-benar memahami alurnya, bukan sekadar tahu teorinya,” ujar Dr. Suwandi, Minggu (1/3/2026)

Ia menegaskan, pembahasan untuk Wajib Pajak Orang Pribadi dilakukan lebih mendalam dibandingkan Badan. “Kalau untuk Badan, kami hanya menunjukkan lampirannya secara umum. Tetapi untuk Orang Pribadi, kami bahas sampai ke detail, termasuk penghasilan neto, penghasilan final, lampiran harta, dan pengecekan bukti potong,” jelasnya.

Menurutnya, kesalahan pengisian sering terjadi pada bagian lampiran. “Banyak yang belum memahami proses posting SPT untuk mengecek apakah bukti potong sudah terinput dengan benar. Begitu juga dengan pengisian lampiran harta, ini yang paling sering ditanyakan,” tambah Dr. Suwandi.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Makassar)

Suasana seminar berlangsung interaktif. Peserta aktif mengajukan pertanyaan, terutama terkait teknis pengisian lampiran penghasilan neto, penghasilan final, aset, serta mekanisme pencocokan bukti potong di sistem Coretax. Antusiasme tersebut menunjukkan masih tingginya kebutuhan akan edukasi praktis terkait pelaporan SPT secara digital.

Dr. Suwandi berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. “Edukasi seperti ini penting agar Wajib Pajak tidak hanya patuh karena kewajiban, tetapi patuh karena memahami proses dan aturannya,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, IKPI Cabang Makassar menegaskan komitmennya dalam mendukung literasi perpajakan dan membantu masyarakat menghadapi transformasi digital administrasi pajak melalui Coretax, khususnya dalam persiapan pelaporan SPT Tahunan 2025 yang dilaporkan pada 2026. (bl)

Ezra Palisungan Apresiasi Komitmen Peserta di Hari Kedua PPL IKPI Makassar 2026

IKPI, Makassar: Ketua Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Makassar, Ezra Palisungan, menyampaikan apresiasi tinggi kepada para anggota, staf, dan peserta umum yang tetap menunjukkan komitmen kuat mengikuti rangkaian seminar Pengembangan Profesional Berkelanjutan (PPL) hari kedua yang digelar di Mainhall Krakatau Hotel Horison Ultima Makassar, Kamis (12/2/2025).

Dalam sambutannya pada pembukaan seminar, Ezra menekankan bahwa kehadiran peserta dari berbagai daerah, termasuk yang datang dari Papua, menjadi bukti nyata semangat belajar dan profesionalisme insan perpajakan di tengah dinamika regulasi yang terus berkembang.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi para peserta yang meluangkan waktu dan tenaga untuk hadir, bahkan ada yang datang dari wilayah yang sangat jauh. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan pemahaman pajak yang tepat semakin dirasakan,” ujar Ezra.

Seminar hari kedua ini mengangkat tema “Mitigasi & Perencanaan Pelaporan SPT Tahunan 2025 WPOP & Badan, Pembuatan Kertas Kerja, Serta Persiapan Pelaporan SPT Sesuai Dengan Ketentuan Terbaru.” Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian PPL yang secara konsisten diselenggarakan IKPI Cabang Makassar sebagai bagian dari penguatan kompetensi anggota.

Ezra juga menyoroti dedikasi instruktur PPL IKPI Pusat, Anwar Hidayat, yang tetap hadir memberikan materi meskipun baru tiba di Makassar pada dini hari setelah melakukan perjalanan dari Medan.

“Ini adalah contoh profesionalisme yang patut diteladani. Meski perjalanan panjang, pemateri tetap hadir tepat waktu dan memberikan materi secara maksimal kepada peserta,” ujarnya.

