IKPI, Jakarta: Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai kegiatan bakti sosial (baksos) Imlek 2026 yang digelar Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) di Cetya Milek Hud, Sewan Tanggasem, Neglasari, Kota Tangerang, Jumat (20/2/2026). Sejak pagi, warga tampak antusias memadati lokasi untuk mengikuti penyerahan bantuan sosial yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Imlek tahun ini.
Koordinator Baksos Imlek IKPI, Suryani, mengatakan bahwa semangat kebersamaan menjadi ruh utama dalam kegiatan tersebut. “Kami ingin menghadirkan kemeriahan Imlek yang tidak hanya dirasakan di lingkungan internal, tetapi juga bersama masyarakat sekitar. Hari ini kita berbagi sukacita, berbagi rezeki, dan berbagi harapan,” ujar Suryani.

Sebanyak 300 paket sembako dibagikan kepada masyarakat. Setiap paket berisi kebutuhan pokok seperti mie instan, minyak goreng, beras, terigu, dan gula. Proses pembagian berlangsung tertib, dengan warga yang hadir tetap menjaga ketertiban sambil saling menyapa dan berbincang hangat dengan para panitia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Panitia Imlek Yulia Yanto Anang, serta Faryanti Tjandra, Daniel Mulia, Tintje Beby, Johanes Santoso, dan Julianto. Kehadiran mereka semakin menyemarakkan acara, sekaligus menunjukkan kekompakan panitia dalam menyukseskan kegiatan sosial tahunan ini.

(Foto: DOK. Panitia Imlek IKPI 2026)
Tidak hanya pembagian sembako, suasana semakin meriah dengan adanya sesi games interaktif dan hiburan menyanyi bersama warga. Tawa dan tepuk tangan pecah ketika peserta mengikuti berbagai permainan ringan yang telah disiapkan panitia. Para pemenang games maupun warga yang tampil menyanyi mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat.
Suryani menambahkan bahwa unsur hiburan sengaja dihadirkan agar kegiatan tidak hanya bersifat seremonial. “Kami ingin acara ini benar-benar menjadi perayaan yang menyenangkan. Karena itu, kami selipkan games dan sesi menyanyi agar warga bisa terlibat aktif. Bagi yang berani tampil dan memenangkan permainan, kami siapkan hadiah sederhana sebagai bentuk penghargaan,” jelasnya.

Menurut Suryani, kemeriahan kegiatan bukan semata soal jumlah bantuan, melainkan suasana kebersamaan yang tercipta. “Melihat warga tersenyum, ikut bermain, bernyanyi, dan merasa diperhatikan, itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Inilah makna Imlek yang sesungguhnya—membawa keberkahan untuk sesama,” tambahnya.
Salah satu penerima bantuan, Lina (45), warga Sewan, mengaku senang dan bersyukur atas perhatian yang diberikan. “Saya senang sekali, apalagi kebutuhan pokok sekarang harganya naik. Bantuan ini sangat membantu keluarga kami. Acaranya juga seru, bisa ikut permainan dan menyanyi. Terima kasih kepada IKPI yang sudah peduli,” ujarnya dengan wajah sumringah.

Hal serupa disampaikan Rudi (52), yang datang bersama istrinya. Ia mengatakan suasana kegiatan terasa hangat dan penuh kekeluargaan. “Tidak hanya dapat sembako, tapi juga bisa ikut meramaikan acara. Tadi ada games dan nyanyi juga, jadi suasananya hidup. Semoga kegiatan seperti ini terus ada setiap tahun,” katanya.
Kegiatan baksos Imlek 2026 ini menjadi bukti bahwa perayaan tidak selalu identik dengan seremoni semata, tetapi juga dapat menjadi momentum mempererat solidaritas sosial. IKPI berharap semangat berbagi dan kebersamaan yang terbangun di Sewan, Kota Tangerang, dapat terus tumbuh dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas. (bl)
