IKPI, Jakarta: Anggota Departemen Sistem Pendukung dan Pengembangan Bisnis Anggota Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), Dasmin J. Lahay, menegaskan bahwa integritas dan personal branding menjadi modal utama bagi konsultan pajak untuk memenangkan persaingan di tengah semakin ketatnya dunia jasa perpajakan.
Pesan tersebut disampaikan Dasmin saat memberikan pembekalan kepada 51 anggota tetap baru dalam Inaugurasi dan Pembekalan Anggota Tetap Baru IKPI di kantor pusat IKPI, Pejaten, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026).
Menurut Dasmin, seorang konsultan pajak tidak cukup hanya menguasai aspek teknis perpajakan. Reputasi sebagai profesional yang berintegritas dan memegang teguh kode etik justru menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan klien.
“Personal branding dimulai dari integritas. Dalam menjalankan profesi, jangan hanya mengejar proyek, tetapi bangun kepercayaan melalui etika dan profesionalisme,” ujarnya.
Ia mengingatkan anggota baru agar tidak tergoda menerima seluruh pekerjaan yang datang apabila berada di luar kompetensi. Menurutnya, konsultan pajak juga harus berani berkolaborasi dengan rekan seprofesi demi memberikan layanan terbaik kepada klien.
Dasmin menilai jejaring profesional yang dimiliki IKPI menjadi salah satu kekuatan bagi anggota untuk terus berkembang. Melalui organisasi, anggota dapat belajar dari para senior, memperoleh mentor, serta berbagi pengalaman dalam menghadapi berbagai persoalan perpajakan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya terus meningkatkan kompetensi setelah lulus Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP). Menurutnya, memperoleh izin praktik bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk membangun karier sebagai konsultan pajak yang profesional.
“Setelah lulus USKP dan menjadi anggota IKPI, perjalanan baru dimulai. Terus belajar, aktif di organisasi, dan manfaatkan jejaring yang ada untuk mengembangkan kemampuan maupun praktik profesional,” katanya.
Sebagai bagian dari upaya mendukung anggota baru, Dasmin mengungkapkan Departemen Sistem Pendukung dan Pengembangan Bisnis Anggota tengah menyiapkan berbagai panduan praktik, mulai dari contoh surat ikatan tugas, standar operasional prosedur (SOP), hingga program pendampingan bagi konsultan pajak yang baru memulai praktik.
Ia berharap berbagai program tersebut dapat membantu anggota baru membangun praktik konsultasi perpajakan secara profesional tanpa mengabaikan integritas dan etika profesi yang menjadi fondasi utama IKPI. (bl)