Berdasarkan data panitia, seminar hari kedua ini diikuti oleh 41 anggota IKPI serta 66 peserta staf dan umum, mencerminkan keterbukaan IKPI Cabang Makassar dalam menjalankan peran edukatif tidak hanya bagi internal organisasi, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Ezra menegaskan bahwa IKPI Cabang Makassar akan terus menjaga konsistensi pelaksanaan PPL berkualitas sebagai bentuk tanggung jawab organisasi dalam mendukung kepatuhan pajak nasional, khususnya menjelang masa pelaporan SPT Tahunan 2025. (bl)

IKPI Makassar Ajak Peserta Seminar Fokus Persiapan Teknis Hadapi Musim SPT 2025

IKPI, Makassar: IKPI Cabang Makassar mengajak seluruh peserta seminar untuk lebih fokus pada kesiapan teknis menghadapi musim pelaporan SPT Tahunan 2025. Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua IKPI Cabang Makassar, Ezra Palisungan, dalam seminar Pengembangan Profesional Berkelanjtan (PPL) hari kedua yang digelar di Mainhall Krakatau Hotel Horison Ultima Makassar, Kamis (12/2/2026).

Seminar bertema “Mitigasi & Perencanaan Pelaporan SPT Tahunan 2025 WPOP & Badan, Pembuatan Kertas Kerja, Serta Persiapan Pelaporan SPT Sesuai Dengan Ketentuan Terbaru” ini menjadi penekanan penting bagi peserta untuk tidak hanya memahami teori, tetapi benar-benar mempersiapkan aspek teknis secara detail.

Dalam sambutannya, Ezra menegaskan bahwa musim pelaporan SPT bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum krusial yang membutuhkan ketelitian tinggi, terutama dalam penyusunan kertas kerja serta pengungkapan harta dan utang.

“Kami ingin peserta benar-benar siap secara teknis. Bukan hanya tahu regulasinya, tetapi mampu menyusun kertas kerja yang rapi, sistematis, dan sesuai ketentuan terbaru,” ujar Ezra.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Makassar)

Ia menjelaskan bahwa pada hari kedua, materi difokuskan pada pembahasan akun demi akun, khususnya harta dan utang orang pribadi, serta teknik penyusunan kertas kerja SPT Tahunan baik untuk Wajib Pajak Orang Pribadi maupun Badan. Pendekatan ini dinilai penting untuk memitigasi risiko kesalahan pelaporan.

Menurut Ezra, perubahan regulasi dan meningkatnya kompleksitas transaksi wajib pajak menuntut konsultan pajak dan staf pendukung untuk bekerja lebih presisi. Oleh karena itu, PPL ini dirancang agar peserta mampu memetakan potensi kendala sebelum masa pelaporan tiba.

“Jika persiapan dilakukan sejak sekarang, potensi koreksi maupun kesalahan administrasi bisa diminimalkan. Itu yang kami tekankan dalam seminar ini,” tambahnya.

Seminar hari kedua ini menghadirkan instruktur PPL IKPI Pusat, Anwar Hidayat, yang memberikan pembahasan teknis secara mendalam dan aplikatif. Kegiatan tersebut diikuti oleh 41 anggota serta 69 peserta staf dan umum, menunjukkan tingginya minat terhadap penguatan kompetensi teknis menjelang pelaporan SPT 2025.

Ezra menegaskan bahwa IKPI Cabang Makassar akan terus mendorong kegiatan pembekalan yang praktis dan relevan, sehingga para profesional pajak tidak hanya memenuhi kewajiban SKPPL, tetapi juga benar-benar siap menghadapi tantangan lapangan.

“Kami ingin peserta pulang dengan kesiapan nyata, bukan sekadar materi. Musim SPT 2025 harus dihadapi dengan persiapan yang matang dan terukur,” pungkasnya. (bl)

Hujan Tak Surutkan Antusias Peserta Bimtek Coretax IKPI Cabang Makassar

IKPI, Makassar: Guyuran hujan yang menyelimuti Kota Makassar sejak pagi hari tidak menyurutkan antusiasme peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun Pajak 2025 melalui Coretax yang diselenggarakan oleh IKPI Cabang Makassar di Hall Krakatau Hotel Horison Makassar, Selasa (10/2/2026).

Sebanyak 36 anggota IKPI dan 64 staf konsultan pajak hadir tepat waktu untuk mengikuti kegiatan edukasi ini. Kehadiran mereka mencerminkan tingginya kebutuhan akan pemahaman teknis Coretax sebagai sistem baru dalam administrasi perpajakan.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Makassar)

Kegiatan Bimtek ini secara resmi dibuka oleh Kepala KPP Pratama Makassar Utara, Budi Harjanto. Dalam sambutannya, Budi Harjanto menekankan pentingnya kolaborasi antara DJP dan profesi konsultan pajak dalam mendukung kelancaran pelaporan SPT Tahunan melalui Coretax.

