IKPI, Sidoarjo: Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Sidoarjo sukses menggelar hari pertama Seminar Pengembangan Profesional Berkelanjutan (PPL) bertema Kupas Tuntas Pengisian SPT Orang Pribadi (OP) melalui Coretax pada Jumat (6/2/2026).
Kegiatan yang menjadi PPL perdana bagi IKPI Sidoarjo di awal tahun 2026, yang berhasil menarik hampir 200 peserta dari Surabaya, Sidoarjo, Malang, serta masyarakat umum. Menariknya, sekitar 39 persen peserta tercatat berasal dari kalangan non-anggota IKPI.
Capaian ini menunjukkan tingginya kebutuhan edukasi perpajakan praktis, khususnya terkait implementasi Coretax, meskipun sosialisasi pelaporan SPT Tahunan telah banyak dilakukan melalui berbagai kanal daring maupun luring tapi hal ini tidak memadamkan antusias peserta untuk menghadiri acara PPL IKPI Sidoarjo kali ini.

Ketua IKPI Cabang Sidoarjo, Budi Tjiptono, menyampaikan bahwa tingginya partisipasi peserta menjadi sinyal kuat bahwa wajib pajak dan praktisi masih membutuhkan pendampingan langsung dalam memahami sistem Coretax.
Menurutnya, pendekatan berbasis praktik menjadi kunci agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengisian SPT Orang Pribadi secara mandiri. Karena itu, seminar dirancang interaktif dengan simulasi langsung.
“Daya tarik utama kegiatan ini datang dari paparan narasumber Sapto Windi Argo, yang mempraktikkan proses pengisian SPT Orang Pribadi yang rela menggunakan akun Coretax pribadinya sebagai contoh pembahasannya, Materi disampaikan dengan bahasa sederhana disertai berbagai tips teknis yang aplikatif, sehingga memudahkan peserta mengikuti setiap tahapan,” kata Budi.
Ia menilai metode penyampaian tersebut efektif menjembatani kesenjangan pemahaman peserta, terutama bagi wajib pajak yang baru pertama kali berhadapan dengan Coretax. Hal ini tercermin dari respons positif peserta yang merasa lebih percaya diri untuk melakukan pelaporan SPT secara mandiri.
Suasana seminar juga dibuat berbeda dengan sentuhan nuansa Imlek melalui backdrop dan suasana ruang seminar dengan warna dominan merah, menambah semarak acara sekaligus menciptakan atmosfer yang hangat dan inklusif.
Kehadiran unsur budaya oriental ini menjadi penyegar di tengah padatnya materi teknis perpajakan.
Budi menambahkan, agenda hari kedua yang digelar Sabtu (7/2/2026) dengan topik Pengisian SPT Tahunan Badan melalui Coretax akan diprediksi berlangsung lebih ramai. Jumlah pendaftar tercatat lebih banyak dibanding hari pertama, dengan konsep acara yang dikemas lebih atraktif lagi, bahkan rencananya pada hari kedua ini para peserta akan mengenakan busana bernuansa tradisional Tionghoa.
Melalui rangkaian PPL ini, IKPI Sidoarjo berharap dapat terus menjadi pusat pembelajaran perpajakan di Jawa Timur sekaligus berkontribusi mempercepat adaptasi wajib pajak terhadap Coretax sebagai tulang punggung sistem administrasi perpajakan nasional.
Kegiatan hari pertama ini turut dihadiri jajaran pengurus IKPI Jawa Timur dan Dewan Kehormatan, antara lain Dewan Kehormatan IKPI Supardi Joko, Ketua Pengda IKPI Jawa Timur Zeti Arina, Ketua IKPI Surabaya Enggan Nursanti, serta tuan rumah Ketua IKPI Sidoarjo Budi Tjiptono.
Ketua Panitia Michael juga yang memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar.(alf)
