IKPI Tunjuk Tiga Ketua Pengda Baru, Perkuat Konsolidasi Organisasi di Berbagai Wilayah

IKPI, Jakarta: Pengurus Pusat Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) menetapkan tiga Ketua Pengurus Daerah (Pengda) baru dalam rapat jajaran Pengurus Pusat yang digelar di Kantor Pusat IKPI, Pejaten, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026). Penetapan tersebut merupakan bagian dari langkah konsolidasi organisasi untuk memastikan roda kepengurusan di daerah berjalan optimal.

Ketua Departemen Pengembangan Organisasi IKPI, Lilisen, mengatakan penunjukan tersebut dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan organisasi sekaligus menyesuaikan kebutuhan struktur kepengurusan di sejumlah wilayah.

“Pengurus Pusat telah menetapkan Ketua Pengda di beberapa wilayah agar pelaksanaan program organisasi dapat berjalan lebih efektif dan berkesinambungan. Langkah ini juga merupakan bagian dari penguatan struktur organisasi IKPI di daerah,” ujar Lilisen.

Dalam keputusan tersebut, Hery ditetapkan sebagai Ketua Pengda Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Sebelumnya, Hery menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Pengda yang juga merangkap Wakil Ketua. Penunjukan itu dilakukan setelah Ketua Pengda sebelumnya, Barry Kusuma, meninggal dunia.

Sementara itu, Gazali Tjaya Indera dipercaya memimpin Pengda Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng). Sebelum ditetapkan sebagai Ketua Pengda definitif, Gazali juga menjalankan tugas sebagai Plt Ketua Pengda merangkap Wakil Ketua. Posisi tersebut menjadi lowong setelah Lilisen ditunjuk sebagai Pengurus Pusat IKPI dan mengemban amanah sebagai Ketua Departemen Pengembangan Organisasi.

Selain menetapkan dua ketua definitif, Pengurus Pusat juga menyetujui pembentukan Pengda Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara (Suluttenggo Malut). Denny Ferly Makisanti ditunjuk sebagai Ketua Pengda. Sebelumnya, Denny menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang IKPI Bitung.

Lilisen menjelaskan, pembentukan Pengda Suluttenggo Malut merupakan hasil keputusan rapat pleno Pengurus Pusat sebagai bagian dari pengembangan organisasi di tingkat daerah.

“Dengan terbentuknya Pengda Suluttenggo Malut, pembinaan organisasi di wilayah tersebut diharapkan menjadi lebih fokus dan efektif,” katanya.

Seiring pembentukan Pengda baru tersebut, dilakukan pula penyesuaian nomenklatur Pengda yang sebelumnya bernama Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulamapua). Kini, wilayah tersebut berubah menjadi Pengda Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua.

Menurut Lilisen, penataan struktur kepengurusan daerah merupakan bagian dari upaya IKPI memperkuat koordinasi organisasi serta meningkatkan pelayanan kepada anggota di seluruh Indonesia. Dengan kepemimpinan yang telah terisi secara definitif dan bertambahnya Pengda baru, diharapkan pelaksanaan program kerja organisasi dapat berlangsung lebih optimal di masing-masing wilayah.

Hadir pada pertemuan tersebut:, antara lain:

– Ketua Umum Vaudy Starworld

– ⁠Wakil Ketua Umum Nuryadin Rahman

– ⁠Bendahara Umum Donny Rindorindo

– ⁠Ketua Biro Keuangan

– ⁠Ketua Biro Akuntansi

– ⁠Ketua Biro Perpajakan

– ⁠Ketua Departemen Pengembangan Organisasi Lilisen

– ⁠Ketua Departemen PPKF Pino Siddharta

– ⁠Ketua Departemen SPPBA Milko Hutabarat

– ⁠Ketua Departemen KSSO Rusmadi

– ⁠Ketua Departemen Keanggotaan dan Etika Robert Hutapea

– ⁠Ketua Departemen Humas Jemmi Sutiono

– ⁠Ketua Departemen ABH Andreas Budiman

– ⁠Ketua Departemen PPL dan SDA Benny Wibowo

– ⁠Ketua Departemen PBO Argi Hughie

– ⁠dan pengurus pusat lainnya

(bl)

en_US