Ia menyampaikan bahwa konsultan pajak memiliki peran strategis dalam membantu wajib pajak memahami perubahan sistem, sekaligus menjaga kualitas kepatuhan di tengah transformasi digital perpajakan.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Makassar)

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Ketua Pengda IKPI Sulawesi, Maluku, dan Papua, Mustamin Anzhar, serta Ketua IKPI Cabang Makassar, Ezra Palisungan, yang bersama-sama mendampingi prosesi pembukaan dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Bimtek.

Memasuki sesi materi hari pertama, suasana diskusi berlangsung dinamis. Arief Widiarto dan Muhammad Rijal dari tim penyuluh Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara serta KPP Pratama Makassar Utara menyampaikan materi teknis pengisian SPT Orang Pribadi melalui Coretax.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Makassar)

Pertanyaan demi pertanyaan dari peserta mengalir tanpa henti, mencerminkan tingginya minat dan keseriusan peserta dalam memahami detail pengoperasian Coretax, termasuk berbagai skenario yang kerap ditemui dalam praktik pendampingan wajib pajak.

Diskusi yang hidup tersebut dipandu oleh Angeline Stefanie Yaori, anggota IKPI Cabang Makassar, yang berperan sebagai moderator dan memastikan sesi berjalan tertib, interaktif, serta fokus pada kebutuhan peserta.

Melalui Bimtek ini, IKPI Cabang Makassar bersama DJP berharap pemahaman yang komprehensif terhadap Coretax dapat memperkuat kualitas pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun Pajak 2025, sekaligus meningkatkan kepatuhan pajak secara berkelanjutan. (bl)

Ketua IKPI Cabang Makassar: Bimtek Coretax Jadi Kunci Jembatani Wajib Pajak dan DJP

IKPI, Makassar: Ketua Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Cabang Makassar, Ezra Palisungan, menegaskan bahwa penguasaan sistem Coretax merupakan kebutuhan mendesak bagi konsultan pajak dalam menjalankan perannya sebagai jembatan antara wajib pajak dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP)

Hal tersebut disampaikan Ezra Palisungan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun Pajak 2025 melalui Coretax yang digelar di Hall Krakatau Hotel Horison Makassar, Rabu (11/2/2026).

Menurut Ezra, implementasi Coretax membawa perubahan mendasar dalam proses administrasi dan pelaporan pajak. Oleh karena itu, konsultan pajak tidak cukup hanya memahami regulasi, tetapi juga harus menguasai teknis pengoperasian sistem secara utuh.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Makassar)

“Coretax adalah hal baru bagi banyak pihak. IKPI Cabang Makassar merasa berkewajiban memperlengkapi anggota dan staf agar mampu mendampingi wajib pajak secara tepat, akurat, dan bertanggung jawab,” ujar Ezra.

Ia menambahkan, kegiatan Bimtek ini dirancang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif, sehingga peserta dapat langsung memahami alur pengisian SPT Orang Pribadi melalui Coretax sesuai praktik yang berlaku.

Bimtek ini diikuti oleh 36 anggota IKPI dan 64 staf konsultan pajak, yang tetap hadir dengan penuh semangat meskipun kegiatan berlangsung di tengah hujan yang mengguyur Kota Makassar sejak pagi hari.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Makassar)

Ezra juga mengapresiasi kehadiran dan dukungan dari jajaran DJP, khususnya tim penyuluh dari Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara serta KPP Pratama Makassar Utara, yang turut memberikan materi dan pendampingan langsung kepada peserta.

Menurutnya, sinergi antara IKPI dan DJP menjadi faktor penting dalam memastikan implementasi Coretax dapat dipahami secara seragam, sehingga meminimalkan kesalahan pelaporan yang berpotensi menimbulkan risiko kepatuhan.

