Andreas Budiman: Pelaksanaan Kongres XII Tunjukan IKPI Organisasi Besar dan Mewah

IKPI, Bali: Kongres XII IKPI 2024 yang dilaksanakan di Nusa Dua, Bali 18-20 Agustus tinggal menghitung Jam. Ketua IKPI Cabang Palembang Andreas Budiman menceritakan indahnya pelaksanaan kongres di Bali.

Dikatakan Andreas, setelah pesawat yang ditumpangi mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 17 Agustus 2024 mendarat dengan sempurna, dia bersama anggotanya seakan dibuat takjub oleh keindahan pulau Bali.

“Tidak salah kalau orang menyebutnya Bali adalah pulaunya para dewa. Karena memang dari atas laut pun terlihat indah,” kata Nadreas di Bali, Senin (19/8/2024).

Saat pesawat mendarat, Andreas mengatakan kalau mereka dijemput di bandara. “Disini, saya melihat kesiapan panitia terutama panitia (lokal) sangat mengesankan karena kearifan budaya lokal yang ramah terhadap tamu tamu terlihat nyata,” ujarnya.

Andreas juga memberikan penilaian positif terhadap arena pelaksanaan kongres. Menurutnya, Venue kongres Bali ini mengesankan keagungan IKPI dan mewah.

Tentu persiapan yg dilakukan sangat sangat baik. Dia sangat mengapresiasi kerja keras panitia dan semua yang terlibat dalam kongres kali ini.

Harapannya, dengan penyelenggaraan kongres Bali ini dapat menambah daya jual terhadap profesi konsultan pajak. “Paling tidak, masyarakat Bali bisa semakin mengenal bahwa IKPI ada di tengah tengah mereka,” katanya.

Sebagai peserta kongres, Andreas menantikan penampilan dari rekannya dari daerah daerah seluruh indonesia dengan baju adat terbaiknya. “Sebagai ketua cabang Palembang, saya dan teman teman pengurus mengajukan diri sebagai tuan rumah untuk Kongres XIII 2029 mendatang,” ujarnya. (bl)

Mewakili Dirjen Pajak, Kepala Kanwil DJP Bali Buka Kongres XII IKPI

IKPI, Bali: Pembukaan Kongres XII IKPI di Nusa Dua, Bali ditandai dengan pemukulan gong oleh, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Bali Nurbaeti Munawaroh,yang mewakili Dirjen Pajak Suryo Utomo, Senin (19/8/2024). Pembukaan disaksikan Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Ruston Tambunan, Sekretaris Umum IKPI Jetty, Ketua Panitia Kongres Lisa Purnamasari, Kepala Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) Erawati, assiten 1 Bupati Badung Bapak I Nyoman Giri Prasta, ketua komite tetap asosasi jasa keuangan dan jasa profesi KADIN, Bapak Julian Eka Wardhana

Pembukaan ini juga disaksikan 1630 peserta kongres, dan dihiasi dengan parade bendera dari 12 Pengda IKPI se-Indonesia serta tarian tradisional Bali. (Foto: Departemen Humas PP-IKPI//Bayu Legianto)

 

Lima Pimpinan Sidang Kongres XII Terpilih Bawa Prisip Kekeluargaan Disetiap Putusan

IKPI, Jakarta: Peserta Kongres XI IKPI resmi memilih lima pimpinan sidang yang mereka percaya untuk memimpin jalannya proses demokrasi pemilihan ketua umum, wakil ketua umum dan ketua pengawas Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) periode 2024-2029 di Nusa Dua, Bali, Minggu (18/8/2024) malam.

Kadek Sumadi (ketua), Andreas Budiman (wakil ketua), Tan Alim (sekretaris), Edy Gunawan (anggota), dan YM Haryanto (anggota) terpilih sebagai pimpinannya.

Kadek mengatakan, di dalam pemilihan demokratis yang telah dilaksanakan oleh seluruh peserta kongres, diharapkan kelima pimpinan sidang bisa membawa setiap sidang paripurna kearah yang demokratis dengan semangat kekeluargaan dan kebersamaan, sesuai dengan salah satu tujuan dari IKPI yang diatur dalam AD/ART yaitu memupuk dan mempererat rasa persaudaraan, serta rasa kekeluargaan antar anggota untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan anggota.

Menurut Kadek, lima pimpinan sidang terpilih merupakan tim yang mengambil keputusan secara musyawarah mufakat. Ketua pimpinan sidang dalam mengambil keputusan selalu minta pertimbangan dari pimpinan lainnya.

“Ketua pimpinan sidang hanya mempimpin jalannya persidangan, pengambilan keputusan tetap dilakukan secara bersama-sama. Sesungguhnya keputusan sidang adalah keputusan dari peserta kongres, kami hanya mengawal agar persidangan sesuai yang diamanatkan dalam konstitusi IKPI yaitu AD/ART,” kata Kadek, usai memimpin sidang di Kongres XII IKPI, di BNDDC, Bali, Minggu (18/8/2024) malam.

Menurut Kadek, prinsip yang harus dikedepankan adalah selalu menekankan bagaimana kongres bisa bisa berjalan dengan penuh kekeluargaan. Tentu perbedaan pendapat dan perdebatan pasti ada, yang penting semua dilakukan secara bijak dan semangat kekeluargaan, “Itu spirit yang selalu harus di pegang” ujarnya.

Kadek mengimbau, prinsip utamanya adalah semua perbedaan-perbedaan pendapat harus dicarikan jalan keluar sebagai sebuah keluarga  “Jadi perbedaan dimanapun harus dicarikan jalan keluar bersama,” katanya.

Dia juga menegaskan, artinya tidak ada yang memaksakan diri dengan pendapatnya, dan semua harus sama-sama mendengar pendapat masing-masing.

Dia menegaskan, jadi pada sidang besok, tidak adalagi perubahan aturan lagi dari persidangan, karena semua itu sudah disahkan dalam tata tertib kongres yang disetujui peserta kongres. Termasuk laporan pertanggung jawaban ketua umum dan ketua pengawas serta pembahasan Ad/ART juga harus disesuaikan dengan tatib kongres.

“Hal yang terpenting yang mau saya tekankan, bahwa perbedaan pendapat itu pasti ada, tetapi bagaimana perbedaan pendapat ini dicarikan jalan keluarnya bersama, dan kita selesaikan bersama secara kekeluargaan,” uajrnya.(bl)

 

id_ID