IKPI, Pekanbaru: Pengurus Daerah Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng) melakukan audiensi dan perkenalan pengurus ke KPP Pratama Pekanbaru Tampan pada Selasa, (20/1/2026). Audiensi ini menjadi agenda awal penguatan komunikasi dan kerja sama antara IKPI Sumbagteng dan kantor pajak setempat.
Sekretaris IKPI Pengda Sumbagteng, Narpika Yendra, menyampaikan bahwa audiensi tersebut berlangsung dengan suasana hangat dan terbuka. Menurutnya, sambutan yang diberikan mencerminkan adanya ruang dialog yang positif antara konsultan pajak dan otoritas pajak di daerah.
Narpika menjelaskan, dalam pertemuan itu disampaikan harapan agar konsultan pajak tetap menjalankan peran strategis sebagai pendamping Wajib Pajak, khususnya melalui edukasi dan sosialisasi perpajakan. Peran tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman serta kepatuhan Wajib Pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.
Ia juga menuturkan bahwa audiensi tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara konsultan pajak dan Direktorat Jenderal Pajak dalam mendukung penerimaan negara. Sinergi ini, menurut Narpika, harus dibangun di atas prinsip profesionalisme, komunikasi yang sehat, dan saling menghormati peran masing-masing.

Selain itu, Narpika menyampaikan adanya penekanan mengenai pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas. Ia menegaskan bahwa konsultan pajak IKPI berkomitmen untuk menolak segala bentuk gratifikasi dalam penyelesaian perkara perpajakan serta menjalankan profesi sesuai kode etik.
“Audiensi ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus menjaga integritas, independensi, dan profesionalisme dalam mendampingi Wajib Pajak,” ujar Narpika, Rabu (21/1/2026).
Lebih lanjut, ia berharap pertemuan ini menjadi langkah awal bagi terjalinnya komunikasi yang lebih intensif dan berkelanjutan antara IKPI Sumbagteng dan KPP Pratama Pekanbaru Tampan, baik dalam bentuk koordinasi, diskusi teknis, maupun kegiatan edukasi perpajakan ke depan.
Dalam audiensi tersebut, rombongan IKPI Pengda Sumbagteng didampingi Ketua Departemen Pengembangan Organisasi Lilisen, serta dihadiri Karyono selaku Bendahara Pengda, dan anggota Juliaty, Andi Desember, Edy Supeno, Susanto, Dandis, Lastri, Petty, LB Hamonangan, dan Haryati. (bl)
