IKPI, Yogyakarta: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Yogyakarta melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan, Rabu (22/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana kerja sama peningkatan literasi perpajakan sekaligus dukungan Pemerintah Kota Yogyakarta terhadap rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 IKPI.
Ketua IKPI Cabang Yogyakarta M. Prihargo Wahyandono mengatakan, audiensi tersebut menjadi momentum memperkenalkan IKPI sebagai organisasi profesi konsultan pajak yang siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan pemahaman perpajakan masyarakat, khususnya pelaku usaha.
“Kami memperkenalkan diri sebagai organisasi profesi konsultan pajak yang mempunyai tugas dan siap melaksanakan literasi perpajakan kepada masyarakat Yogyakarta,” kata Wahyandono.
Ia menjelaskan, IKPI Yogyakarta sebelumnya telah memberikan edukasi perpajakan kepada sekitar 450 pelaku UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Maret hingga April 2026 melalui kerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM DIY. Pengalaman tersebut menjadi dasar bagi IKPI untuk menawarkan cakupan edukasi yang lebih luas melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta.
Menurut Wahyandono, sasaran program tidak hanya pelaku usaha mikro dan kecil, tetapi juga usaha menengah hingga besar. Ia menilai kawasan perdagangan seperti Pasar Beringharjo, Teras Malioboro, dan pasar-pasar tradisional lainnya menjadi lokasi strategis untuk meningkatkan literasi perpajakan karena merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami ingin membantu membangun ekosistem perekonomian di Yogyakarta sekaligus meningkatkan literasi perpajakan masyarakat,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, IKPI juga menyampaikan usulan penyusunan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kota Yogyakarta sebagai dasar pelaksanaan berbagai program edukasi dan literasi perpajakan. Wahyandono mengatakan, Wakil Wali Kota telah meneruskan surat usulan tersebut kepada bagian yang menangani kerja sama di lingkungan Pemkot sebagai tindak lanjut awal.
Usulan kerja sama tersebut mencakup edukasi perpajakan, literasi tata kelola usaha, pendampingan UMKM dan pedagang pasar, pelatihan administrasi usaha, hingga program magang mahasiswa yang terintegrasi dengan pendampingan pelaku usaha.
Selain membahas kerja sama, IKPI Yogyakarta juga mengundang Wakil Wali Kota untuk menghadiri rangkaian HUT ke-61 IKPI yang akan digelar pada 2 Agustus 2026. Salah satu agenda utamanya ialah Fun Walk Nasional yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya pencatatan Rekor MURI.
Wahyandono mengatakan, Wakil Wali Kota Yogyakarta menyatakan kesediaannya membuka kegiatan tersebut. Hingga saat ini, IKPI Yogyakarta telah menghimpun hampir 200 peserta dan masih membuka pendaftaran.
“Kami mendukung kegiatan IKPI Pusat dalam penyelenggaraan Fun Walk yang ditargetkan masuk Rekor MURI. Pak Wakil Wali Kota bersedia membuka acara tersebut,” katanya.
Dalam surat audiensi, IKPI Cabang Yogyakarta menyebut Fun Walk Nasional di Kota Yogyakarta akan berlangsung dari kawasan Tugu Yogyakarta hingga Titik Nol Kilometer. Kegiatan itu tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga sarana mempererat kolaborasi antara organisasi profesi, pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat dalam meningkatkan budaya sadar pajak. (bl)
