IKPI, Medan: Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Vaudy Starworld secara resmi membuka Perayaan Waisak Nasional IKPI 2026 yang digelar secara hybrid di Prasadha Jinadhammo Mahathera, Kompleks MMTC, Medan, Sumatera Utara, dan Zoom meeting, Jumat (5/6/2026). Perayaan yang mengusung tema “Menebar Cinta, Menumbuhkan Perdamaian Dunia” itu menjadi tonggak baru kebersamaan keluarga besar IKPI karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di luar wilayah Jabodetabek.
Dalam sambutannya, Vaudy menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya perayaan Waisak yang mempertemukan anggota IKPI dari berbagai daerah dalam suasana penuh kedamaian dan persaudaraan. Menurutnya, momentum tersebut menunjukkan komitmen organisasi dalam merawat kebersamaan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan IKPI.
“Kita patut bersyukur karena hari ini keluarga besar IKPI dapat berkumpul di Kota Medan untuk memperingati Hari Tri Suci Waisak dalam suasana yang penuh kedamaian, kebersamaan, dan persaudaraan,” ujar Vaudy.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan Waisak Nasional di Medan memiliki arti penting bagi perjalanan organisasi. Selain menjadi perayaan Waisak pertama yang digelar di luar Jabodetabek, kegiatan ini juga menjadi penutup rangkaian perayaan hari besar keagamaan yang diselenggarakan IKPI sepanjang tahun.

“Ini merupakan rangkaian kegiatan keagamaan IKPI yang keenam. Sebelumnya kita telah melaksanakan kegiatan keagamaan dari lima agama lainnya, termasuk perayaan Imlek yang untuk pertama kalinya juga diselenggarakan di lingkungan IKPI,” katanya.
Acara tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara I Belis Siswanto dan Kepala Kanwil DJP Sumatera Utara II Dionysius Lucas Hendrawan. Hadir pula Anggota Dewan Penasehat IKPI Koennady Tjing, Anggota Pengawas IKPI Rudy Yohnwein, serta sejumlah pengurus pusat dan pengurus daerah IKPI.
Dari jajaran Pengurus Pusat IKPI tampak Ketua Departemen Keagamaan, Kesenian, Sosial dan Olahraga Rusmadi, Ketua Departemen Penelitian dan Pengkajian Kebijakan Fiskal Pino Siddharta, Ketua Departemen Humas Jemmi Sutiono, Ketua Departemen Hubungan Internasional David Tjhai, Ketua Departemen Pengembangan Organisasi Lilisen, serta Wakil Ketua Departemen Tugas Khusus Budianto Wijaya.
Turut hadir Ketua Pengda Sumatera Bagian Utara Herry beserta jajaran, Ketua Pengda Sumatera Bagian Selatan Nurlena, Ketua Pengcab Medan Ebenezer Simamora dan jajaran, Ketua Pengcab Pematang Siantar Christine Loist beserta jajaran, senior IKPI Lo Tjai Jam.
Dalam kesempatan tersebut, Vaudy menegaskan bahwa IKPI akan terus menjadi rumah bersama yang inklusif bagi seluruh anggota tanpa memandang perbedaan agama, suku, maupun latar belakang lainnya. Menurutnya, keberagaman justru menjadi kekuatan yang memperkokoh organisasi.
“Peringatan keagamaan seperti ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas organisasi, dan membangun sinergi yang harmonis. Perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekuatan yang harus kita rawat bersama,” ujarnya.
Vaudy juga menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Daerah Sumatera Bagian Utara, Pengcab Medan, dan seluruh panitia yang dipimpin Devry atas kerja keras mereka dalam menyukseskan perayaan nasional tersebut. Ia menilai Sumatera Utara merupakan daerah yang merepresentasikan semangat pluralisme dan kerukunan yang sejalan dengan nilai-nilai yang ingin dibangun IKPI.
Vaudy berharap semangat Waisak dapat membawa kedamaian, kebahagiaan, kesuksesan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar IKPI serta masyarakat Indonesia. Ia mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga persaudaraan dan memperkuat kontribusi organisasi bagi bangsa dan negara. (bl)
