IKPI, Kota Malang: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Kota Malang memanfaatkan momentum kebersamaan dalam kegiatan halal bihalal untuk membahas strategi perpajakan dan penguatan profesi melalui forum anggota yang digelar pada 17 April 2026 di Hotel Santika Premiere Malang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh 41 anggota. Suasana silaturahmi pasca-Idulfitri menjadi pembuka, namun forum kemudian berkembang menjadi ruang diskusi yang membahas berbagai isu aktual di bidang perpajakan.
Ketua IKPI Cabang Kota Malang, Ahmad Dahlan, menegaskan bahwa halalbihalal tidak hanya dimaknai sebagai ajang saling bermaafan, tetapi juga sebagai momentum memperkuat soliditas dan arah organisasi.
“Halal bihalal ini kami maknai lebih dari sekadar tradisi. Di dalamnya kami isi dengan diskusi strategis agar organisasi tetap adaptif terhadap perkembangan perpajakan,” ujar Dahlan, Selasa (28/4/2026).
Dalam sesi Focus Group Discussion (FGD) yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan, para anggota membedah sejumlah isu penting, mulai dari implementasi kebijakan perpajakan terbaru, tantangan kepatuhan wajib pajak, hingga dinamika praktik konsultan pajak di era digital.
Diskusi berlangsung interaktif dengan pertukaran pengalaman antaranggota yang menghadapi beragam kasus di lapangan. Hal ini dinilai penting untuk memperkaya perspektif sekaligus mencari solusi atas permasalahan yang kerap muncul dalam praktik.
Selain FGD, agenda rapat anggota turut membahas program kerja ke depan, termasuk penguatan kegiatan edukasi perpajakan, peningkatan kualitas pelatihan berkelanjutan (PPL), serta perluasan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan.
Dahlan menambahkan, penguatan kapasitas profesional menjadi perhatian utama organisasi. Menurutnya, konsultan pajak dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu mengikuti perubahan regulasi dan transformasi digital di sektor perpajakan.
“Dengan kebersamaan yang terbangun dalam forum seperti ini, kami optimistis IKPI Kota Malang dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas profesi dan kepatuhan pajak,” katanya.
Melalui kegiatan halal bihalal yang dipadukan dengan diskusi dan rapat anggota ini, IKPI Malang menunjukkan bahwa silaturahmi dapat menjadi ruang produktif untuk merumuskan strategi dan memperkuat peran organisasi di tengah dinamika perpajakan nasional.
Hadir pada kegiatan diskusi, moderator Ahmad Dahlan, narasumber Otto Budiharjo serta anggota IKPI Kota Malang Agus Sambodo dan Tjarmadi yang juga menjadi peserta. (bl)
