IKPI Sidoarjo Ajak Wajib Pajak Ikuti Bimtek SPT Tahunan Berbasis Coretax

IKPI, Sidoarjo: Ketua Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Sidoarjo, Budi Tjiptono, mengajak para wajib pajak dan konsultan pajak untuk mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengisian SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak Badan berbasis Coretax yang akan diselenggarakan pada 11 April 2026.

Ajakan tersebut disampaikan sebagai respons atas perubahan signifikan dalam sistem administrasi perpajakan melalui implementasi Coretax. Budi menilai, transformasi sistem yang semakin terintegrasi dan berbasis data menuntut kesiapan seluruh pihak agar tidak mengalami kendala dalam proses pelaporan pajak.

Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap mekanisme baru menjadi kunci utama agar pengisian SPT Tahunan dapat dilakukan secara tepat, akurat, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, kegiatan Bimtek ini dirancang untuk memberikan pembekalan praktis bagi peserta.

“Perubahan ini bukan hanya soal sistem, tetapi juga cara kita memahami dan mengelola pelaporan pajak. Kami mengajak seluruh wajib pajak dan konsultan untuk ikut serta agar lebih siap menghadapi Coretax,” ujar Budi.

Ia menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga membuka ruang diskusi bagi peserta untuk membahas berbagai kendala yang mungkin dihadapi dalam implementasi Coretax.

Bimtek tersebut akan digelar secara daring melalui Zoom pada Sabtu, 11 April 2026, pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Menariknya, kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya, sehingga diharapkan dapat menjangkau lebih banyak peserta dari berbagai kalangan.

Budi menambahkan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen IKPI Cabang Sidoarjo dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme di bidang perpajakan, khususnya dalam menghadapi era digitalisasi sistem pajak.

Ia pun berharap partisipasi aktif dari para peserta dapat mendorong peningkatan kualitas pelaporan pajak secara nasional, sekaligus mendukung terciptanya sistem perpajakan yang lebih transparan dan akuntabel.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan semua pihak dapat beradaptasi dengan baik, sehingga pelaporan pajak ke depan menjadi lebih berkualitas,” pungkasnya. (bl)

en_US