“Kami ingin Coretax tidak hanya digunakan, tetapi benar-benar dimengerti. Dengan pemahaman yang baik, konsultan pajak dapat membantu wajib pajak menjalankan kewajibannya secara benar dan berkelanjutan,” tegas Ezra.

Melalui Bimtek ini, IKPI Cabang Makassar berharap para anggota dan staf semakin siap menghadapi musim pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun Pajak 2025, sekaligus memperkuat peran strategis konsultan pajak di era digital perpajakan. (bl)

IKPI Makassar Bersama DPW ALFI/ILFA Sulselbar Kolaborasi Gelar Edukasi Akuntansi dan Perpajakan 

IKPI, Makassar: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Makassar menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi perpajakan dengan menggelar pelatihan akuntansi dan perpajakan untuk anggota serta staf pengusaha Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar).

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Akhlak, lantai 7 Kantor Pelindo Regional IV, Jalan Soekarno, Makassar, selama tiga hari, Selasa–Kamis (9–11 September 2025) dibuka oleh ketua DPW ALFI/ILFA Sulselbar H. Yodi Nalendra, Pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan praktis para pelaku usaha logistik, khususnya Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) yang sebelumnya dikenal sebagai EMKL, dalam menyusun laporan keuangan dan mengatasi persoalan perpajakan yang kerap mereka hadapi.

Tiga narasumber dihadirkan secara bergantian. Hari pertama, Dr. Suwandi, membawakan materi Akuntansi dan Laporan Keuangan Usaha JPT. Hari kedua, Ezra Palisungan, menyampaikan Aspek Perpajakan Usaha JPT. Untuk hari ketiga ditutup oleh Yohanes Setiawan, dengan materi Pelaporan Pajak serta Update Coretax terkini.

Sebanyak 52 peserta mengikuti rangkaian kegiatan ini, terdiri atas 50 peserta dari Makassar dan dua peserta dari Merauke, Papua. Antusiasme terlihat dari keaktifan peserta dalam menyampaikan pertanyaan, mengingat materi yang dibahas sangat relevan dengan tantangan yang mereka hadapi sehari-hari. Mereka juga memberikan apresiasi kepada IKPI dan ALFI /ILFA Sulselbar serta berharap pelatihan serupa bisa digelar secara berkelanjutan.

Ketua IKPI Cabang Makassar, Ezra Palisungan, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan kepatuhan pajak di sektor logistik. “Kegiatan ini merupakan bukti komitmen kami untuk terus mendukung pemerintah, khususnya otoritas pajak di daerah, dalam memberikan edukasi perpajakan kepada masyarakat. Dengan adanya edukasi ini, kami berharap kepatuhan pajak di sektor JPT semakin meningkat,” ujarnya.

Ezra juga menambahkan, ke depan IKPI Makassar berencana memperluas program serupa dengan menggandeng asosiasi pengusaha lain di Kota Makassar, sehingga manfaat edukasi dapat dirasakan lebih luas oleh pelaku usaha di berbagai sektor.

Seminar Pajak IKPI Makassar Pecahkan Rekor Terbanyak, Hadirkan 87 Peserta Umum dan 42 Anggota

IKPI, Makassar: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan kompetensi anggotanya lewat penyelenggaraan Seminar Perpajakan yang berlangsung meriah di Hotel Grand Asia, Jl. Boulevard, Panakkukang, Kamis (17/7/2025). Dengan mengusung tema “Memahami PER-11/PJ/2025 dan Update Peraturan Pajak Terbaru”, seminar ini berhasil mencatatkan rekor jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah seminar yang diadakan oleh cabang Makassar.

Ketua IKPI Cabang Makassar, Ezra Palisungan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Pengembangan Profesional Berkelanjutan (PPL) bagi anggota, sekaligus menjadi sarana edukasi pajak bagi masyarakat umum. “Antusiasme peserta luar biasa. Ini menunjukkan bahwa dunia perpajakan memang terus menarik untuk dipelajari, apalagi di tengah dinamika regulasi saat ini,” kata Ezra, Jumat (18/7/2025).

(Foto: DOK. IKPI Cabang Makassar)

Seminar yang dihadiri 129 peserta ini menghadirkan Sapto Windi Argo, yang juga merupakan anggota IKPI, sebagai narasumber.

