Lewat “Pajak Tanpa Jarak”, IKPI Denpasar Tekankan Pentingnya Komunikasi Terbuka dengan Wajib Pajak

IKPI, Denpasar: IKPI Cabang Denpasar menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara otoritas pajak, konsultan pajak, dan wajib pajak melalui kegiatan Tax Gathering KPP Pratama Denpasar Timur bertema “Pajak Tanpa Jarak, Sinergi Untuk Negeri”, Selasa (27/1/2026).

Ketua IKPI Cabang Denpasar I Made Sujana menilai konsep “pajak tanpa jarak” mencerminkan pendekatan pelayanan yang lebih humanis.

“Dialog langsung seperti ini sangat efektif untuk membangun kepercayaan dan memperkupemahaman wajib pajak,” ujar Made, Jumat (30/1/2026).

(Foto: DOK IKPI Cabang Denpasar)

Ia menyebut konsultan pajak memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara fiskus dan wajib pajak.

“Kami membantu menjelaskan kebijakan sekaligus mendampingi wajib pajak menyelesaikan persoalan teknis yang mereka hadapi,” kata Made.

Menurutnya, pendekatan persuasif jauh lebih efektif dalam membangun kepatuhan jangka panjang.

“Kalau komunikasi dibangun dengan baik, wajib pajak akan lebih terbuka dan mau belajar. Itu yang kami dorong,” tuturnya.

(Foto: DOK IKPI Cabang Denpasar)

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan sistem perpajakan tidak hanya bergantung pada DJP.

“Ini tanggung jawab bersama. Pemerintah, konsultan pajak, dan masyarakat harus berjalan seiring,” ucap Made.

IKPI Cabang Denpasar menyatakan komitmennya untuk terus terlibat dalam kegiatan sinergis serta memperluas edukasi perpajakan kepada wajib pajak. (bl)

id_ID