IKPI, Jakarta: Pemerintah menggelar rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga (K/L) pada Selasa (24/3) untuk membahas dua agenda besar, yakni penyesuaian kebijakan energi nasional dan opsi stimulus ekonomi di tengah tekanan global yang terus berkembang.
Rapat yang berlangsung secara virtual ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya beserta sejumlah menteri terkait.
Agenda penyesuaian sektor energi menjadi salah satu pokok pembahasan utama. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas harga di dalam negeri sekaligus memastikan ketahanan ekonomi nasional dalam jangka panjang, terutama di tengah volatilitas harga energi global yang masih belum menentu pasca-konflik geopolitik di berbagai kawasan.
Selain itu, pemerintah juga mendiskusikan berbagai opsi kebijakan stimulus ekonomi sebagai respons atas dinamika yang berkembang, baik dari sisi domestik maupun eksternal.
“Dalam pertemuan tersebut, berbagai pandangan strategis disampaikan sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan,” dikutip dari akun instagram resmi @sekretariat.kabinet, Rabu (25/3).
Rapat ini dihadiri sejumlah nama penting dalam kabinet. Di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani.
Yang menarik, dua menteri di bidang pendidikan pun turut dilibatkan, yakni Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.
Kehadiran keduanya mengisyaratkan bahwa pembahasan stimulus ekonomi kemungkinan menyentuh sektor pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian dari strategi pemulihan jangka menengah. (ds)
