Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61% pada Kuartal I-2026, Ditopang Aktivitas Domestik

IKPI, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 mencapai 5,61% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Capaian ini menunjukkan kinerja ekonomi yang tetap solid di tengah dinamika global, dengan dorongan utama berasal dari aktivitas ekonomi domestik.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan, secara nominal, Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku (ADHB) tercatat sebesar Rp 6.187,2 triliun, sementara atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp3.447,7 triliun pada kuartal I-2026.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 bila dibandingkan kuartal I-2025 atau secara year on year tumbuh 5,61%,” ujar Amalia dalam Konferensi Pers, Selasa (5/5).

BPS mencatat bahwa pertumbuhan ini terutama didukung oleh kinerja sejumlah lapangan usaha utama. Industri pengolahan menjadi kontributor terbesar terhadap PDB dengan porsi 19,07% dan tumbuh 5,04%.

Disusul sektor perdagangan yang menyumbang 13,28% dengan pertumbuhan 6,26%, serta sektor pertanian sebesar 12,67% yang tumbuh 4,97%.

Sektor konstruksi juga menunjukkan kinerja positif dengan kontribusi 9,81% dan pertumbuhan 5,49%. Sementara itu, sektor pertambangan yang berkontribusi 8,69% mengalami kontraksi sebesar 2,14%.

Di sisi lain, sejumlah sektor mencatat pertumbuhan tinggi. Lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh paling tinggi sebesar 13,14%, didorong oleh peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat, termasuk efek libur nasional dan perluasan program makan bergizi gratis (MBG).

Sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 8,04% seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, sedangkan jasa lainnya tumbuh 9,91%, ditopang oleh peningkatan aktivitas pariwisata domestik dan kunjungan wisatawan mancanegara.

Sektor informasi dan komunikasi juga mencatat pertumbuhan 7,14%, sementara jasa keuangan tumbuh 4,68%. Adapun jasa kesehatan tumbuh 7,62%, mencerminkan peningkatan kebutuhan layanan kesehatan. (ds)

id_ID