IKPI, Jakarta: Isu under invoicing yang kerap dikaitkan dengan potensi kebocoran penerimaan negara akan menjadi pembahasan dalam forum diskusi yang digelar Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI). Melalui program Ruang Gagasan IKPI: Tempat Bertemunya Pemikiran dan Kebijakan Fiskal, organisasi profesi tersebut mempertemukan kalangan praktisi, akademisi, hingga pelaku usaha untuk mengupas apakah fenomena tersebut merupakan ancaman nyata atau sekadar persepsi.
Ketua Departemen Humas IKPI Jemmi Sutiono mengatakan persoalan under invoicing dan dugaan kebocoran penerimaan negara merupakan isu strategis yang perlu dibahas secara terbuka dan objektif. Menurutnya, forum diskusi tersebut diharapkan menjadi wadah bertemunya berbagai pandangan guna menghasilkan pemikiran yang konstruktif bagi perbaikan kebijakan fiskal.
“Apakah under invoicing dan kebocoran penerimaan negara hanya persepsi atau memang realitas yang perlu segera diatasi? Pertanyaan tersebut penting untuk dibahas bersama melalui pendekatan yang berbasis data dan keilmuan,” kata Jemmi, Senin (22/6/2026).
Ia menuturkan, Ruang Gagasan IKPI tidak hanya ditujukan bagi kalangan konsultan pajak, tetapi juga terbuka bagi masyarakat luas yang memiliki perhatian terhadap isu perpajakan dan perekonomian nasional.
“Semakin banyak pihak yang teredukasi mengenai perpajakan dan kebijakan fiskal, semakin besar kontribusi yang dapat diberikan dalam meningkatkan kepatuhan dan memperkuat penerimaan negara,” ujarnya.
Diskusi bertema “Under Invoicing dan Kebocoran Penerimaan Negara: Persepsi atau Realitas?” itu akan diselenggarakan secara daring melalui Zoom pada Jumat, 26 Juni 2026, pukul 14.00-17.00 WIB.
Sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang akan hadir dalam forum tersebut, yakni Anggota Kehormatan IKPI sekaligus pakar perpajakan Prof. Dr. Poltak Maruli John Liberty Hutagaol, Ketua Bidang Perpajakan dan Fiskal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Dr. Adv. Yustinus Lambang Setyo Putro, pakar kebijakan fiskal Universitas Indonesia Dr. Ning Rahayu, serta Anggota Departemen Litbang IKPI periode 2019-2024 Dr. Arifin Halim. Sementara itu, diskusi akan dipandu oleh Ketua Departemen Humas IKPI Jemmi Sutiono.
Jemmi berharap forum tersebut dapat menjadi ruang bertemunya gagasan dari berbagai pihak dalam merumuskan solusi terhadap tantangan yang dihadapi sistem penerimaan negara.
“Isu penerimaan negara merupakan kepentingan bersama. Karena itu, diperlukan ruang dialog yang mampu mempertemukan perspektif akademisi, praktisi, dan dunia usaha agar lahir rekomendasi yang dapat memperkuat sistem perpajakan nasional,” katanya.
Berikut Tautan Zoom webinar:
Meeting ID: 811 0943 6047
Passcode: 260626
Link Zoom: https://us06web.zoom.us/j/81109436047?pwd=QWlXeUVhY3Nad3lXWVJ0cXJzUFlGQT09
(bl)
