IKPI, Jakarta: Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur II memperingati Hari Pajak 2026 melalui berbagai kegiatan sosial, dialog perpajakan, dan upacara yang melibatkan seluruh unit vertikal di wilayah Sidoarjo. Mengusung tema “Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh”, rangkaian kegiatan sejak awal Juli 2026 itu menjadi momentum memperkuat sinergi dengan masyarakat sekaligus meneguhkan komitmen Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam memberikan pelayanan perpajakan yang profesional dan berintegritas.
Puncak peringatan digelar melalui Upacara Hari Pajak pada 14 Juli 2026. Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II, dalam siaran pers yang dikutip Kamis (16/7/2026), menyampaikan amanat Direktur Jenderal Pajak bahwa pajak tetap menjadi tulang punggung pembiayaan negara.

“Pada tahun 2025, penerimaan pajak berhasil mencapai Rp1.917,6 triliun. Hingga semester pertama tahun 2026, penerimaan pajak neto telah mencapai Rp1.035,7 triliun atau 43,9 persen dari target APBN Tahun 2026 sebesar Rp2.357,7 triliun, meningkat 24,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” demikian amanat Direktur Jenderal Pajak yang dibacakan Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting untuk menjaga kesinambungan fiskal nasional sekaligus membiayai berbagai program prioritas pemerintah, mulai dari pendidikan, layanan kesehatan, perlindungan sosial, pembangunan infrastruktur, hingga Program Makan Bergizi Gratis, Pendidikan Bermutu, Kesehatan Berkualitas, serta Koperasi Desa Merah Putih.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa DJP terus memperkuat transformasi administrasi perpajakan melalui implementasi Coretax DJP sebagai fondasi sistem perpajakan modern.
“Hingga 31 Mei 2026, lebih dari 19,5 juta wajib pajak telah mengaktivasi akun Coretax dan lebih dari 13 juta Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan telah disampaikan melalui sistem tersebut,” demikian disampaikan dalam amanat yang dibacakan Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II.
Transformasi digital itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pengawasan berbasis data, serta mendorong kepatuhan sukarela wajib pajak. DJP juga menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, akademisi, dunia usaha, media, Tax Center, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung penerimaan negara serta membangun budaya kepatuhan perpajakan yang berkelanjutan.
Selain upacara, Kanwil DJP Jawa Timur II menyelenggarakan Forum Silaturahmi dan Dialog Perpajakan yang menghadirkan pemerintah daerah, akademisi, Tax Center, asosiasi, pelaku usaha, media, dan mitra strategis lainnya. Forum tersebut menjadi wadah memperkuat sinergi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pajak bagi pembangunan nasional.
Semangat Hari Pajak juga diwujudkan melalui kegiatan DJP Peduli dan Berbagi. Pegawai Kanwil DJP Jawa Timur II menyalurkan bantuan kepada Panti Asuhan Yatim dan Piatu Auliyaa’ Putri di Ngingas, Waru, serta Panti Asuhan St. Beatrix Yayasan Vita Dulcedo di Semambung, Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus semangat gotong royong yang terus ditumbuhkan di lingkungan DJP.
Rangkaian peringatan turut diisi kegiatan spiritual melalui Pajak Bertilawah dan tausiah serta Oikumene Berbagi Kasih bersama anak-anak Panti Asuhan St. Beatrix. Semarak Hari Pajak juga dimeriahkan dengan berbagai kompetisi olahraga dan seni, mulai dari badminton, tenis lapangan, tenis meja, bola voli, mini soccer, gaple, e-sport, lomba desain poster, hingga Tax Factor 210 yang diikuti pegawai dari seluruh unit kerja di lingkungan Kanwil DJP Jawa Timur II. (bl)
