Kolaborasi Pusdiklat Pajak dan IKPI Perluas Edukasi Perpajakan Nasional

Screenshot

IKPI, Jakarta: Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pajak Tunjung Nugroho menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) dalam memperluas edukasi perpajakan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Training of Trainers (ToT) SPT Tahunan PPh berbasis Coretax di Pusdiklat Pajak di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Menurut Tunjung, kerja sama dengan IKPI menjadi langkah strategis karena konsultan pajak memiliki peran langsung dalam mendampingi wajib pajak di lapangan. Dengan demikian, edukasi yang diberikan tidak hanya berhenti di ruang pelatihan, tetapi dapat diteruskan secara luas ke masyarakat.

“Kolaborasi ini sangat penting. Pusdiklat menyiapkan pelatihan dan trainer, sementara IKPI menjadi mitra yang menyebarkan pengetahuan tersebut langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pusdiklat Pajak membuka diri untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk asosiasi profesi, guna memastikan edukasi perpajakan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Edukasi tidak bisa dilakukan sendiri. Harus bersama-sama, dan IKPI menjadi salah satu mitra strategis dalam hal ini,” katanya.

Dalam pelaksanaan ToT, Tunjung menilai sinergi tersebut telah menghasilkan model pelatihan yang efektif, di mana peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menjadi trainer di daerah masing-masing.

Ia berharap hasil dari pelatihan ini dapat menjadi gerakan edukasi yang lebih luas dan berkelanjutan, terutama dalam mendukung pemahaman terhadap sistem Coretax yang masih baru bagi banyak wajib pajak.

“Nantinya, dengan adanya trainer dari IKPI di berbagai daerah, edukasi bisa menjangkau lebih banyak masyarakat secara masif,” jelasnya.

Selain itu, Tunjung menekankan bahwa Pusdiklat Pajak berupaya menyediakan fasilitas pelatihan yang mudah diakses, bahkan sebisa mungkin tanpa biaya, sehingga kolaborasi dengan IKPI dapat berjalan optimal tanpa hambatan.

“Tujuan kita sama, yaitu meningkatkan pemahaman perpajakan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi bangsa dan negara,” tegasnya. (bl)

en_US