IKPI Cabang Denpasar mendorong peningkatan profesionalisme konsultan pajak melalui penguatan riset dan pengetahuan akademik. Dorongan ini disampaikan dalam Seminar Perpajakan bertema “Profesionalisme Konsultan Pajak Berbasis Riset dan Pengetahuan” di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, Senin (26/1/2026).
Ketua IKPI Cabang Denpasar I Made Sujana menegaskan bahwa tantangan perpajakan saat ini semakin kompleks, sehingga konsultan pajak dituntut terus meningkatkan kompetensi.
“Praktik saja tidak cukup. Konsultan pajak perlu memperkuat diri dengan riset dan kajian akademik agar solusi yang diberikan lebih komprehensif dan berbasis data,” ujarnya.

Ia menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan IKPI.
“Kami ingin membangun budaya belajar sepanjang hayat. Dunia perpajakan terus berubah, jadi konsultan pajak juga harus terus berkembang,” katanya.
Made Sujana juga mendorong anggota IKPI agar aktif mengikuti seminar, pelatihan, dan kegiatan ilmiah.
“Melalui forum seperti ini, kita tidak hanya menambah wawasan, tapi juga memperkuat jejaring antara praktisi dan akademisi,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa integritas tetap menjadi fondasi utama profesi konsultan pajak.

“Kompetensi harus berjalan seiring dengan integritas. Itu kunci menjaga kepercayaan publik,” kata Made, Kamis (29/1/2026)
IKPI Cabang Denpasar, lanjutnya, berkomitmen menjadikan pengembangan kapasitas anggota sebagai agenda berkelanjutan. (bl)
