IKPI Tekankan Sportivitas dan Integritas kepada 170 Perwakilan Peserta LCC Tingkat SMA/SMK

IKPI, Jakarta: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan integritas kepada 170 perwakilan peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Akuntansi dan Perpajakan Nasional tingkat SMA/SMK yang mengikuti technical meeting secara daring melalui aplikasi Zoom, Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-61 IKPI sekaligus pembekalan menjelang pelaksanaan kompetisi tingkat nasional.

Koordinator LCC Akuntansi dan Perpajakan Nasional HUT ke-61 IKPI, Yulia Yanto Anang, mengatakan technical meeting bertujuan menyamakan pemahaman seluruh peserta mengenai mekanisme perlombaan, tata tertib, serta sistem penilaian agar kompetisi dapat berlangsung secara tertib, adil, dan profesional.

“Kami ingin memastikan seluruh peserta memahami mekanisme perlombaan, mulai dari babak penyisihan hingga final. Dengan pemahaman yang sama, setiap tim dapat fokus menunjukkan kemampuan terbaiknya di bidang akuntansi dan perpajakan,” ujar Yulia.

Dalam sesi tanya jawab, peserta menanyakan bagaimana panitia mengantisipasi potensi kecurangan mengingat babak penyisihan dan Best of Three dilaksanakan secara daring.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Yulia menegaskan bahwa panitia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti perlombaan secara jujur, sportif, dan fair. Menurutnya, LCC Akuntansi dan Perpajakan bukan sekadar ajang meraih nilai tertinggi, melainkan juga menjadi media pembelajaran sekaligus pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas.

Ia menjelaskan, panitia tetap melakukan pengawasan selama perlombaan daring sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Namun, komitmen peserta untuk menjaga kejujuran menjadi faktor yang paling menentukan dalam menjaga kualitas kompetisi.

Yulia juga mengingatkan bahwa meskipun pada babak daring peserta mungkin merasa dapat memperoleh bantuan dari guru pembimbing, teman sekelas, maupun teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), situasi tersebut tidak akan ditemui pada babak final.

“Di babak final nanti, peserta hanya dapat mengandalkan kemampuan sendiri, kekompakan, dan kerja sama tim,” katanya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa penilaian tidak hanya didasarkan pada jumlah jawaban benar. Kecepatan peserta dalam mengumpulkan jawaban juga menjadi salah satu indikator yang diperhitungkan untuk menentukan tim yang berhak melaju ke babak berikutnya, termasuk babak Best of Three. Dengan demikian, peserta didorong mengerjakan soal secara mandiri tanpa bergantung pada bantuan pihak lain.

Pada technical meeting tersebut, panitia juga kembali menjelaskan tahapan kompetisi. Babak penyisihan akan digelar secara daring pada 15 Juli 2026, dilanjutkan babak Best of Three pada 22 Juli 2026, sedangkan babak final akan dilaksanakan secara luring di Kantor Pusat IKPI, Jakarta, pada 24 Agustus 2026.

Melalui LCC Akuntansi dan Perpajakan Nasional yang menjadi salah satu rangkaian HUT ke-61 IKPI, ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan literasi perpajakan di kalangan pelajar sekaligus menanamkan nilai-nilai kejujuran, sportivitas, dan integritas sebagai bekal generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat. (bl)

id_ID