Lilisen Beberkan Transformasi IKPI dan Peluang Baru bagi Anggota

IKPI, Jakarta Utara: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) terus memperkuat perannya sebagai organisasi profesi yang tidak hanya menaungi konsultan pajak, tetapi juga membuka berbagai peluang pengembangan kompetensi dan jejaring bagi anggotanya.

Pesan itu disampaikan Ketua Departemen Pengembangan Organisasi IKPI, Lilisen, saat membuka Pengembangan Profesional Berkelanjutan (PPL) IKPI Cabang Jakarta Utara di Hotel Mercure Ancol, Rabu (24/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Lilisen hadir mewakili Ketua Umum IKPI Vaudy Starworld yang berhalangan hadir.

Di hadapan peserta, Lilisen menegaskan bahwa IKPI saat ini tengah bergerak menuju organisasi yang semakin adaptif dan memberikan manfaat nyata bagi anggota. Karena itu, pengembangan organisasi tidak hanya dilakukan melalui kegiatan PPL, tetapi juga melalui perluasan kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan, profesi, hingga dunia usaha.

Menurutnya, anggota IKPI kini memiliki kesempatan lebih luas untuk meningkatkan kompetensi melalui berbagai program pendidikan lanjutan, mulai dari jenjang magister hingga doktor, termasuk program doktor konsentrasi akuntansi yang telah dijalin bersama sejumlah perguruan tinggi. Selain itu, IKPI juga membuka akses pendidikan profesi dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan perkembangan profesi.

“Organisasi harus mampu memberikan nilai tambah bagi anggotanya. Karena itu, IKPI terus membangun kolaborasi strategis agar anggota memiliki lebih banyak pilihan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing,” ujar Lilisen.

Tak hanya fokus pada pendidikan formal, IKPI juga mengembangkan berbagai kelas perpajakan topik khusus yang dirancang lebih mendalam dibandingkan PPL reguler. Materi yang disiapkan mencakup perpajakan internasional, transfer pricing, PSAK dan aspek perpajakannya, manajemen perpajakan, kepabeanan hingga kuasa hukum pajak. Program tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan anggota terhadap isu-isu teknis yang semakin kompleks.

Lilisen juga menyoroti pentingnya organisasi profesi untuk membangun ekosistem yang mendukung aktivitas anggotanya. Karena itu, IKPI menjalin berbagai kerja sama dengan perguruan tinggi, lembaga sertifikasi profesi, perusahaan teknologi informasi, sektor perhotelan, layanan kesehatan hingga sarana olahraga. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat manfaat keanggotaan sekaligus meningkatkan keterikatan anggota terhadap organisasi.

Melalui berbagai program tersebut, Lilisen berharap IKPI semakin dikenal sebagai organisasi profesi yang mampu mendukung perkembangan karier dan bisnis anggotanya secara berkelanjutan.

“Kami ingin anggota merasakan bahwa bergabung dengan IKPI bukan hanya untuk memenuhi kewajiban profesi, tetapi juga mendapatkan akses pengetahuan, jejaring, dan peluang pengembangan yang lebih luas,” katanya.

Pemaparan Lilisen sekaligus menunjukkan arah pengembangan organisasi yang tengah dijalankan pengurus pusat, yakni menjadikan IKPI sebagai rumah besar konsultan pajak yang tidak hanya kuat secara profesional, tetapi juga memiliki ekosistem pendukung yang lengkap bagi seluruh anggotanya. (bl)

en_US