Diungkapkan Ezra, dari total peserta, 42 orang adalah anggota IKPI Cabang Makassar, sementara 87 lainnya berasal dari kalangan staf dan peserta umum.

Tak hanya dihadiri oleh internal IKPI, seminar ini juga mendapat perhatian dari otoritas perpajakan. Kepala Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara, Yfr Hermiyana, hadir langsung untuk membuka acara.

Dalam sambutannya, Hermiyana menekankan pentingnya profesionalisme konsultan pajak di tengah kondisi ekonomi global yang menantang.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Makassar)

“Tahun 2025 bukan tahun yang mudah. Kita menghadapi gejolak ekonomi internasional yang berimbas pada target penerimaan negara. Oleh karena itu, sinergi antara konsultan pajak dan otoritas sangat dibutuhkan,” kata Hermiyana.

Kehadiran Kakanwil Hermiyana juga didampingi oleh Kabid Pemeriksaan Kanwil DJP Sulselbarta, Muhammad Sukri Subki.

Seminar juga turut dihadiri oleh jajaran pengurus pusat IKPI, di antaranya Ketua Departemen Advokasi dan Bantuan Hukum, Andreas Budiman, serta Anggota Departemen Keanggotaan, Asmeldi.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Makassar)

Dengan suasana seminar yang interaktif, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi perpajakan tetap relevan dan diminati. “Kami di IKPI Makassar pun berhasil membangun momentum baru dalam memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan perpajakan di wilayah timur Indonesia,” kata Ezra. (bl)

IKPI Dorong Sinergi Pajak Lewat Silaturahmi dengan Kanwil DJP Sulselbarta

IKPI, Makassar: Untuk memperkuat kemitraan strategis antara konsultan pajak dan otoritas perpajakan, Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Pengurus Daerah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Pengda Sulampua) bersama IKPI Cabang Makassar melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulselbarta), Jumat (11/7/2025).

Ketua IKPI Cabang Makassar, Ezra Palisungan, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal untuk mempererat komunikasi dengan pejabat baru di lingkungan DJP Sulselbarta, sekaligus membuka ruang sinergi yang lebih produktif di tahun 2025.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Makassar)

“Kami berharap ada lebih banyak ruang pertemuan informal antara anggota IKPI di daerah dengan otoritas pajak. Apalagi di era sistem Coretax yang menuntut adaptasi bersama, sinergitas yang positif menjadi semakin penting untuk mendukung target penerimaan negara,” ujar Ezra, Sabtu (12/7/2025).

Audiensi ini juga menjadi ajang perkenalan dengan Kakanwil DJP Sulselbarta Yfr Hermiyana, yang baru menjabat sejak bulan lalu. Kakanwil menyambut hangat kehadiran rombongan IKPI dan menekankan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan.

“Tahun 2025 adalah tahun penuh tantangan. Karena itu, komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang solid dengan mitra strategis seperti IKPI sangat kami butuhkan,” ungkap Yfr Hermiyana dalam sambutannya yang didampingi sejumlah kepala bidang Kanwil.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Makassar)

Ketua Pengda IKPI Sulampua, Mustamin Anshar, memimpin rombongan dan turut menyampaikan rencana-rencana kegiatan IKPI ke depan, termasuk mengundang Kakanwil sebagai keynote speaker dalam Seminar dan Program PPL IKPI yang akan digelar 17 Juli 2025 mendatang. Undangan ini disambut antusias oleh pihak Kanwil.

Sebagai penutup audiensi, dilaksanakan sesi foto bersama dan pengambilan video ucapan Selamat Hari Pajak yang diperingati setiap tanggal 14 Juli. Momentum ini menjadi simbol komitmen bersama untuk membangun ekosistem perpajakan yang kuat, profesional, dan bersinergi. (bl)

IKPI Makassar Gelar Pelatihan Brevet A & B, Cetak Konsultan Pajak Profesional 

IKPI, Makassar: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Makassar resmi memulai kelas perdana pelatihan Brevet A dan B pada Senin (16/6/2025), menandai tonggak penting dalam pengembangan kapasitas profesional perpajakan di kawasan Indonesia Timur.

