IKPI Kembali Gelar Lomba Nasional Cerdas Cermat Perguruan Tinggi, Asah Kritis Mahasiswa di Bidang Pajak

Screenshot

IKPI, Jakarta: Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61, Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) kembali menggelar Lomba Nasional Cerdas Cermat, kali ini khusus untuk tingkat perguruan tinggi. Mengusung tagline “Bersinergi Membangun Negeri,” kegiatan ini ditujukan untuk mendorong peran aktif mahasiswa dalam memahami pentingnya pajak bagi pembangunan nasional.

Ketua Panitia HUT ke-61 IKPI, Novalina Magdalena, menyampaikan bahwa kompetisi ini dirancang sebagai ruang edukatif sekaligus kompetitif bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Menurutnya, mahasiswa sebagai kelompok intelektual memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran pajak di masa depan.

“Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan perpajakan, serta menumbuhkan kesadaran akan peran pajak dalam pembangunan nasional,” ujar Novalina, Jumat (27/3/2026).

Ia menegaskan bahwa literasi perpajakan tidak hanya penting bagi praktisi atau profesional, tetapi juga bagi kalangan akademisi. Melalui lomba ini, IKPI ingin menjembatani dunia akademik dengan praktik perpajakan secara nyata.

Menariknya, penyelenggaraan lomba tingkat perguruan tinggi ini merupakan kali kedua dilakukan oleh IKPI. Pada peringatan HUT ke-60 tahun sebelumnya, kompetisi serupa sukses digelar dan diikuti oleh puluhan tim dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Antusiasme tersebut menjadi salah satu alasan utama IKPI kembali menghadirkan ajang ini dengan skala yang lebih luas.

Rangkaian lomba akan dimulai dengan batas akhir pendaftaran pada 1 Juli 2026, dilanjutkan dengan virtual technical meeting pada 10 Juli 2026. Babak penyisihan akan digelar secara daring pada 16 Juli 2026, yang akan menyaring peserta terbaik dari seluruh Indonesia.

Peserta yang lolos akan melaju ke babak Best of Five yang dilaksanakan secara daring pada 23 Agustus 2026. Sementara itu, babak final akan digelar secara luring pada 25 Agustus 2026 sebagai puncak kompetisi yang mempertemukan finalis terbaik.

Dari sisi penghargaan, IKPI menyiapkan total hadiah yang cukup besar. Juara pertama akan mendapatkan Rp15 juta, juara kedua Rp9 juta, dan juara ketiga Rp6 juta. Selain itu, tersedia juga Juara Harapan I sebesar Rp3 juta dan Juara Harapan II sebesar Rp1,5 juta. Seluruh peserta juga akan memperoleh sertifikat.

Untuk mengikuti lomba ini, setiap tim dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp200.000. Pembayaran dilakukan melalui rekening BCA atas nama Ikatan Konsultan Pajak Indonesia, dengan tambahan Rp1 sebagai kode unik dalam transfer.

Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui tautan berikut: https://bit.ly/Pendaftaran_LCC_Perguruan_Tinggi

Adapun informasi lengkap terkait lomba dapat diakses melalui booklet di:

https://bit.ly/BookletLCC_PerguruanTinggi

Novalina mengajak seluruh mahasiswa di Indonesia untuk tidak melewatkan kesempatan ini. Ia berharap lomba ini dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap kewajiban perpajakan.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Melalui kegiatan ini, kami berharap muncul generasi intelektual yang siap berkontribusi nyata dalam meningkatkan kepatuhan pajak dan pembangunan negara,” ujarnya.

IKPI juga mengimbau masyarakat untuk turut menyebarluaskan informasi ini agar semakin banyak mahasiswa yang terlibat, sehingga kesadaran pajak dapat tumbuh lebih luas di kalangan generasi muda Indonesia. (bl)

id_ID