Rider IKPI Bali Kembali Touring, Lepas Penat Usai Musim Lapor SPT

Screenshot

IKPI, Bali: Komunitas Rider Bali dari Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Bali kembali menggelar touring bersama pada Minggu (10/5/2026), setelah sempat vakum selama dua bulan akibat padatnya aktivitas pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak.

Sebanyak 17 anggota Rider Bali ambil bagian dalam kegiatan yang dimulai dari Lapangan Lumintang, Denpasar, pukul 08.00 WITA. Touring kali ini dipimpin oleh Made Suadnyana sebagai kapten perjalanan dengan rute menuju kawasan Munggu, Beraban, hingga Tabanan.

(Foto: DOK. IKPI Rider Bali)

Ketua Rider Bali, Dedi, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai ajang penyegaran setelah para konsultan pajak disibukkan dengan kewajiban pelaporan SPT orang pribadi maupun badan selama Maret dan April.

“Touring ini menjadi momen refreshing dari rutinitas mengerjakan SPT. Sekaligus untuk mempererat kebersamaan, menyatukan pemahaman, dan saling berbagi edukasi perpajakan dalam suasana santai,” ujar Dedi.

(Foto: DOK. IKPI Rider Bali)

Perjalanan pertama membawa rombongan ke Desa Beraban. Di sana para peserta singgah di rumah salah satu anggota Rider Bali, Bandar, sambil menikmati kopi dan camilan khas klepon Tanah Lot.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menyusuri kawasan pedesaan dari Desa Bengkel menuju Penarukan, melewati Puri Kerambitan hingga Desa Timpag. Hamparan sawah hijau dan suasana pedesaan menjadi daya tarik utama sepanjang perjalanan touring tersebut.

(Foto: DOK. IKPI Rider Bali)

Sekitar pukul 11.00 WITA, Rider Bali sempat menuju kawasan Nyeduh Kopi yang tengah ramai dipadati pengunjung. Karena antrean cukup panjang, rombongan akhirnya memilih berpindah ke kedai lain bernama Shangrai Kopi yang berada di sebelah utara lokasi tersebut.

Di tempat itu, suasana santai justru berubah menjadi forum diskusi ringan antar anggota. Sambil menikmati kopi, para peserta membahas berbagai persoalan perpajakan hingga tantangan menjaga profesionalisme sebagai konsultan pajak.

(Foto: DOK. IKPI Rider Bali)

Usai beristirahat, rombongan melanjutkan perjalanan menuju rumah makan Standar Lokal untuk santap siang bersama di tengah suasana kebun kopi. Menurut peserta, touring kali ini memang dirancang untuk menikmati panorama alam Bali yang masih hijau dan asri, berbeda dengan suasana perkotaan Denpasar yang semakin padat lalu lintas.

Sementara itu, sebagai kapten touring, Made Suadnyana mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan ruang untuk membangun kembali semangat setelah melewati masa sibuk pelaporan pajak. Menurutnya, kebersamaan dalam touring menjadi energi baru agar para anggota kembali fokus menjalankan pekerjaan dengan suasana hati yang lebih segar.

(Foto: DOK. IKPI Rider Bali)

“Semoga kebersamaan dalam touring ini membawa semangat baru untuk kembali mengerjakan pekerjaan kantor. Refreshing di alam terbuka seperti ini penting supaya pikiran lebih rileks dan semangat tetap terjaga,” kata Made.

Ia juga menilai hubungan antar anggota Rider Bali telah berkembang layaknya keluarga. Meski tidak memiliki hubungan darah, kebersamaan yang terjalin selama touring membuat para anggota merasa saling memiliki dan siap membantu satu sama lain.

“Kita mungkin tidak sedarah, tetapi kebersamaan ini membuat kita seperti saudara sendiri. Yang terpenting adalah tetap menjaga semangat dan kesehatan jiwa supaya kita selalu sehat dan bahagia,” ujarnya.

Setelah makan siang, rombongan kembali menuju Denpasar melalui Kota Tabanan dan menutup kegiatan di depan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Touring diakhiri dengan yel-yel khas komunitas, “Siapa kita? Rider IKPI Bali! IKPI Bali, Jaya… Jaya… Jaya!”

Diungkapkan Dedi, Rider Bali dijadwalkan kembali menggelar touring pada Juni mendatang dengan tujuan kawasan Telaga Waja, Karangasem, yang juga dikenal sebagai lokasi wisata arung jeram di Bali. (bl)

en_US