Peluncuran program Brevet AB ini dilangsungkan bersamaan dengan peresmian sekretariat baru IKPI Makassar, yang dihadiri oleh perwakilan Kanwil DJP Sulselbatra dan Ketua Pengurus Daerah IKPI Sulawesi, Maluku, dan Papua, Drs. Mustamin Anshar.

Ketua IKPI Cabang Makassar, Ezra Palisungan, menjelaskan bahwa kelas perdana Brevet AB diikuti oleh 17 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk staf perpajakan, mahasiswa, dan profesional muda. Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama 28 pertemuan, dengan sesi kelas digelar setiap Senin, Rabu, dan Jumat pukul 18.00–21.00 WITA.

“Kami menyelenggarakan Brevet AB dengan pendekatan praktis dan aplikatif. Semua instruktur merupakan anggota IKPI Makassar yang juga berpengalaman sebagai dosen dan konsultan pajak profesional, sehingga peserta akan mendapatkan kombinasi ilmu teori dan praktik lapangan,” ujar Ezra, Rabu (18/6/2025).

Dikatakannya, kelas Brevet ini dilaksanakan sepenuhnya di Sekretariat baru IKPI Cabang Makassar, yang kini menjadi pusat kegiatan pendidikan, diskusi profesional, serta sinergi antaranggota dan pemangku kepentingan perpajakan.

Pelatihan Brevet AB ini menjadi bukti komitmen IKPI Makassar dalam mencetak konsultan pajak yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga menjunjung etika dan profesionalisme tinggi.

“Kami ingin Makassar menjadi pusat pengembangan konsultan pajak unggulan di kawasan timur. Brevet ini adalah langkah awal menuju tujuan tersebut,” tambah Ezra.

Dengan dimulainya program ini, IKPI Makassar berharap dapat mendorong lahirnya generasi konsultan pajak yang siap menghadapi tantangan regulasi dan dinamika perpajakan nasional. (bl)

 

IKPI Makassar Resmikan Sekretariat Baru, Perkuat Peran IKPI di Timur Indonesia

IKPI, Makassar: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Makassar meresmikan sekretariat barunya pada Senin, 16 Juni 2025. Peresmian ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan penting yang digelar dalam suasana penuh keakraban, bersamaan dengan Halal Bihalal.

Kantor Sekretariat baru ini diresmikan secara simbolis melalui prosesi pemotongan pita oleh Ketua Pengurus Daerah IKPI Sulawesi, Maluku, dan Papua, Mustamin Anshar, bersama perwakilan dari Kanwil DJP Sulselbatra.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Makassar)

Ketua IKPI Cabang Makassar, Ezra Palisungan, menyampaikan bahwa keberadaan sekretariat baru ini bukan sekadar tempat berkegiatan, tetapi juga pusat koordinasi, pendidikan, dan pengembangan kompetensi para anggota.

“Dengan adanya sekretariat baru, kami ingin menciptakan ruang yang nyaman, terbuka, dan produktif untuk mendukung seluruh agenda organisasi baik pelatihan, diskusi profesional, hingga penguatan sinergi dengan DJP dan masyarakat,” ujar Ezra, Rabu (18/6/2025).

Acara peresmian turut dihadiri anggota IKPI Cabang Makassar dari berbagai wilayah, terutama yang berdomisili di kota Makassar. Sementara anggota yang berada di luar kota menunjukkan dukungan dengan mengirimkan karangan bunga ucapan selamat.

(Foto: DOK. IKPI Cabang Makassar)

Meskipun sejumlah pejabat dari Kanwil DJP Sulselbartra dan Kepala KPP Pratama se-Makassar tidak dapat hadir secara langsung karena agenda serah terima jabatan dan rapat koordinasi, kehadiran perwakilan dari Humas Kanwil dan Kepala Seksi Umum dari masing-masing KPP tetap menandai sinergi dan komunikasi yang terjalin baik antara IKPI dan otoritas perpajakan.

Menurutnya, Sekretariat baru IKPI Makassar diharapkan menjadi rumah bersama bagi para konsultan pajak dalam memperkuat profesionalisme, integritas, dan kontribusi nyata di bidang perpajakan nasional. (bl)

 

id_ID