IKPI, Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membenahi tata kelola (governance) pemerintahan secara menyeluruh.
Ia menyebut berbagai praktik curang yang selama ini menggerogoti penerimaan negara harus diberantas habis, mulai dari penyelundupan, penipuan, hingga under invoicing.
“Kita harus beresin governance kita.Iya kan? Hal-hal kecenderungan selalu menipu. Bener gak? Nyelundup. Iya kan? Under-invoicing. Semua praktek-praktek itulah. Ini pelan-pelan kita benahi,” ujar Prabowo dalam diskusi bertajuk Presiden Prabowo Menjawab, dikutip Senin (25/3).
Prabowo mengklaim langkah pembersihan yang sudah berjalan mulai memperlihatkan hasil nyata. Penerimaan pajak pada awal tahun ini, menurut Prabowo, menunjukkan tren yang menggembirakan.
Ia menungkapkan penerimaan pajak pada Januari dan Februari berhasil tumbuh konsisten di atas 30%. Prabowo berharap pertumbuhan tersebut bisa terus bertahan.
“Kalau kita lihat penerimaan pajak kita sudah kelihatan trajecetory naik. Januari, Februari, Maret, ini naiknya cukup signifikan. Naiknya itu sekitar 30%. mudah-mudahan bertahan,” katanya.
Prabowo mengaitkan kenaikan tersebut dengan proses pembersihan di internal Direktorat Jenderal Pajak yang tengah berlangsung. Ia juga menegaskan bahwa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai akan mendapat giliran yang sama.
“Mungkin dengan kita bersihkan Direktorat Pajak, ini ada peningkatan. Ini sekarang Bea Cukai, harus kita bersihkan juga,” imbuh Prabowo.
Pernyataan paling tajam dari Prabowo adalah peringatan langsung yang ia sampaikan kepada seluruh pejabat di bawahnya.
“Makanya saya semua kawan-kawan di semua lembaga, saya tanya-tanya. You, bersihkan dirimu atau You nanti akan dibersihkan,” tegasnya.
Ia menyebut sudah ada menteri-menteri yang menunjukkan sikap tegas dengan memecat pejabat di bawahnya yang terbukti bermasalah. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo disebut Prabowo sebagai contoh konkret.
“Kalau Anda lihat menteri PU saya sekarang, Dody, orangnya kan baik. Gak mau main-main. Dia pecat dua Dirjen,” pungkasnya. (ds)
