IKPI, Tegal: Kepergian Ketua IKPI Cabang Tegal, H. Imron Rosyadi, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI). Namun, kehilangan tersebut tidak menyurutkan langkah organisasi untuk terus melanjutkan semangat pengabdian yang telah diwariskannya.
Hal itu tercermin dalam penyelenggaraan Pengembangan Profesional Berkelanjutan (PPL) IKPI Cabang Tegal yang berlangsung di Hotel Gracia Semarang, Kamis (9/7/2026). Kegiatan yang diikuti lebih dari 100 anggota IKPI dari berbagai cabang di Jawa Tengah tersebut tetap dilaksanakan meski berlangsung hanya tiga hari setelah wafatnya almarhum.
Wakil Ketua IKPI Cabang Tegal M. Husni Iskandar, mengatakan keputusan untuk tetap menyelenggarakan PPL merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi H. Imron Rosyadi yang selama ini dikenal memiliki komitmen besar dalam membesarkan organisasi dan meningkatkan kualitas profesi konsultan pajak.
“Di tengah suasana duka yang masih menyelimuti keluarga besar IKPI Cabang Tegal, kami meyakini bahwa semangat pengabdian almarhum Bapak Haji Imron Rosyadi harus terus dilanjutkan. PPL ini tetap kami selenggarakan sebagai bentuk komitmen IKPI Cabang Tegal untuk terus berperan aktif menjadikan IKPI sebagai organisasi profesi yang unggul, bermartabat, adaptif terhadap perubahan, serta menjadi rumah bersama bagi seluruh konsultan pajak Indonesia,” ujar Husni.
Menurut Husni, semangat yang telah ditanamkan almarhum menjadi pengingat bagi seluruh pengurus dan anggota untuk terus menjaga soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kompetensi dalam menghadapi dinamika regulasi perpajakan yang terus berkembang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Departemen Keanggotaan dan Pembinaan IKPI, Robert Hutapea, mewakili Ketua Umum IKPI Vaudy Starworld, Ketua Pengda IKPI Jawa Tengah Muhammad Slamet Umbaran, serta para Ketua Cabang IKPI se-Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Robert Hutapea mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga integritas dan menjunjung tinggi kode etik profesi sebagai fondasi utama dalam menjalankan praktik konsultasi perpajakan. Ia juga mengingatkan pentingnya memenuhi kewajiban administrasi organisasi sebagai bagian dari tanggung jawab profesional setiap anggota.
Sementara itu, Ketua Pengda IKPI Jawa Tengah Muhammad Slamet Umbaran mengapresiasi kebersamaan seluruh cabang IKPI di Jawa Tengah yang tetap terjaga. Menurutnya, solidaritas antarcabang menjadi modal penting bagi organisasi dalam menghadapi perubahan regulasi dan tantangan profesi di masa mendatang.
Selain menjadi ajang meningkatkan kompetensi melalui pembahasan aturan terbaru PPh UMKM dan pengawasan kepatuhan wajib pajak di era Coretax, PPL kali ini juga menjadi momentum untuk meneruskan nilai-nilai pengabdian yang telah diwariskan almarhum H. Imron Rosyadi.
Semangat tersebut diharapkan terus menjadi inspirasi bagi IKPI Cabang Tegal dalam menjalankan perannya sebagai organisasi profesi yang menjaga kualitas, integritas, dan profesionalisme anggotanya. (bl)
