{"version":"1.0","provider_name":"Ikatan Konsultan Pajak Indonesia","provider_url":"https:\/\/ikpi.or.id\/en","title":"Marak Modus Penipuan Pajak, DJP Minta Masyarakat Waspada - Ikatan Konsultan Pajak Indonesia","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"yg1RueLqwn\"><a href=\"https:\/\/ikpi.or.id\/en\/marak-modus-penipuan-pajak-djp-minta-masyarakat-waspada\/\">Marak Modus Penipuan Pajak, DJP Minta Masyarakat Waspada<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/ikpi.or.id\/en\/marak-modus-penipuan-pajak-djp-minta-masyarakat-waspada\/embed\/#?secret=yg1RueLqwn\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Marak Modus Penipuan Pajak, DJP Minta Masyarakat Waspada&#8221; &#8212; Ikatan Konsultan Pajak Indonesia\" data-secret=\"yg1RueLqwn\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(c,d){\"use strict\";var e=!1,o=!1;if(d.querySelector)if(c.addEventListener)e=!0;if(c.wp=c.wp||{},c.wp.receiveEmbedMessage);else if(c.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if(!t);else if(!(t.secret||t.message||t.value));else if(\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret));else{for(var r,s,a,i=d.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),n=d.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),l=0;l<n.length;l++)n[l].style.display=\"none\";for(l=0;l<i.length;l++)if(r=i[l],e.source!==r.contentWindow);else{if(r.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message){if(1e3<(s=parseInt(t.value,10)))s=1e3;else if(~~s<200)s=200;r.height=s}if(\"link\"===t.message)if(s=d.createElement(\"a\"),a=d.createElement(\"a\"),s.href=r.getAttribute(\"src\"),a.href=t.value,!o.test(a.protocol));else if(a.host===s.host)if(d.activeElement===r)c.top.location.href=t.value}}},e)c.addEventListener(\"message\",c.wp.receiveEmbedMessage,!1),d.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",t,!1),c.addEventListener(\"load\",t,!1);function t(){if(o);else{o=!0;for(var e,t,r,s=-1!==navigator.appVersion.indexOf(\"MSIE 10\"),a=!!navigator.userAgent.match(\/Trident.*rv:11\\.\/),i=d.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),n=0;n<i.length;n++){if(!(r=(t=i[n]).getAttribute(\"data-secret\")))r=Math.random().toString(36).substr(2,10),t.src+=\"#?secret=\"+r,t.setAttribute(\"data-secret\",r);if(s||a)(e=t.cloneNode(!0)).removeAttribute(\"security\"),t.parentNode.replaceChild(e,t);t.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:r},\"*\")}}}}(window,document);\n<\/script>","thumbnail_url":"https:\/\/ikpi.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/dwi-astuti-djp.jpg","thumbnail_width":1600,"thumbnail_height":900,"description":"IKPI, Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat menerima pesan atau informasi yang mengatasnamakan DJP. Itu karena, maraknya penipuan bermodus pajak yang terjadi di tengah masyarakat.\u00a0DJP menyatakan, peningkatan jumlah penipuan biasa terjadi semasa periode pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan. \u201cKami mengingatkan masyarakat agar melakukan crosscheck apabila menerima pesan terkait perpajakan,\u201d ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Dwi Astuti seperti dikutip Republika.co.id, Jumat (1\/3\/2024).Dwi menambahkan, bentuk penipuan yang mengatasnamakan DJP tidak hanya melalui\u00a0email.\u00a0Melainkan juga melalui media lain seperti\u00a0pishing\u00a0situs resmi DJP,pengiriman file berekstensi apk lewat aplikasi pengiriman pesan (Whatsapp), email berisi imbauan pelunasan tagihan pajak, dan melalui modus lainnya.Ditegaskan, penipuan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian materiil bagi masyarakat. DJP menyebutkan, berikut ini yang dapat dilakukan masyarakat jika menerima pesan informasi yang mengatasnamakan DJP:1. Apabila menerima pesan melalui\u00a0Whatsapp,\u00a0periksa nomor\u00a0Whatsapp\u00a0di laman resmi DJP sesuai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) masing-masing. Tautan seluruh KPP dapat dilihat di\u00a0pajak.go.id\/unit-kerja.2. Apabila menerima\u00a0email\u00a0imbauan, tagihan pajak, atau tautan terkait perpajakan, pastikan domain\u00a0email\u00a0berakhiran @pajak.go.id. Apabila domain tersebut bukan @pajak.go.id, maka kami pastikan\u00a0email\u00a0tersebut bukan dari DJP.3. Apabila menerima pesan bermuatan\u00a0file\u00a0berekstensi apk dan mengatasnamakan DJP, harap diabaikan. DJP tidak pernah mengirim\u00a0file\u00a0berekstensi apk.4. Apabila menerima pesan yang memuat tautan selain berakhiran\u00a0pajak.go.id,\u00a0harap diabaikan. DJP tidak pernah mengirim tautan situs selain berakhiran\u00a0pajak.go.id\"Bagi masyarakat yang menemukan adanya indikasi penipuan pesan atau informasi yang mengatasnamakan DJP, silahkan menghubungi salurah pengaduan DJP melalui kring pajak 1500200, faksimile (021) 5251245,\u00a0email\u00a0pengaduan@pajak.go.id,\u00a0X\u00a0@kring_pajak, website pengaduan.pajak.go.id, dan chat pajak www.pajak.go.id,\u201d ujarnya. Dwi pun meminta masyarakat selalu menjaga kerahasiaan data perpajakannya.\u00a0"}