Bendum IKPI: Perkuat Fondasi Keuangan Organisasi Lewat Penguatan Tim dan Penyusunan SOP Terpadu

IKPI, Jakarta: Rapat Koordinasi Nasional (Rakor) Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) 2026 menjadi momentum penting bagi penguatan tata kelola organisasi, tak terkecuali di bidang keuangan. Dalam forum tersebut, Bendahara Umum (Bendum) IKPI Donny Eduardus Rindorindo, yang baru menjabat pada tgl. 12 Januari 2026 menggantikan Emmanuel Ali, secara resmi memperkenalkan susunan baru Tim Bendahara Umum (Bendum) kepada jajaran pengurus pusat, pengurus daerah, hingga pengurus cabang dari seluruh Indonesia yang hadir.

Perkenalan tim ini bukan sekadar seremonial. Bagi Donny, pembentukan dan penguatan struktur Tim Bendum merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan organisasi yang kian berkembang. Dengan meningkatnya aktivitas program, pendidikan, serta pelayanan kepada anggota, pengelolaan keuangan dituntut semakin profesional, transparan, dan akuntable.

“IKPI terus bertumbuh. Karena itu, tata kelola keuangan juga harus ikut berbenah dengan menerapkan sistem dan prosedur yang lebih presisi dan terkontrol. Kami memperkuat tim agar fungsi biro keuangan dan akuntansi, juga biro perpajakan, dapat berjalan lebih maksimal dan presisi,” ujar Donny di hadapan peserta Rakor 2026, Minggu (25/1/2026).

(Foto: DOK. Bendahara Umum PP-IKPI)

Dalam struktur baru tersebut, Biro Akuntansi dan Pelaporan dipimpin oleh Nyoo Poppy Purnamawati sebagai Kepala Biro, dengan Djuniarti Notoprojo sebagai anggota. Sementara Biro Keuangan dan Anggaran diketuai oleh Tintje Beby, didampingi Heni Mariana. Adapun Biro Perpajakan berada di bawah koordinasi Liliek Kristianti, dengan Margaretha Heny Septiani dan Jimmy Bangun Jaya sebagai anggota.

Penambahan personel di berbagai biro ini diharapkan mampu memperkuat pembagian tugas sekaligus meningkatkan kualitas pengawasan internal. Donny menegaskan bahwa setiap biro memiliki peran krusial dalam memastikan arus keuangan organisasi tercatat dengan baik, dilaporkan secara tepat waktu, dan digunakan sesuai peruntukannya.

Tak berhenti pada penguatan sumber daya manusia, Tim Bendum sudah melakukan koordinasi dengan Departemen Internal Audit IKPI guna menyusun panduan tata kelola keuangan organisasi dimana hal ini sangat diperlukan dalam melaksanakan fungsi keuangan organisasi sebagai standar operating procedures (SOP).

SOP tersebut dirancang sebagai acuan baku pengelolaan keuangan IKPI di tingkat pusat hingga nantinya dapat diterapkan di tingkat pengurus daerah dan cabang. Menurut Donny, penyelarasan ini menjadi salah satu faktor sangat penting agar seluruh elemen organisasi memiliki standar yang sama dalam tata kelola keuangan.

“Kami ingin pusat, pengda, dan cabang berjalan dalam satu sistem prosedur. Dengan SOP yang jelas, tata kelola keuangan bisa lebih seragam, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.

Ke depan, Tim Bendum juga berencana menambah posisi Kepala Biro Anggaran. Peran ini akan difokuskan untuk mengelola pendapatan dan pengeluaran organisasi, sekaligus menyusun perencanaan keuangan jangka pendek dan menengah. Dengan adanya tambahan Biro Anggaran dalam Tim Bendum, IKPI nantinya diharapkan memiliki pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur, sehingga setiap penerimaan dan pengeluaran dapat lebih terkontrol.

Selain aspek struktural, Donny juga menyoroti pentingnya pembenahan operasional harian. Tim Bendum saat ini tengah melakukan berbagai perbaikan, mulai dari pola kerja internal hingga penguatan koordinasi dengan sekretariat. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat alur administrasi dan memastikan setiap proses berjalan efisien.

Rakor 2026 juga menjadi ruang refleksi bagi Tim Bendum. Berbagai masukan konstruktif dari Dewan Pengawas dan Dewan Penasihat IKPI menjadi bahan evaluasi penting, terutama terkait pengelolaan keuangan organisasi. Donny menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh saran positif tersebut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan memperbaiki tata kelola keuangan IKPI.

“Masukan dari Dewan Pengawas dan Dewan Penasihat sangat berharga bagi kami. Itu menjadi kompas agar pengelolaan keuangan IKPI semakin baik ke depannya,” katanya.

Melalui penguatan tim, penyusunan SOP terpadu, penambahan tim anggaran, serta pembenahan operasional internal, Bendahara Umum IKPI optimistis fondasi keuangan organisasi akan semakin kokoh. Donny berharap langkah-langkah perbaikan ini dapat mendukung visi besar IKPI sebagai organisasi profesi yang modern, kredibel, akuntabel dan bermartabat.

“Keuangan yang sehat adalah faktor penting bagi organisasi untuk bergerak maju. Dengan sistem prosedur yang rapi dan tim solid, kami ingin memastikan IKPI terus bergerak maju dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh anggota,” kata Donny. (bl)

id_ID