AI Bukan Ancaman, Justru Perisai Konsultan Pajak Naik Kelas

IKPI, Kabupaten Bekasi: Ketua Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Kabupaten Bekasi, Asep Ardiansyah Yuliantana, menegaskan bahwa kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bukan ancaman bagi profesi konsultan pajak, melainkan peluang untuk meningkatkan kualitas layanan.

Hal tersebut disampaikan dalam Seminar dan Halal Bihalal IKPI Kabupaten Bekasi yang digelar  di Java Palace Hotel, Cikarang, Sabtu (4/4/2026).

Asep menuturkan bahwa perkembangan teknologi, khususnya Agentic AI, harus dimanfaatkan sebagai alat bantu strategis dalam menghadapi sistem pengawasan pajak yang semakin canggih.

“Kehadiran Agentic AI bukanlah ancaman yang akan merebut pekerjaan kita. Sebaliknya, AI adalah perisai kita,” ujarnya.

Menurutnya, AI dapat mengambil alih pekerjaan teknis yang selama ini memakan waktu, sehingga konsultan pajak dapat fokus pada peran strategis yang lebih tinggi.

“Ketika AI mengerjakan pekerjaan teknis, kita mendapatkan kembali hal yang paling berharga: waktu,” kata Asep.

Ia menjelaskan bahwa waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan analisis mendalam terhadap kondisi klien, termasuk mengidentifikasi risiko sejak dini.

“Kita bisa melakukan pre-mortem analysis. Jauh sebelum SP2DK diterbitkan, kita sudah menganalisis bisnis klien, menemukan celah risikonya, dan menyusun strategi mitigasinya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Asep menegaskan bahwa meskipun AI unggul dalam pengolahan data, peran manusia tetap tidak tergantikan dalam aspek strategis.

“Mesin bisa menghitung angka dengan cepat, tetapi mesin tidak bisa bernegosiasi dan merumuskan taktik pertahanan. Hanya kitalah yang bisa melakukannya,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa kombinasi antara kecanggihan teknologi dan pengalaman konsultan pajak akan menjadi kekuatan utama dalam menghadapi tantangan ke depan.

“Kombinasi antara kecerdasan buatan dan ketajaman pengalaman konsultan pajak adalah kekuatan yang tak tertandingi,” ujarnya.

Asep juga mengajak seluruh anggota IKPI Kabupaten Bekasi untuk menjadikan momentum ini sebagai langkah awal menuju peningkatan kualitas profesi.

“Mari kita jadikan seminar hari ini sebagai titik tolak untuk naik kelas, menjadi konsultan pajak yang modern, cerdas, dan bermartabat,” pungkasnya. (bl)

en_US